Kamis, 21 November 2019

Willy Aditya: Politik tidak Butuh Orang yang Pintar

Jumat, 11 November 2016 14:20:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist

Beritasumut.com-Proses politik manusia ditujukan untuk memajukan peradaban. Politik juga bukan ajang perebutan dan adu kekuasaan semata. Sebab kalau politik hanya soal itu, hutan rimba juga menyelenggarakan hal itu.

"Politik menjadi pertarungan hewaniah semata. Dan ini tidaklah mencerminkan zoon politicon yang dimaksudkan oleh Aristoteles," demikian disampaikan oleh Wakil Sekjen Partai NasDem Willy Aditya dalam acara Diskusi dan Bedah Buku Moralitas Republikan di Bupe Resto, BSD, Tengerang, Kamis (10/11/2016).

Willy menandaskan, politik yang dilakukan oleh manusia sebagai makhluk politik adalah membangun peradaban. Oleh karena itu politik harus sepenuhnya dimaksudkan untuk memenuhi kepentingan orang banyak (publik).

"Itulah mengapa negara kita berupa republik yang maknanya kepentingan bagi orang banyak," imbuhnya.

Yang disebut moralitas republikan ini, Willy melanjutkan, adalah moralitas para politisi yang beralaskan pada semangat kepentingan publik di atas kepentingan privat.

"Menjadi seorang pejabat publik harus siap untuk kehilangan ruang-ruang privat lebih banyak," tutur alumnus Filsafat UGM ini.

Moralitas seorang republikan akan diuji saat seseorang menjadi pejabat publik. Oleh karena itu politik tidak butuh orang yang pintar. "Politik hanya butuh orang-orang yg berpihak!" Kata Willy tegas.

Keberpihakan inilah yang dicontohkan oleh seorang Surya Paloh. Saat Pilpres 2014 lalu, Ketua Partai NasDem ini memperlihatkan totalitas dukungannya kepada Jokowi. Bentuk totalitas itu adalah dukungan tanpa syarat apapun.

Seorang Surya Paloh tidak meminta jatah apapun saat menyatakan dukungannya kepada Jokowi. Selain itu, proses dukungannya itu dilakukan dengan waktu yang tidak bertele-tele.

"Hanya dengan waktu yang singkat dan tidak bertele-tele, Pak Surya langsung mendukung tanpa syarat. Saat itu pula mahar politik jadi luluh lantak dibuatnya," ungkapnya.(rel)

T#g:demokratnasdempilpres ASrepublik
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 bulan lalu

    Labuhan Hasibuan Sebut Masyarakat Sergai Inginkan Pemimpin Baru di Tahun 2020

    Beritasumut.com-Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Serdang Bedagai (Sergai), Labuhan Hasibuan SAg menyebut sebagian besar masyarakat

  • 4 bulan lalu

    Tim Operasi Jaring Laba-Laba Terima Penyerahan Senjata di Republik Demokratik Kongo

    Beritasumut.com-Tim gerak cepat 'Operasi Jaring Laba-Laba-03' yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX

  • 8 bulan lalu

    Arfan Maksum Buat Mosi, Meilizar Latief Diminta Mundur Sebagai Ketua Fraksi Demokrat

    Beritasumut.com-Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Sumatera Utara, H Arfan Maksum mendesak agar Meilizar Latief mundur dari jabatannya se

  • 9 bulan lalu

    Satgas TNI Konga XXXIX-A Berhasil Fasilitasi Pertemuan Antar Suku di Republik Kongo

    Beritasumut.com-Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-A Rapidly Deployable Battalion (RDB) Mission de l’Organisation des N

  • 11 bulan lalu

    Awal Tahun 2019, Herri Zulkarnain Dorong Tata Ulang Pasar Tradisional

    Beritasumut.com-Herri Zulkarnain, Caleg DPR RI daerah pemilihan Sumatera Utara (Sumut) I, menggunakan awal tahun 2019 untuk lebih meningkatkan inte

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.