Sabtu, 16 Maret 2013 | 13:45:47

Kejati Sumut Diminta Periksa Walikota Sibolga

Google

Medan, (beritasumut.com) – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara diminta memeriksa Walikota Sibolga HM Syafri Hutahuruk. Lembaga Pengkajian Pembangunan dan Korupsi Nasional (LPKN) Kota Sibolga-Tapteng dalam waktu dekat akan melakukan aksi unjukrasa di Kantor Kejati Sumut, Jalan AH Nasution, Medan.

Demikian ditegaskan Ketua LPKN Sibolga-Tapteng Marjuddin Waruwu melalui telepon, Kamis (14/03/2013). 

Dijelaskan, aksi ini dilakukan guna meminta Kejati Sumut mengusut kasus dugaan korupsi penyelewengan anggaran program Kementerian Perumahan Rakyat tentang ganti rugi lahan seluas 8.884 m2 di Kelurahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan, pada Tahun 2012.

Dijelaskan Marjuddin, untuk lahan seluas 8.848 tersebut dilakukan ganti rugi senilai Rp1,7 miliar dengan harga rata-rata Rp192 ribu/m2. Namun faktanya berbanding terbalik. Bila merujuk nilai jual objek pajak lahan tersebut hanya Rp48 ribu/meter. Paling tinggi, lahan di kawasan tersebut hanya Rp65 ribu/meter2.

"Atas dasar inilah kami akan melakukan aksi, dan meminta pihak Kejati Sumut untuk memproses serta memeriksa Walikota Sibolga yang disinyalir terlibat dalam kasus tersebut. Sebab, kejadian ini jelas merugikan karena terjadi mark-up dana ganti rugi lahan hingga mencapai Rp1,7 miliar," ujarnya.

Untuk diketahui, pada 2012 lalu, aksi unjukrasa dugaan korupsi di atas pernah diutarakan Aliansi Masyarakat Peduli Hukum Sumatera Utara (Ampuh Sumut) di Kantor Kejati Sumut.

Dalam aksinya, mereka menuding Walikota Sibolga menyelewengkan anggaran program Kementerian Perumahan Rakyat tentang ganti rugi lahan seluas 8.884 m2 di Kelurahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan.

Tak hanya itu, massa juga membeberkan dugaan penggelapan anggaran Dana Perimbangan Pembangunan Insfakstuktur Daerah (DPPID) senilai Rp18 miliar, namun justru hanya ditenderkan sebesar Rp16,4 miliar.

“Jika memang hanya Rp16,4 miliar lalu kemana sisa anggaran tersebut. Ini jelas menjadi persoalan karena diduga ada penyimpangan sisa anggaran itu,” kata Koordinator Aksi Yusuf. Untuk itu, Yusuf mendesak Kejati Sumut segera mengusut dugaan keterlibatan Walikota Sibolga. (BS-021)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 30 Juli 2015 | 21:03:56

Kejati Sumut Tahan 2 Tersangka Korupsi Alkes RSUD Tengku Mansyur Tanjung Balai

Beritasumut.com - Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Sumut) menahan dua tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan alat kesehatan (Alkes) di RSUD Tengku Mansyur, Kota Tanjung Balai, Kamis (30/7/2015).
Jumat, 26 Juni 2015 | 18:30:00

Kejari Medan Tetapkan Kepala SMK Binaan Provinsi Sumut Jadi Tersangka Korupsi

Beritasumut.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menetapkan MR, Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Binaan Provinsi Sumatera Utara (Sumut), sebagai tersangka korupsi proyek revitalisasi peralatan praktik da
Jumat, 5 Juni 2015 | 06:39:42

Kejagung Usut Korupsi BDB di Sumut

Beritasumut.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) terus menyelidiki kasus dugaan korupsi dana bantuan daerah bawahan (BDB) yang terjadi di Provinsi Sumut. Tidak tertutup kemungkinan sejumlah kepala daerah akan dipan
Rabu, 3 Juni 2015 | 18:03:16

Nasdem Serahkan 130 Bakal Calon KDh ke Kejati Sumut

Beritasumut.com - Partai Nasdem menyerahkan 130 nama bakal calon kepala daerah (KDh) 23 kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut) ke kejaksaan. Mereka meminta sosok-sosok itu segera diklarifikasi untuk mengetahu
 
Berita Lainnya
Selasa, 4 Agustus 2015 | 22:18:48

Tolak Permintaan Gatot, KPK Pastikan Kasus Bansos Sumut Ditangani Kejagung

Beritasumut.com - Harapan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho dan istri mudanya, Evi Susanti agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengambil alih kasus dugaan korupsi dan Bantuan Sosial (Bansos
 
