Sosok

Trisya Suherman, Semakin Bangga Menjadi Bangsa Indonesia


Trisya Suherman, Semakin Bangga Menjadi Bangsa Indonesia
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Trisya Suherman, Direktur Utama PT Louise And Chelsea Indonesia sekaligus pemilik Bambu Spa Trisya Suherman, mengaku semakin bangga menjadi Bangsa Indonesia setelah mengikuti Pelatihan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan bagi Kalangan Pengusaha yang diselenggarakan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas).
 
Icha, begitu biasa ia dipanggil menjadi salah seorang peserta pada pelatihan yang digelar 21-27 Oktober 2019 di Kantor Lemhanna, Jakarta. Pelatihan ini merupakan angkatan ke-5 yang pesertanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
 
"Setelah mengikuti Lemhannas, wawasan saya bertambah tentang Nilai-Nilai Kebangsaan, yang terkandung di UUD RI 1945, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. Saya banyak belajar arti kebersamaan, pengorbanan. Di Lemhannas ini menumbuhkan rasa Kecintaan semakin dalam terhadap NKRI. Dan yang saya semakin bangga menjadi Bangsa Indonesia," ujar Trisya Suherman, yang ditemui seusai penutupan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan bagi Kalangan Pengusaha, di Kantor Lemhannas RI, Jakarta, Minggu (27/10/2019).
 
Icha pun kemudian menyarankan seluruh anggota CEO Indonesia untuk mengikuti Program Lemhanas ini. "Banyak hal yang kita dapatkan, dan tentunya semakin memantapkan langkah untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara ini," ungkapnya.
 
Mengenai kiprahnya di dunia bisnis, Icha yang sukses dengan Bambu Spa ini, mengaku, kesusksesan yang ia dapat diawali dengan sejumlah kendala dan rintangan, yang kemudian memacu dirinya untuk melakukan hal lebih sehingga bisa seperti saat ini.
 
Dia menceritakan, sewaktu lulus dari kuliah di Universitas Bina Nusantara, Icha bekerja di Bank Lippo pada tahun 2002 (sekarang menjadi Bank CIMB Niaga). Karier Icha di Bank Lippo ini sebetulnya mulus. Ia bahkan sempat disarankan ikut program MDP agar bisa cepat menjadi pimpinan cabang. “Tetapi akhirnya saya memilih untuk keluar dan ikut berwirausaha,” ujar Icha.
 
Icha sempat membuka usaha butik maupun café. Sayangnya berbagai kendala membuat usahanya di kedua bidang itu tidak maksimal. Namun bekal pengalaman bekerja di bank memberinya ilmu dan pengalaman untuk mengelola keuangan secara disiplin, sebuah hal yang sangat fundamental dalam mengelola usaha.
 
Akhirnya Icha memberanikan diri memulai bisnis Spa pada tahun 2008 dengan menggunakan kontrakan rumah toko (ruko) sebagai lokasi pertama. Ruko terletak di komplek Mutiara Taman Palem Blok A15 no.3, Cengkareng, Jakarta Barat 11730. “Sekarang ini menjai outlet pertama kami dan menjadi center training staf kami,” jelas Icha, yang menyebutkan saat ini dengan sistem franchise, Bambu Spa sudah hadir di beberapa kota di Indonesia.(BS11)

Tag:Arman ChandraBambu SpaKadinLemhannasTrisya Suherman