Rabu, 19 Juni 2019

Dinda Incar Medali PON Papua

Senin, 10 Desember 2018 09:29:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/BS03
Beritasumut.com-Setelah sukses menggondol medali emas cabor anggar di nomor degen perorangan putri pada ajang PORKOT X/2018 yang gelar di SMK Tritech Jalan Bhayangkara Medan, Senin (26/11/2018). 
 
Atlet Medan Selayang ini semakin fokus latihan untuk lolos ke PON XX Papua 2020 mendatang. Incaran medali menjadi target untuk membawa nama harum kontingen Sumatera Utara (Sumut).
 
Medali yang menjadi incaran atlet bernama lengkap Adinda Novita sangat realitiss. Pasalnya, pada PON XIX/2016 Jabar berhasil menyumbang medali perunggu. Dirinya bertekad untuk memperbaiki prestasi yang lebih baik lagi di ajang bergengsi level nasional yang digelar empat tahun sekali tersebut.
 
"Permainan anggar mungkin masih kurang familiar di telinga pelajar Sumut, khususnya di Medan. Padahal, permainan anggar memiliki esensi yang tidak kalah kompleks dengan cabang olahraga lainnya yang lebih populer. Bisa dibilang, permainan anggar merupakan olahraga beladiri yang menggabungkan seni ketangkasan memainkan dan melindungi diri dengan pedang di mana strategi memainkan peranan penting dalam olahraga yang mengadopsi dari Eropa" ujar atlet yang akrab disapa Dinda ini di Medan, Minggu (09/12/2018).
 
Atlet yang dilahirkan di Medan pada 15 November 1997 ini mengutarakan dalam anggar ada tiga kategori yang dipertandingan dalam kejuaraan takni floret, degen dan sabel. 
“Saya sangat senang menggeluti kategori degen karena dalam pertandingan akan tampil duel dengan lawan. Pemain akan mendapatkan angka jika berhasil melakukan tusukan pada bagian badan lawan, baik itu kaki maupun tangan atau bagian badan lainnya" terangnya.
 
Selain itu, tambah anak pasangan dari alm Sudirman dan Riani menjelaskan di dalam olahraga anggar khususnya senjata degen terdapat beberapa teknik yang harus dikuasai salah satunya teknik serangan dan ketepatan tusukan. Menyerang adalah salah satu gerakan yang dianggap penting pada olahraga ini  karena apabila ditelaah lebih dalam gerakan ini merupakan kekuatan, kecepatan, dan koordinasi yang baikantara lengan dan tungkai.
 
Mahasiswa semester 3 Fakultas Ekonomi Universitas Harapan Medan ini menuturkan Kekuatan dan kecepatan dalam menggunakan pedang merupakan salah satu teknik dalam bermain anggar. Pedang yang tipis dan tajam adalah senjata yang digunakan dalam bermain anggar. Untuk bisa bermain anggar tentunya tidak bisa dilakukan secara singkat akan tetapi harus melalui proses latihan yang intensif, serta penguasaan teknik dasar terlebih dahulu karena dengan memiliki teknik dasar yang baik maka akan mengurangi cedera.
 
Anak ke 2 dari 3 bersaudara ini menuturkan Ketepatan tusukan dalam permainan anggar juga merupakan faktor utama yang harus diperhatikan dengan baik, karena merupakan salah satu poin penting untuk menghasilkan kemenangan. Tepat atau tidaknya suatu tusukan tergantung dari bagaimana cara seorang atlet dalam mengarahkan dan menjangkau sasaranya.
 
“Jadi siapa yang cepat ujung senjatanya menusuk permukaan yang sah maka atlet tersebut pemenangnya. Tetapi terkadang seorang atlet dapat mengalami kegagalan dalam melakukan serangan tersebut bahkan sasarannya sering tidak tepat. Kegagalan dalam melakukan teknik serangan biasanya terletak pada pengerahan kekuatan yang dilakukan, dimana hanya unsur kekuatan saja yang maksimal tanpa memperhatikan kecepatannya,” terangnya.
 
Pengidola Christina Marthina Timisela menyebutkan berdasarkan latihan dasar tersebut selama latihan berhasil membukukkan prestasi diajang Porkot. Kessuksesan yang diraih sebagai ajang pemanasasan jelang laga Pra PON tahun depan sebagai ajang seleksi menuju PON di Papua.
 
“Alhamdulillah senang dan bangga bisa meraih emas untuk kontingen Medan Selayang di ajang Porkot tahun ini. Hasil ini juga sebagai bahan evaluasi dan pembenahan diri untuk tampil lebih baik lagi. Jika lolos PON, insya allah memperbaiki prestasi dari PON sebelumnya”tutup peraih perunggu Kejurnas Anggar Jakarta 2017.(BS03)
T#g:DindaponPON Papuaatlit anggarmedali PON
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Lepas Atlit Kota Medan ke Porprovsu Tahun 2019, Ini Harapan Walikota Medan

    Beritasumut.com-Setelah sebelumnya berhasil menjadi juara umum, di tahun 2019 ini atlet-atlet Kota Medan yang akan mengikuti Porprovsu tahun 2019 d

  • 6 hari lalu

    Kepala MAN 2 Langkat Bahas Raperda Larangan Penggunaan Handphone Bagi Siswa di Sekolah

    Beritasumut.com-Kepala Sekolah MAN 2 Langkat, Edi Sahputra MM melakukan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang larangan penggunaan

  • 6 hari lalu

    Walikota Terima Audiensi Pengurus Pondok TQN Nurul Yakin

    Beritasumut.com-Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi MH dihadiri Wakil Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi menerima audiensi pengurus Pondo

  • 2 bulan lalu

    Soal Perundungan di Pontianak, Presiden Minta Kapolri Tegas Tangani Sesuai Prosedur Hukum

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan rasa duka dan sedih atas peristiwa perundungan yang terjadi di Pontianak.  

  • 2 bulan lalu

    Silaturahmi ke Ponpes Al Mukhlishin, Gubsu Harapkan Kehadiran Pesantren Menjamur di Sumut

    Beritasumut.com-Layaknya jamur yang tumbuh pesat pada musim hujan, seperti itu pula harapan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dengan ke

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.