Selasa, 19 November 2019

Tahun 2025, Presiden Jokowi Optimis Sertifikat Tanah Seluruh Indonesia Akan Rampung

Kamis, 20 Juni 2019 22:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Setelah sempat lambat perkembangannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis pada 2025 mendatang proses sertifikasi tanah di seluruh Indonesia akan rampung. Untuk itu, Presiden Jokowi mendorong kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) agar terus menaikkan target penyelesaian penerbitan sertifikat tanah dari tahun ke tahun.
 
“Tahun depan saya minta 5 juta, tahun depannya lagi saya minta 7 juta, tahun depannya lagi saya minta 9 juta, tahun depannya lagi 12 juta, tahun depan naik terus. Sehingga target kita 2025 seluruh Indonesia yang namanya sertifikat ini rampung, insyaallah rampung,” kata Presiden Jokowi dilansir dari laman setkab, Kamis (20/06/2019).
 
Menurut Kepala Negara, pada 2015 seharusnya sertifikat yang dipegang masyarakat mencapai 126 juta bidang tanah. Namun kenyataannya, saat itu baru 46 juta bidang tanah yang sudah bersertifikat. Sisanya, sebanyak 80 juta bidang tanah belum bersertifikat. “Sebelumnya dulu setahun itu hanya bisa produksi 500 ribu per tahun, se-Indonesia 500 ribu. Kalau kurangnya 80 juta berarti nunggunya 160 tahun. 80 juta setahun hanya 500 ribu berarti nunggunya sertifikat ini nunggu harus nunggu 160 tahun,” ujar Kepala Negara.
 
Oleh sebab itu, Presiden Jokowi menyampaikan kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala BPN bahwa hal itu tidak bisa diterus-teruskan. Ia minta kepada Menteri ATR/Kepala BPN agar bisa menyelesaikan target sertifikasi tanah sebagaimana yang disampaikannya.“Tadi sudah dijanjikan Pak Menteri BPN, yang janji Pak Menteri lho, Gresik 2024 semuanya selesai. Pak Menteri yang janji, saya tinggal nagih janjinya, bapak ibu semuanya juga nagih janjinya,” ucap Presiden.
 
Kepada masyarakat yang sudah memegang sertifikat tanahnya, Kepala Negara menitipkan pesan agar dilapisi plastik sehingga kalau gentingnya bocor sertifikat itu tidak rusak. Yang kedua difotokopi sehingga kalau yang asli hilang fotokopinya masih. Ngurusnya ke kantor BPN mudah.Yang ketiga, lanjut Kepala Negara, biasanya kalau sudah pegang sertifikat ini pingin di sekolahkan.Kepala Negara mengingatkan agar hati-hati kalau mau di sekolahkan, dipakai untuk agunan, untuk jaminan ke bank.
 
“Tolong dihiting dulu, dikalkulasi dulu bisa nyicil nggak, bisa ngangsur nggak. Kalau hitungannya tidak masuk jangan pinjam, jangan dipakai untuk jaminan atau agunan. Baru kita terima hari ini besok ke bank iya kan, karena tergesa-gesa pengen dapat pinjaman terus lupa nggak dihitung nggak bisa ngangsur, sertifikatnya ilang malahan,” tutur Kepala Negara.
 
Hadir dalam kesempatan itu antara lain Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Jalil, dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.(BS09)
T#g:jokowiPronaSertifikat TanahTanah
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Presiden Jokowi Didampingi Gubernur, Tinjau RSUD Abdoel Moeloek Lampung

    Beritasumut.com-Presiden RI Ir H Joko Widodo (Jokowi) singgah di Provinsi Lampung dalam agenda peresmian Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di ruas Ja

  • 5 hari lalu

    Presiden Jokowi Minta Pemerintah Pusat, Provinsi dan Daerah Kerja Bersama dalam Pembangunan

    Beritasumut.com-Presiden Jokowi mengingatkan, bahwa kerja yang dilakukan jajaran pemerintah mulai dari penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran

  • 2 minggu lalu

    Samakan Persepsi Terkait Program Prioritas Nasional, Mendagri Akan Undang Kepala Daerah

    Beritasumut.com-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof HM Tito Karnavian PhD meminta seluruh jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) memahami Visi-Misi Pre

  • 3 minggu lalu

    Hanya Bisa Pilih 34 dari 300 Nama Calon Menteri, Presiden Jokowi Minta Maaf

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, dalam seminggu ini dirinya dan Wakil Presiden sibuk membentuk kabinet, mengangkat Mente

  • 4 minggu lalu

    Inilah Susunan Kabinet Indonesia Maju, Prabowo Jadi Menhan

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan secara resmi menteri-menteri yang akan membantunya di kabinet untuk periode 2019-20124. K

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.