Sosok

Peduli HAM dan Kelestarian Alam

Peduli HAM dan Kelestarian Alam
Pendam I/Bukit Barisan

Medan, (beritasumut.com) Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor: 683/IX/2011 Tanggal 6 September 2011, Mayjen TNI Lodewijk F Paulus diangkat menjadi Panglima Kodam I/Bukit Barisan. Sebelumnya Lodewijk menjabat sebagai Danjen Kopassus. Pria kelahiran Manado, 27 Juli 1957 ini beristerikan Meria Agustina dan dikaruniai dua anak.
 
Dalam siaran pers Pendam I/Bukit Barisan yang diterima beritasumut.com, Ahad (9/6/2013) disebutkan, setelah lulus Akabri Tahun 1981, Lodewijk mengawali kariernya  sebagai danton di satuan elite yaitu  Kopassus atau Korps Baret Merah. Asam garam dibaret merah telah beliau alami dan sampai pada puncaknya menjadi Danjen Kopassus pada 4 Desember 2009. Lodewijk tidak selamanya bertugas di baret merah, Lodewijk juga pernah menjabat sebagai Asops Kasdam I/BB, Danrindam l/BB, Danrem 052/WKR Kodam Jaya dan Direktur Latihan Kodiklat TNI AD.

Penugasan luar negeri diantaranya ke Turki, Rumania, Hungaria, Swiss, Inggris, Australia, Malaysia, Thailand, India dan di Amerika Serikat disamping tugas belajar. Lodewijk sebagai ketua tim negosiasi normalisasi hubungan antara Kopassus dan US Special Operation Command yang ditandai dengan dibukanya kerjasama militer antara Kopassus dan Pasukan Khusus Amerika Serikat pada 22 Juli 2010.
 
Adapun penugasan dalam negeri antara lain Operasi Nanggala LII Tim-Tim Tahun 1983, Operasi Cakra VI Timtim Tahun 1986 , Operasi Cakra XXII Aceh Tahun1988, Operasi Dampak XXII 1990, Operasi Dampak XLV 1992, Operasi SGS Rajawali II 1997 dan Operasi SGS Tribuana II 1997.
 
Lodewijk juga memiliki kemampuan bahasa daerah meliputi Minahasa dan Sunda serta bahasa asing yakni Inggris, Perancis dan bahasa Tetun (Timor Leste) yang dikuasai secara aktif. Tanda jasa yang diperoleh diantaranya Satya Lencana Seroja, Satya Lencana Kesetiaan, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya (Reguler dan Prestasi), Satya Lencana GOM VII (Aceh) dan Satya Lencana Dwija Sistha, Bintang Yudha Dharma Nararya, Bintang Wira Karya (Ops Somalia). Mayjen TNI Lodewijk F Paulus seorang militer yang memiliki kepedulian terhadap human right (HAM), dan kelestarian alam yang diaplikasikan dalam pembinaan satuan dan pembinaan teritorial.
 
Lodewijk yang menjabat sebagai Pangdam I/BB selama satu tahun sembilan bulan, bersama-sama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah telah bersinergi sehingga wilayah Kodam I/BB dalam kondisi aman dan kondusif. Dalam setiap kesempatan Mayjen TNI Lodewijk F Paulus senantiasa selalu memberikan arahan kepada prajuritnya tentang saling menghormati, saling percaya, saling menghargai, saling menyanyangi dan saling mencintai, sehingga terjalin hubungan komunikasi timbal balik antara prajurit dan masyarakat.
 
Mayjen TNI Lodewijk F Paulus sosok prajurit yang memiliki pribadi penuh perhatian terhadap pelaksanaan tugas, penuh kebersamaan dan menjunjung tinggi nilai-nilai keprajuritan serta peduli terhadap lingkungan hidup. Berbekal berbagai latar belakang pengalaman dinas militer dan dengan berbekal jabatan yang pernah diemban sebelumnya beliau senantiasa meningkatkan pembinaan satuan dalam mewujudkan kesiapsiagaan satuan dan pembinaan teritorial guna lebih memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat dalam rangka mendukung tugas pokok demi tegak kokohnya NKRI.
 
Lodewijk menerima penghargaan perorangan dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono atas jerih payah beliau mengerakan elemen masyarakat dan TNI dalam program Toba Go Green yakni menanam pohon dan konservasi alami dalam rangka penghijauan kawasan Danau Toba.  Selain itu belaiau juga mengkampayekan hemat energi dan pembinaan satuan berupa circuit training sebagai upaya menjaga kestabilan dan kesiapan fisik prajurit dan tidak hanya itu saja, kebugaran guna membangun dan meningkatkan sarana dan prasarana olah raga yang dapat dimanfaatkan oleh prajurit dan masyarakat. (BS-001)