Kamis, 22 Agustus 2019
  • Home
  • Tekno
  • Begini Cara Kominfo Memerangi Hoaks

Begini Cara Kominfo Memerangi Hoaks

Senin, 15 April 2019 16:00:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Dalam rangka meningkatkan upaya memerangi hoaks, kabar bohong, informasi menyesatkan dan ujaran kebencian, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyediakan layanan chatbot yang diberi nama Chatbot Anti Hoaks.
 
Piranti lunak Chatbot Anti Hoaks adalah program komputer yang dirancang untuk menjawab setiap pertanyaan publik mengenai informasi yang masih diragukan kebenarannya.
 
Pembuatan layanan tersebut sebagai antisipasi persebaran atau distribusi hoaks, kabar bohong, informasi menyesatkan dan ujaran kebencian yang terus meningkat menjelang 17 April 2019 serta menyadari kesulitan masyarakat dalam melakukan verifikasi sebuah informasi hoaks.
 
Untuk itu, Kemenkominfo menggandeng Prosa, sebuah Startup pengembang natural language processing, mengembangkan Chatbot Anti Hoaks yang dapat mempermudah masyarakat melakukan pengecekan kebenaran sebuah informasi atau berita yang diperoleh.
 
Layanan Chatbot Anti Hoaks terkoneksi dengan aplikasi pesan instan Telegram melalui akun @chatbotantihoaks. Informasi klarifikasi hoaks yang akan disajikan melalui chatbot adalah berasal dari database atau pangkalan data Mesin AIS Kemkominfo.
 
Saat ini Kemkominfo dan Prosa sedang mengembangkan layanan Chatbot Anti Hoaks untuk pengguna aplikasi pesan instan Whatsapp dan LINE. Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Semuel A Pangerapan, meluncurkan layanan aplikasi Chatbot Anti Hoaks tersebut di Jakarta, Jumat (12/04/2019), lima hari sebelum hari pencoblosan.
 
Semuel mengatakan layanan Chatbot Anti Hoaks merupakan salah satu cara yang dilakukan Kemenkominfo dalam memerangi hoaks. “Kita harapkan masyarakat punya channel untuk verifikasi informasi. Sejauh ini baru Instagram yang sudah bekerja sama untuk penerapan chatbot ini. Di Instagram sendiri, sudah ada ID untuk dapat pengguna melakukan verifikasi informasi tersebut. Kita bisa copy paste pesan itu kemudian kirim ke chatbot. Nanti diidentifikasi sama chatbot itu. Nanti chatbot memberikan feedback berdasarkan data base yang mereka miliki,” ujar Dirjen Aptika, seperti dilansir setkab.go.id.
 
Semmy menambahkan, ada tiga fase pengguna internet saat ini di Indonesia. Fase pertama yang mendapatkan informasi melalui browsing, fase kedua yang menggunakan internet pertama kali melalui sosial media, dan fase ketiga gunakan aplikasi chatting informasi berdasarkan dari teman.
 
“Kita menyediakan satu layanan di telegram, masyarakat pengguna jika meragukan satu informasi bisa menanyakan dan platform harus bertanggung jawab,” jelas Semmy. Layanan Chatbot Anti Hoaks ini adalah bagian dari upaya-upaya yang terus dilakukan Kementerian Kominfo dalam memerangi hoaks.
 
Sebelumnya Kemenkominfo bekerja sama dengan Whatsapp melakukan pembatasan jumlah penerusan pesan (forwarded messages) dari sebelumya 20 kali menjadi dibatasi menjadi hanya 5 kali. Upaya yang juga terus dilakukan untuk memerangi hoaks, kabar bohong, informasi menyesatkan dan ujaran kebencian adalah dengan terus mengintensifkan penggunaan Mesin AIS yang bekerja 24 jam dan 7 hari seminggu serta didukung oleh 100 anggota Tim Verifikator.(BS01)
T#g:ITTITeknologi Informasihoaksstart up
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • satu jam lalu

    PERDOSKI 2019, Sekda Kota Medan: Tingkatkan Ilmu Serta Kompetensi Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin

    Beritasumut.com-Ratusan praktisi kesehatan dari seluruh Indonesia menghadiri Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) ke-XVII Perhimpunan Dokter Spesialis Ku

  • 5 jam lalu

    Percepat Proses Pemulihan, Kemenkominfo Blokir Layanan Data di Papua dan Papua Barat

    Beritasumut.com-Dengan pertimbangan untuk mempercepat proses pemulihan situasi keamanan dan ketertiban di Papua dan sekitarnya, dan setelah berkoor

  • 21 jam lalu

    Prajurit dan PNS TNI Program Pasca Sarjana Ikuti Seminar Manajemen SDM di Mabes TNI Cilangkap

    Beritasumut.com-Sebanyak 30 Mahasiswa Program Pasca Sarjana, terdiri dari Prajurit dan PNS di lingkungan TNI mengikuti Seminar Manajemen Sumber

  • 22 jam lalu

    Zona Maritim Tengah Bakamla RI Jajaki Kerjasama dengan UNIMA

    Beritasumut.com-Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Tengah, Laksma Bakamla Drs Bastomy Sanap SH MBA MHum, melalui Kabid Inhuker Kolonel Bakamla Yospen

  • 23 jam lalu

    Pasar Inpres Titi Kuning di Medan Kebakaran

    Beritasumut.com-Kebakaran menghanguskan sejumlah kios di Pasar Inpres Jalan Brigjed Zein Hamid Lingkungan VI, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Meda

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.