Politik & Pemerintahan

Usai Paripurna di DPRD Medan, Banyak Politisi Layangkan Protes


Usai Paripurna di DPRD Medan, Banyak Politisi Layangkan Protes
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Protes
Beritasumut.com-Usai paripurna, Anggota DPRD Kota Medan dari Partai PKPI Andi Lumbangaol melayangkan protes atas sikap Ketua Fraksi Persatuan Nasional (Pernas) Maruli Tua Tarigan yang dinilai secara sepihak memutuskan langsung tentang personalia alat-alat kelengkapan DPRD Kota Medan tanpa adanya rapat di tingkat fraksi.
 
“Tadi di rapat sudah saya interupsi tentang putusan susunan personalia alat kelengkapan dewan dari Fraksi Pernas ini. Kesempatan awal terbentuknya fraksi ini adanya rotasi baik dialat kelengkapan maupun jabatan ketua fraksi. Masalahnya muncul di pengajuan nama-nama personalia di rapat paripurna ini tanpa kita ketahui,” kata Andi, Selasa (08/11/2016).
 
Menurut dia, harusnya di tahun ini dirinya masuk dalam susunan Komisi B, namun dikarenakan tidak adanya kewenangan diberikan pada anggota fraksi, sehingga serta merta memutuskan begitu saja nama-nama personalia alat-alat kelengkapan dewan dari Fraksi Pernas ini.
 
“Kami tak pernah diajak rapat ketua fraksi, dia ketua komisi fraksi, harusnya rotasi, kalau mulus jujur saja saya mau Komisi B tahun ini, karena sudah dua tahun di Komisi A,” terangnya.
 
Sikap senada diutarakan Deni Maulana Lubis, anggota Fraksi Pernas, yang mempertanyakan aspek legalitas sekretaris fraksi yang dalam keputusan nama-nama personalia tanpa melibatkan seluruhnya. Semestinya, kata dia, seluruh anggota DPRD Kota Medan harus memahami kewenangannya bila masuk dalam fraksi gabungan.
 
“Dimanakah aspek legalitas sekretaris kita ini, masak ketika surat penetapan nama-nama personalia alat kelengkapan dewan tanpa rapat dan tidak diketahui sekretaris,” kata mantan Ketua Fraksi Pernas di tahun pertama periode ini.
 
Sementara itu, Beston Sinaga, sekretaris fraksi, merasa heran, ketika pelaksanaan rapat paripurna justru ketua fraksi tidak hadir, sedangkan surat ketetapan nama-nama personalia sudah diserahkan tanpa diketahui anggota dan sekretaris. “Lihatlah cuma tandatangan dia (Maruli Tua Tarigan) yang ada dalam surat ketetapan fraksi ini,” pungkasnya.
 
Sekedar informasi, dalam rapat tersebut menghasilkan susunan komposisi AKD di komisi-komisi : Komisi A Ketua Sabar Syamsurya Sitepu (Golkar), Sekretaris Waginto (Gerindra) serta Wakil Ketua Zulkarnain Yusuf (PAN). Untuk Komisi B, Ketua Maruli Tua Tarigan (FPN), Sekretaris Muhammad Nasir  (PKS), Wakil Ketua Edward Hutabarat (PDI -Perjuangan). Komisi C, Ketua Boydo HK Panjaitan (PDI-Perjuangan), Sekretaris Zulkifli Lubis (PPP) serta Wakil Ketua Anton Panggabean (Demokrat). Serta Komisi D, Ketua Sahat B. Simbolon (Gerindra),  Sekretaris Abdul Rani (PPP) serta Wakil Ketua Hendra DS (Hanura). (BS03)

Tag:DPRD MedanFPNFraksiKomisiMedanPartaiProtesRapatRapat ParipurnaSumatera Utara