Senin, 13 Mei 2013 | 23:59:16

Pemprov Sumut Perlu Pertegas Ideologi Perekonomian Indonesia

Sebarkan:
Google

Medan, (beritasumut.com) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara didesak agar mempertegas sistem perekonomian Indonesia yang sebenarnya. Nasionalisme ekonomi sangat diperlukan untuk melindungi pelaku ekonomi berskala kecil dan lemah.

Desakan ini disampaikan Direktur Lembaga Kajian Sosial Ekonomi Masyarakat (LKSEM) Universitas Al Azhar Medan Payung Harahap di Kampus Universitas Al Azhar Medan, Jalan Pintu Air IV No 214, Kwala Bekala, Medan, Senin (13/5/2013).
 
“Hari ini kita menilai arah kebijakan sistem perekonomian hampir di seluruh tingkatan pemerintahan di seluruh Indonesia sangat terlalu jauh memberikan kebebasan sepenuhnya kepada pasar yang tidak didasarkan pada ideologi bangsa, ataupun sistem perekonomian Indonesia yang sebenarnya,” ujarnya.

Payung menjelaskan, ideologi negara menegaskan bahwa arah kebijakan ekonomi Indonesia tidak sepenuhnya memberikan kebebasan kepada pasar atau pemilik modal semata, akan tetapi harus ada keberpihakan pada kepentingan pemerintahan dan negara, khususnya masyarakat Indonesia. Hal ini ditegaskan dalam Pasal 33 UUD 1945 bahwa sistem perekonomian Indonesia berdasarkan Pancasila.

Dengan keberpihakan sistem perekonomian tersebut yakni melalui nasionalisme ekonomi diyakini akan mampu mendorong kemajuan ekonomi nasional dengan potensi yang sebesar-besarnya untuk kemajuan dan kesejahteraan rakyat. Nasionalisme ekonomi diperlukan untuk melindungi pelaku ekonomi berskala kecil dan lemah, bukannya malah saling adu kuat atau justru mempertontonkan kepemilikan modal besar. 

Payung mengungkapkan, kebijakan ekonomi untuk memajukan ekonomi daerah sekaligus juga harus melindungi pelaku ekonomi yang lemah perlu dan adanya ideologi yang jelas, yakni sekumpulan nilai-nilai yang diyakini untuk mencapai tujuan dan ada kendaraan untuk mencapainya.

Jika kebijakan ekonomi pemerintah didasarkan pada ideologi yang sebenarnya maka arahnya akan menjadi lebih jelas serta memiliki daya tahan. Pemerintah tidak wajar memberikan kebebasan yang sangat luas kepada setiap investor asing akan tetapi juga harus mempertimbangakn peluang bagi usaha-usaha kecil masyarakat pribumi. 

Begitu juga dengan setiap produk-produk jangan kemudian memberikan kebebasan sepenuhnya terhadap serbuan produk asing. Sehingga kesempatan untuk membuka peluang usaha bagi pelaku usaha kecil dan menengah sangat sempit diakibatkan pemerintah tidak berpihak kepada sistem perekonomian bangsa yang sebenarnya. 

“Kalau pemerintah tidak proaktif maka kondisi  ekonomi di Sumut tetap tumbuh, akan tapi tidak merata. Jumlah orang kaya meningkat, tapi jumlah orang miskin juga bertambah banyak,” ungkapnya.

Payung mendesak pemerintah tetap aktif untuk memajukan ekonomi sekaligus melindungi rakyat yang lemah seperti halnya di Cina dan Korea. Kedua negara tersebut, terbukti sudah menjadi kekuatan ekonomi baru di dunia yang selalu berpihak kepada rakyatnya. (BS-001)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 10 Januari 2015 | 18:56:27

Terdakwa Hasban Ritonga Jadi Sekda, Pemprov Sumut Jadi Contoh Buruk

Beritasumut.com – Akan dilantiknya Hasban Ritonga menjadi Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprov Sumut) pada Senin (12/01/2015) mendatang mendapat tanggapan dari pengamat hukum. Hasban merupakan t
Jumat, 9 Januari 2015 | 13:53:47

FSPMI Minta Pemprov Sumut Revisi UMP dan UMK 2015

Beritasumut.com – Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sumatera Utara (Sumut) meminta Pemerintah Provinsi Sumut merevisi UMP dan UMK Tahun 2015 karena dinilai tidak sesuai dengan perhitungan riil ya
Jumat, 19 Desember 2014 | 17:17:43

Jaksa Tolak Keberatan Dua Mantan Pejabat Pemprov Sumut

Medan, (beritasumut.com) – Keberatan atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang diajukan mantan dua pejabat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut), Hasban Ritonga mantan Kepala Inspektorat Pemprov
Kamis, 30 Oktober 2014 | 19:22:32

FSPMI Desak Pemprov Sumut Survei Ulang KHL

Medan, (beritasumut.com) – Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sumatera Utara mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melakukan survei ulang secara terbuka terhadap Komponen Hidup Layak (KHL) s
 
Berita Lainnya
Selasa, 27 Januari 2015 | 00:53:31

2014, Pertamina MOR I Setor PBB-KB Rp797 Miliar

Beritasumut.com – Realisasi penyaluran premium di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) untuk tahun 2014 oleh PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I mencapai  99,65% dari kuota atau sebesar 1.661.304 ki
 
