Senin, 16 September 2019
  • Home
  • Tekno
  • Kadis Ketahanan Pangan Tobasa Pandu Masyarakat Desa Motung Praktekkan Pembuatan Pupuk dan Pestisida Organik

Kadis Ketahanan Pangan Tobasa Pandu Masyarakat Desa Motung Praktekkan Pembuatan Pupuk dan Pestisida Organik

Minggu, 18 Agustus 2019 08:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Masyarakat Desa Motung, Kecamatan Ajibata, Toba Samosir (Tobasa) yang tergabung dalam Kelompok Tani Saurdot melakukan praktek cara membuat pupuk organik dan Pestisida yang dipandu langsung Kadis Ketahanan Pangan (Ketapang) Darwin Sianipar dan disaksikan Wakil Bupati (Wabup) Hulman Sitorus.
 
Dalam kesempatan itu, Wabup mengaku senang atas sambutan masyarakat, sebab ciri masyarakat maju apabila menghargai tamu yang datang, dan melayani tamu dengan menyuguhkan hasil produksi masyarakat. Wabup juga menyinggung pengembanga Kopi Mora yang sudah dipromosikan ke luar daerah.“Upaya petani mengembangkan Kopi Mora (Motung Arabika) dan telah dipromosikan sampai JCC Jakarta berharap pemasaran terus dilanjutkan dengan OPD terkait untuk ikut mempromosikan hasil produksi masyarakat Desa Motung," ungkap Wabup dilansir dari laman tobasamosirkab.go.id, Minggu (18/08/2019).
 
Lebih jauh Wabup menjelaskan jika Tobasa saat ini masih surplus beras.Sementara teknologi pupuk organik dan pestisida organik sudah lama, tetapi dari hasil studi banding kunjungan ke India yang membuat pupuk organik dan pestisida organik adalah masyarakat dan dipakai sendiri oleh petani sehingga biaya mengelola pertanian bisa serendah mungkin.
 
”Saya mengajak Kelompok Tani Saurdot untuk tertib administrasi, selalu mencatat hal sekecil apapun pembiayaaan mengolah pertanian sebab bahan baku untuk pembuatan pupuk organik dan pestisida organik tersedia di sini, untuk itu perlu dirawat.Dalam memenangi persaingan Globalisasi  Harga murah atau mutu baik maka ini sebagai pemenang dalam persaingan merebut pasar Globalisasi,” ajak Wabup.
 
Sementara itu, Kadis Ketapang Darwin Sianipar mengungkapkan bahwa saat ini pembuatan pestisida organik dan pupuk organik sudah dipakai masyarakat petani untuk menanam sayur dan tanaman palawija."Pestisida low budget natural farming (pertanian alami dengan biaya rendah) dan bahan-bahan pembuatan pestisida organik adalah daun ingul, daun eukaliptus, daun kunyit, daun jeruk, daun mindi, daun pepaya, daun srey, tembakau, kotoran sapi, andaliman. Ditutup selama 5 hari, baru airnya disaring hasilnya telah menjadi pestisida organik," terangnya.
 
Untuk pembuatan Pupuk Organik, sambung Darwin, bahan-bahannya urine sapi 15 liter, susu soya 2 kg, larutan gula aren 2 liter, air 200 liter, kotoran sapi 10 liter seluruh bahanya dimasukkan ke drum ditutup rapat didiamkan selama 5 hari. Airnya disaring hasilnya telah menjadi pupuk organik”
 
”Tujuan diadakan pelatihan ini selain untuk memberikan wawasan kepada para petani, tetapi juga memberikan keahlian khusus untuk bisa membuat pupuk dan pestisida organik dan pengaplikasiannya agar para petani tidak ketergantungan pada pupuk kimia dan pembuatan pupuk organik ini untuk memberikan pemahaman tentang penggunaan pupuk organik ramah lingkungan, lebih hemat biaya, dan bahan baku pupuk organiknya ada disekitar kita,” ungkap Darwin.
 
Kades Motung Gomgom Manurung menambahkan, pembuatan bubuk kopi masih tahap promosi, dan mudah-mudahan hasil produksi bisa menambah pendapatan keluarga."Pupuk mahal tidak akan masalah lagi apabila pupuk dan pestisida yang akan dipakai masyarakat adalah produksi sendiri di mana bahan-bahan bakunya ada di sekitar kita sendiri," jelasnya.(BS09)
T#g:petanipupukTobasa
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 15 jam lalu

    Plt Bupati Labuhanbatu Harapkan Petani untuk Berinovasi

    Beritasumut.com-Plt Bupati Labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunthe mengharapkan petani dan peternak untuk terus berinovasi. Masyarakat Labuhanbatu me

  • satu minggu lalu

    Unimed Sosialisasi dan Promosi Produk Layanan di Tobasa

    Beritasumut.com-Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) dan UPT Bahasa Unimed melaksanakan kegiatan Toefl Prediksi bagi Guru dan Siswa SMA di Tobasa dalam

  • 2 minggu lalu

    Ekspose Penyiapan Data Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan Dibuka Walikota Medan

    Beritasumut.com-Petani yang bergerak di bidang pertanian pangan adalah lini utama dari ketahanan pangan di Indonesia. Karena itu, sejak lama pemeri

  • 2 minggu lalu

    Bupati Tobasa Minta Pengembangan Bandara Sibisa Segera Disosialisasikan

    Beritasumut.com-Bupati Toba Samosir (Tobasa) Darwin Siagian sangat memberikan perhatian yang besar terhadap pembangunan infrastruktur sebagai upaya

  • 2 minggu lalu

    Terkait Sampah, Kabupaten Tobasa Akan Belajar dari Kota Sibolga

    Beritasumut.com-Sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman Lingkungan Hid

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.