Sosok

AKBP Maringan Simanjuntak: Kesabaran Kunci Keberhasilan Ungkap Kasus Pembunuhan Hakim PN Medan

AKBP Maringan Simanjuntak: Kesabaran Kunci Keberhasilan Ungkap Kasus Pembunuhan Hakim PN Medan
beritasumut.com/ist
AKBP Maringan Simanjuntak
Beritasumut.com-Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Maringan Simanjuntak mengaku, pengalaman dan kesabaran kunci keberhasilan  mengungkap kasus Hakim PN Medan Jamaluddin yang dibunuh dengan rapi. 
 
"Pengalaman dan sering TKP pasti berhasil mengungkap kasus pembunuhan Hakim PN Medan yang sangat diharapkan semua masyarakat Kota Medan agar terang -  benderang," ucap AKBP Maringan Simanjuntak kepada wartawan, Rabu (29/01/2020). 
 
Dia mengatakan, tidak mudah mengungkap kasus besar tersebut yang dilakukan oleh orang dalam yang mempunyai kepentingan untuk menghabiskan Hakim PN Medan mempunyai sifat peduli dan perhatian tersebut. 
 
Tentunya, kepada penyidik yang masih muda namun mempunyai potensi menjadi penyidik profesional jangan malas untuk selalu ke TKP untuk mengetahui dan menuntaskan kasus pembunuhan tersebut. "Kalau tidak pernah ke TKP tidak bakalan dapat mengungkap kasus pembunuhan tersebut," ujarnya. 
 
Mantan Kapolsek Percut Sei Tuan ini tidak pernah menunda turun ke TKP untuk menuntaskan kasus pembunuhan itu. Bahkan sampai berulang kali terjun ke beberapa TKP. Seharusnya penyidik juga harus mengikuti gaya investigasi yang dilakukan oleh seorang Maringan Simanjuntak yang tidak menyerah untuk mengungkap kasus pembunuhan itu. 
 
Maringan Simanjuntak yang mempunyai kelebihan itu, diberikan waktu hanya sebulan untuk mengungkap kasus pembunuhan Hakim PN Medan. 
 
"Kalau tidak dapat mengungkap kasus Hakim PN Medan, bakalan dicopot sebagai Kasat Reskrim Polrestabes Medan. Namun hasilnya saya berhasil dan menetapkan tiga orang sebagai pelaku pembunuhan Hakim PN Medan di rumah korban di Komplek Royal Monaco Medan," jelasnya. 
 
Dari penyelidikan mendalam dan berulang-ulang, hasilnya, pelaku berinisial ZA yang dikonfrontir bersama tim penyidik Reskrim Polrestabes Medan di ruang Kasat Reskrim AKBP Maringan Simanjuntak, ZA luluh hatinya dan menyerah. 
 
Kali ini ZA tidak dapat berbohong lagi dan mengakui kesalahannya  dan menyuruh JP Nasution warga Jalan Selam Medan dan  RP (29) warga Jalan Anyelir mengaku menghabisi nyawa Hakim PN Medan di  kediaman  korban di Komplek Royal Monaco.
 
Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Maringan Simanjuntak yang mempunyai kesabaran dan tidak pernah marah, meminta ZA jangan  pernah  berbohong. Hasilnya, ZA melunak dan jinak. Seorang ZA yang keras kepala itu ternyata luluh hatinya, ZA mengaku semuanya dan tidak berbohong lagi, dirinya menyusun strategi untuk melakukan pembunuhan itu bersama JP Nasution dan RP di kediamannya dan  korban Jamaluddin  di Komplek Royal Monaco Blok B No 22 Medan. 
 
Dari hasil mengungkap kasus pembunuhan Hakim PN Medan, Kasat Reskim Polrestabes Medan AKBP Maringan Simanjuntak tidak tergoyahkan. Dan mendapatkan dukungan penuh dari Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin Siregar, SIK MSi, Waka Polda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto SIK, Mhum dan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jhonny Eddizon Isir SIK MTCP.(BS06)