Senin, 26 Januari 2015 | 22:34:57

Pasar Induk Tuntungan Dioperasikan Februari

Beritasumut.com – Komisi C DPRD Kota Medan menggelar sidak ke Pasar Induk, Kelurahan Laucih Kecamatan Medan Tuntungan, Senin (26/1/2015).Sidak yang dipimpin Ketua Komisi C Salman Alfarisi didampingi Wakil Ketua
 
Rabu, 21 Januari 2015 | 21:57:36

Pendirian UKM Centre Medan Mendesak

Beritasumut.com – Pemkot Medan didesak merealisasikan pendirian Usaha Kecil  Menengah (UKM) Centre di Medan. UKM Centre itu nantinya akan dijadikan pusat pemasaran berbagai produk pengrajin Kota Medan seka
 
Rabu, 21 Januari 2015 | 21:51:33

Organda Sumut Usulkan Tarif AKDP Turun Lima Persen

Beritasumut.com – Organda Sumatera Utara (Sumut) berencana mengusulkan penurunan tarif angkutan Antar Kota Dalam Provinsi sebesar lima persen.Hal ini menyusul diturunkannya harga bahan bakar minyak (BBM) yang&n
 
Rabu, 21 Januari 2015 | 21:49:28

Pengusaha Terengganu Datang ke Sumut

Beritasumut.com – Pengusaha Terengganu Malaysia menjajaki kerjasama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara (Sumut). Hal itu ditandai dengan Memorandum Of Understanding (MoU) antara keduanya. De
 
Rabu, 21 Januari 2015 | 21:06:10

Harga BBM Turun, Konsumen Serbu SPBU

Beritasumut.com – Penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar berimbas pada kelangkaan BBM di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Medan.Beberapa pom bensin nyaris kehabisa
 
Selasa, 20 Januari 2015 | 13:14:03

Kenaikan Tiket Kereta Api Bandara Kualanamu Harus Dievaluasi

Beritasumut.com – Kenaikan tarif kereta api (KA) rute Medan-Bandara Kualanamu Rp80 ribu menjadi Rp100 ribu harus dievaluasi. Mengingat PT Railink masih menggunakan rel, gerbong dan akses jalan yang selama ini s
 
Senin, 19 Januari 2015 | 23:15:38

OJK Harus Beri Masukan Dalam Perumusan RBB

Beritasumut.com – Pada Tahun 2015 ini, Otoritas Jasa Keungan (OJK) akan fokus mengevaluasi Rencana Bisnis Bank (RBB). Namun menurut Ekonom Sumatera Utara (Sumut) Gunawan Benjamin, OJK jangan hanya fokus kepada
 
Minggu, 18 Januari 2015 | 19:37:49

BPDNet: Layanan Payment Switching & Transaksi Pembayaran Elektronik

Beritasumut.com – Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) terus berkembang dari sisi aset dan pembiayaan. BPD tidak lagi menjadi bank kampungan alias ndeso, yang sering disematkan pada mereka.Direktur Utama
 
Jumat, 16 Januari 2015 | 19:18:59

Tarif Angkot di Medan Turun, Umum Rp4.600 Mahasiswa/Pelajar Rp3.000

Beritasumut.com – Penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) dari Rp7.600 per liter menjadi Rp6.600/liter untuk premium, solar dari Rp7.200/liter menjadi Rp6.400/liter yang berlaku mulai 19 Januari 2015 pukul 00.
 
Jumat, 16 Januari 2015 | 17:10:11

Tiket Kereta Api Bandara Kualanamu Naik Jadi Rp100 Ribu

Beritasumut.com – Tiket kereta api Medan-Bandara Kualanamu naik dari Rp80 ribu menjadi Rp100 ribu sekali jalan. Kebijakan ini dibuat manajemen PT Railink untuk menutupi peningkatan biaya operasional."Kenaikan t
 
Jumat, 16 Januari 2015 | 14:35:47

Premium Turun Jadi Rp6.600, Solar Rp6.400

Beritasumut.com – Pemerintah mengumumkan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium menjadi Rp6.600 per liter dan solar Rp6.400 per liter.Pengumuman tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi
 
Jumat, 16 Januari 2015 | 00:25:33

Tambang Emas Martabe Bina Poktan Lingkar Tambang

Beritasumut.com – Keberadaan Tambang Emas Martabe di Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut) diharapkan dapat memberikan manfaat dan kesejahteraan terhadap kehidupan pe
 
Kamis, 15 Januari 2015 | 17:36:17

2014, Realisasi Omzet Pegadaian Medan 99,5 Persen

Beritasumut.com – Pimpinan Wilayah PT Pegadaian I Medan Ketut Suhardiono, mengatakan realisasi omzet selama Tahun 2014 atau kredit cepat aman (KCA) disalurkan di wilayah kerjanya di Sumatera Utara (Sumut) menca
 
Kamis, 15 Januari 2015 | 17:15:14

Harga Premium Segera Turun Menjadi Rp6.400-Rp6.500

Beritasumut.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium akan kembali turun. Menurut Jokowi, perkiraan turunnya harga premium ialah ke angka Rp6.400-6.500 pe
 
 
 
 
Terpopuler

1

21 Jan 2015 21:57 | 214 views
Pendirian UKM Centre Medan Mendesak

3

27 Jan 2015 00:53 | 196 views
2014, Pertamina MOR I Setor PBB-KB Rp797 Miliar

5

21 Jan 2015 21:06 | 171 views
Harga BBM Turun, Konsumen Serbu SPBU
 
 
 
Top