Minggu, 26 Januari 2020

Terkait Pergantian Walikota, DPRD Tebing Tinggi Acuhkan Surat Pemprov Sumut

Selasa, 09 Agustus 2016 23:15:00
BAGIKAN:
Beritasumut.com/Ist
Kantor DRPD Tebingtinggi
Beritasumut.com-Kepala Biro Otonomi Daerah Pemprov Sumut Jimmy Pasaribu mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum mengusulkan calon Penjabat Walikota Tebingtinggi. Hal tersebut disebabkan karena hingga saat ini DPRD Kota Tebingtinggi tak kunjung melakukan rapat paripurna pemberhentian Umar Zunaedi Hasibuan dari jabatan Walikota Tebingtinggi. Padahal, masa jabatan Umar selaku Walikota Tebingtinggi periode 2011-2016 telah berakhir pada Jumat (05/08/2016) lalu.
 
Menurut Jimmy, pihaknya telah melayangkan surat sebanyak dua kali kepada DPRD Kota Tebingtinggi terkait pelaksanaan paripurna pemberhentian. Meski demikian, pihak DPRD Kota Tebingtinggi tak kunjung menjadwalkan agenda paripurna pada rapat Badan Musyawarah bulan lalu.
 
"Sebenarnya kita sudah dua kali kirim surat untuk mempercepat itu, tapi tidak ada balasan dari mereka. Kata Sekwan di sana, mereka tidak ada menjadwalkan itu," ujar Jimmy, Selasa (09/08/2016).
 
Untuk mengisi kekosongan jabatan Penjabat Walikota Tebingtinggi, Jimmy mengatakan bahwa roda pemerintahan Kota Tebingtinggi saat ini masih diduduki oleh Pelaksana Harian yang diemban oleh Sekretaris Daerah Pemkot Tebingtinggi.
 
Terkait terganjalnya proses pengusulan calon Penjabat Walikota Tebingtinggi, Jimmy mengatakan bahwa pihaknya akan segera melayangkan surat kepada Kementerian Dalam Negeri."Laporan dari Sekwan itu akan kita sampaikan ke Kementerian Dalam Negeri untuk ditindaklanjuti," ujarnya.
 
Terpisah, Pengamat Politik dan Pemerintahan asal UMSU, Shohibul Anshor Siregar, berpendapat bahwa DPRD Kota Tebingtinggi harus segera menggelar paripurna pemberhentian Umar Zunaedi Hasibuan dari jabatan Walikota Tebingtinggi.
 
Hal tersebut harus dilakukan agar proses pengusulan Penjabat Walikota dapat segera dilaksanakan. Sebab, kekosongan jabatan yang terjadi akan berdampak terhadap kinerja dan laju roda pemerintahan di kota tersebut."Seharusnya DPRD Kota Tebingtinggi dapat menjalankan fungsinya, karena tentu saja walaupun saat ini ada Sekda, tapi itu pasti tidak akan maksimal. Coba bayangkan jika hal urgent terjadi saat kekosongan ini, ini kan tentu akan mengganggu," jelas Shohibul.(BS03)
 
T#g:
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.