Sabtu, 20 Januari 2018
pilkada beritasumut.com

Pemilihan Gubernur Sumut Tanpa Calon Petahana

Jumat, 12 Januari 2018 20:04:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Tiga Pasangan Bakal Calon Gubernur/Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sudah menyelesaikan pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut pada masa pendaftaran 8-10 Januari 2018. Bakal jalan juga sudah mengikuti pemeriksaan kesehatan di RSUP H Adam Malik. 
 
Tiga pasangan tersebut masing-masing Edy Rahmayadi(Edy)-Musa Rajeckshah (Ijeck) yang diusung koalisi parpol Gerindra, PKS, PAN, Golkar, Nasdem dan Hanura dengan total raihan kursi di DPRD Sumut sebanyak 60 kursi. Kemudian Japinus Ramli (JR) Saragih-Ance Selian yang diusung koalisi parpol Demokrat, PKB dan PKPI (total 20 kursi). Yang ketiga, pasangan Djarot Syaiful Hidayat (Djarot)-Sihar Sitorus yang diusung PDIP dan PPP (20 kursi).
 
Dari enam kandidat tersebut tak seorang pun yang merupakan petahana. Gubernur Sumut saat ini Tengku Erry Nuradi gagal mencalonkan diri setelah sejumlah parpol yang sebelumnya akan mendukung termasuk partai yang dipimpinnya Nasdem mengalihkan dukungan kepada kandidat lain. Begitu juga dengan Wakil Gubernur Sumut Nurazijah Marpaung yang tidak diusung parpol meski sempat mendaftar ke sejumlah parpol.
 
Beragam pendapat muncul karena dua orang petahana yang juga merupakan kader parpol ini tidak diusung dalam Pilgubsu yang akan berlangsung 27 Juni 2018. Ada yang menyebut kinerja yang kurang memuaskan hingga lobi-lobi politik yang mengharuskan keduanya tidak bisa bertarung.
 
Dengan demikian, dipastikan Gubernur Sumut/Wakil Gubernur Sumut periode 2018-2023 merupakan orang baru, siapapun yang terpilih dari enam bakal calon pasangan tersebut.
 
Kondisi ini memberikan pilihan bagi warga Sumut yang jumlah pemilihnya 12 juta lebih untuk menentukan kepemimpinan Sumut yang lebih baik untuk lima tahun ke depan. Harapan yang tentunya harus dipahami dan diserap para kandidat untuk memenangkan pertarungan merebut pucuk pimpinan tertinggi di Pemprov Sumut.
 
Siapapun yang terpilih, tentu memiliki tugas yang berat karena warga memiliki harapan yang besar agar Sumut bisa menjadi lebih baik dan maju dibandingkan provinsi lainnya di Indonesia. Bahkan, bisa memberikan perubahan dan kondisi yang lebih baik bagi masyarakat Sumut.
 
Warga Sumut yang memiliki hak pilih tentu punya pilihan masing-masing dan hendaknya pilihan tersebut disalurkan secara baik dan dalam koridor demokrasi yang baik. Semoga harapan masyarakat Sumut bisa terwujud pada pemimpin baru Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut periode 2018-2023.(redaksi)
T#g:Pilgub SumutPilgubsuPilgubsu 2018Pilkada
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Jelang Pilkada, Inilah Larangan yang Harus Ditaati ASN

    Beritasumut.com-Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) Ibnu Sri Utomo mengingatkan agar Apa

  • 2 hari lalu

    Pemprov Sumut Ingatkan ASN Jaga Netralitas di Pilkada Serentak

    Beritasumut.com-Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) Ibnu Sri Utomo mengingatkan agar Apa

  • 3 hari lalu

    Serahkan Bansos, Wabup Deli Serdang Minta ASN Jangan Terlibat Politik Praktis

    Beritasumut.com-Wakil Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars menyerahkan Bantuan Dana Sosial (Bansos) Korpri Kabupaten Deli Serdang kepada 34 Aparatu

  • 2 hari lalu

    IKA FISIP UISU Dukung Musa Rajekshah Jadi Calon Wakil Gubernur Sumut

    Beritasumut.com-IKA FISIP UISU yakin sosok H Musa Rajekshah SSOS MH sebagai tokoh muda Sumatera Utara (Sumut) yang memiliki pengalaman berorgan

  • 3 hari lalu

    Panwaskab Lantik 394 PPL se Kabupaten Deli Serdang

    Beritasumut.com-Panitia Pengawas Kabupaten (Panwaskab) lantik 394 Panitia Pengawas Lapangan (PPL) se Kabupaten Deli Serdang di Hotel Garuda Plasa M

  • Copyright © 2010 - 2018 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.