Jumat, 22 November 2019
  • Home
  • Tekno
  • Elektrifikasi Nasional Naik, Daya Saing Membaik

Elektrifikasi Nasional Naik, Daya Saing Membaik

Jumat, 28 Oktober 2016 13:10:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist

Beritasumut.com-Dalam rangka Hari Listrik Nasional tepat pada Kamis, 27 Oktober 2016, Anggota Komisi VII DPR RI Rofi Munawar menilai program elektrifikasi nasional masih belum tercapai, serta diversifikasi energi belum berbasis pada Energi Hijau.

Sebab, menurut Rofi, dengan adanya peningkatan elektrifikasi nasional, akan berkorelasi pada meningkatnya daya saing bangsa. "Hari listrik seharusnya menjadi momentum bagi PLN secara konsisten meningkatkan kecukupan pasokan listrik, pengenaan tarif listrik yang berorientasi kepada kemampuan masyarakat dan keseimbangan penggunaan batubara, gas, energi terbarukan serta konservasi energi" ucap Rofi Munawar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/10).

Legislator PKS asal Jawa Timur ini memberikan alasan, program listrik 35 ribu MW yang dijagokan Pemerintah dalam mengentaskan kekurangan listrik, secara faktual, masih jauh dari target yang telah ditargetkan. Program ambisius tersebut, masih terkendala pada masalah teknis dan non teknis dalam prosesnya.

"Saya khawatir realisasi program 35ribu MW akan lebih buruk nasibnya dibandingkan program 10 ribu MW. Beragam peresmian yang dilakukan harus dibarengi dengan komitmen menyelesaikan proyek tersebut hingga akhir, agar tidak mangkrak,” jelas Rofi.

Rofi juga memandang komitmen pemerintah dalam mengeksplorasi sumber listrik berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) belum maksimal. Hal ini terbukti dari angka yang masih sangat rendah dalam komposisi energy mixed dibandingkan fosil dan batubara.

"Bukti bahwa pemerintah lebih mengejar pertumbuhan listrik secara instan, dibandingkan mendorong energi hijau yang lebih berkelanjutan," sindir Rofi.

Pemerintah menurunkan target porsi bauran pembangkit listrik dari sumber energi baru terbarukan (EBT) dan menggantikannya dengan gas bumi dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik PT PLN (Persero) Tahun 2016-2025. Meskipun porsi batubara berubah menjadi 50 persen dari semula 55,5 persen. Tapi porsi EBT turun menjadi 19,6 persen dari semula 25 persen dan untuk gas meningkat menjadi 29,4 persen dari semula 24,3 persen.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan tahun ini rasio elektrifikasi atau akses listrik secara nasional mencapai 90%. Padahal, rasio elektrifikasi Indonesia secara nasional pada tahun 2015 ditargetkan sekitar 87,4 persen dan realisasinya di angka 88,5 persen.(rel)

T#g:krisis listrikListrik
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Pemkab Asahan Segera Realisasikan Pembangunan Jaringan Listrik di Desa

    Beritasumut.com-Menyahuti keinginan masyarakat di Desa Rahuning, Dusun Bukit Kijang, Kecamatan Rahuning tentang pemasangan jaringan listrik, 

  • 3 minggu lalu

    PLN Jamin Pasokan Listrik 10 Destinasi Prioritas Dukung Pengembangan Pariwisata, Termasuk Danau Toba

    Beritasumut.com-PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN menyatakan komitmennya untuk menjamin pasokan listrik untuk 10 Destinasi Pariwisata

  • satu bulan lalu

    PLTMH Lau Gunung di Kabupaten Dairi Direncanakan Akan Beroperasi Pada Juni 2020

    Beritasumut.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi menerima kunjungan manajemen PT Nusantara Infrastructure Tbk. Kunjungan ini untuk melaporkan pe

  • 2 bulan lalu

    Bikin Jebakan Listrik untuk Maling, IRT di Labuhanbatu Ditangkap Polisi Karena Tewaskan Anak Tetangga

    Beritasumut.com-Kesal karena rumahnya sering dibobol maling, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial EDS alias Erni (35) nekat membuat perangkap

  • 3 bulan lalu

    Industri Baterai Kendaraan Listrik Bakal Prospektif, Pemerintah Incar Investasi

    Beritasumut.com-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memproyeksikan peluang bisnis industri baterai kendaraan listrik di dalam negeri akan semaki

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.