Selasa, 4 Agustus 2015 | 22:14:28

KPK Terima Geri Jadi Justice Collaborator Kasus Suap Hakim PTUN Medan

Beritasumut.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menerima permintaan anak buah OC Kaligis, M Yagari Bhastara alias Geri menjadi Justice Collaborator (JC). Plt Wakil Ketua KPK Johan Budi SP mengat
 
Selasa, 4 Agustus 2015 | 22:02:25

2 Perantara 354 Kg Ganja Lolos Dari Hukuman Mati

Beritasumut.com - Dua orang yang terlibat dalam pengiriman 354 kg ganja dari Aceh ke Medan lolos dari hukuman mati. Mereka masing-masing dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.Kedua terdakwa yaitu Robinson Tambu
 
Selasa, 4 Agustus 2015 | 21:43:49

Wagub Sumut Tolak Komentari Pernyataan Pengacara Gatot

Beritasumut.com - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi menolak mengomentari pernyataan pengacara Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dan istrinya Evi Susanti, Razman Arief Nasution yang menyer
 
Selasa, 4 Agustus 2015 | 21:39:08

Wagub Sumut Prihatin dan Berharap Gatot Tabah

Beritasumut.com - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi mengaku prihatin dengan penahanan terhadap Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dan istrinya Evi Susanti setelah diperiksa sebagai tersang
 
Selasa, 4 Agustus 2015 | 21:07:21

Gatot Ditahan KPK, Tengku Erry Sedih

Beritasumut.com - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi mengaku sedih dan prihatin dengan ditahannya Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dan istri mudanya, Evi Susanti oleh KPK.Hal itu
 
Selasa, 4 Agustus 2015 | 20:53:09

Gubernur Sumut Minta KPK Ambil Alih Kasusnya di Kejaksaan

Beritasumut.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho serta istri mudanya, Evi Susanti meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempercepat proses penanganan kasus suap hakim Pengadilan Tata Us
 
Selasa, 4 Agustus 2015 | 19:46:30

Penahanan Gubernur Sumut Harus Jadi Pelajaran Bagi Calon Kepala Daerah

Beritasumut.com - Penahanan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho oleh KPK dalam kasus suap Hakim dan Panitera PTUN Medan harus menjadi pembelajaran calon kepala daerah di Sumut yang akan bertarung
 
Selasa, 4 Agustus 2015 | 18:49:15

Gatot Ditahan KPK, Ini Komentar Satpol PP Penjaga Rumah Dinas Gubernur Sumut

Beritasumut.com - Penahanan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho oleh KPK dalam kasus suap Hakim dan Panitera PTUN, mengejutkan banyak kalangan, termasuk penjaga rumah Dinas Gubernur Sumut di Jalan Sudirm
 
Selasa, 4 Agustus 2015 | 18:42:47

Gubernur Sumut Ditahan KPK, Anggota DPR RI Prihatin

Beritasumut.com - Anggota DPR RI Hasrul Azwar mengaku prihatin dengan ditahannya Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho dan istri mudanya Evi Susanti, dalam kasus suap Hakim dan Panitera PTUN Medan.
 
Selasa, 4 Agustus 2015 | 18:09:39

Diajak ke Hotel, Mahasiswi Ini Diperkosa Pacar

Beritasumut.com - Seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta di Medan berinisial IR mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian (SPKT) Polsek Sunggal. Ia melaporkan pacarnya RS karena telah memperkosanya.&
 
Selasa, 4 Agustus 2015 | 18:04:48

Kereta Pedagang Pajak USU Dirampas Saat Menjemput Nenek

Beritasumut.com - Fikri (26) warga Pasar VIII Tembung yang indekos di Jalan Jamin Ginting, Medan, mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Sunggal. Pedagang Pajak USU ini menjadi korban bega
 
Senin, 3 Agustus 2015 | 21:28:27

KPK Tahan Gubernur Sumut dan Istri Muda

Beritasumut.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho dan istri mudanya, Evi Susanti, Senin (3/8/2015) malam.Gatot tampak keluar dari Gedung KPK, Jakart
 
Senin, 3 Agustus 2015 | 19:50:36

Artis Eza Gionino Ditangkap Pakai Sabu

Beritasumut.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan menangkap artis pengguna sabu Eza Gionino di Kompleks Perumahan Country Cibubur, Cikeas, Bogor."Tersangka bernama EG umur 28 tahun, barang b
 
Senin, 3 Agustus 2015 | 18:03:22

Yafonaso Laia Tikam Teman Satu Penjara di Nusakambangan

Beritasumut.com - Terpidana mati kasus pembunuhan asal Nias, Yafonaso Laia, menikam teman satu penjara, Ujang Supriyatna (33), di LP Kelas I Batu Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (1/8/2015)
 
 
 
 
Terpopuler
 
Lazada Indonesia
 
 
 
 
Medanku TV
 
Top