Jumat, 18 Oktober 2019

Seminar Hasil Akhir Penelitian Heritage di Medan Diseminarkan oleh Wali Kota Medan

Kamis, 03 Oktober 2019 21:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Wali Kota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi MH, diwakili Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pemko Medan, Drs Farid Wajedi MSi membuka Seminar Hasil Penelitian Bangunan Bersejarah (Heritage) yang Layak Direnovasi/Dipelihara, di Hotel Grand Antares Medan, Kamis (03/10/2019).
 
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Balitbang Pemko Medan, Wali Kota menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini. "Bangunan warisan budaya di Medan merupakan aset yang tidak ternilai dan tidak dapat ditemukan lagi di masa mendatang. Jika bangunan itu tidak dilestarikan maka Medan kehilangan identitasnya," ujar Drs Farid Wajedi MSi, dilansir dari Pemkomedan.go.id, Kamis (03/10/2019).
 
Ditambahkan Farid, pelestarian dan pengelolaan bangunan cagar budaya tersebut bukanlah pekerjaan mudah. Kurangnya perhatian masyarakat sekitar terhadap kondisi cagar budaya juga menghambat pelestariannya. "Melalui penelitian ini dapat diketahui langkah dan strategi dalam usaha pelestarian bangunan bersejarah di Medan," sambungnya.
 
 
Sebelumnya, Kabid Sosial dan Kependudukan Balitbang Medan, Bahrian Effendi SSos MSi melaporkan, seminar proposal telah dilaksanakan pada 1 Juli 2019 di Ruang Rapat III, kantor wali kota. Sedangkan peserta pada seminar akhir ini adalah perwakilan OPD di lingkungan Pemko Medan serta para pengelola dan pemerhati bangunan bersejarah.
 
Bahrian menyebutkan, dengan penelitian ini diharapkan diketahui kendala apa saja yang muncul dalam memberikan perlindungan bangunan cagar budaya dan mengetahui upaya perlindungan, pelestarian, serta pemeliharaan bangunan cagar budaya di Medan.
 
Dalam seminar akhir ini, Dr Budi Agustono memaparkan hasil penelitian yang dilakukannya bersama tim. "Setidaknya ada dua bangunan bersejarah yang layak dipugar dan dipelihara. Keduanya adalah Kawasan Istana Maimun dan Medan Warenhuis. Kedua objek ini berada dalam kawasan yang memang memiliki nilai-nilai historis," ungkapnya.
 
Budi juga memaparkan strategi pelestarian bangunan bersejarah, yakni penempatan juru pelihara bangunan cagar budaya, membuat plang atau tanda-tanda yang menunjukkan bahwa bangunan tersebut adalah bangunan cagar budaya, dan wajib untuk dilindungi. "Kamudian harus adanya pembaharuan tentang peraturan yang ada dengan tidak hanya menyebutkan apa saja bangunan-bangunan yang dipelihara, namun tindakan apa saja yang harus dilakukan terkait bangunan-bangunan tersebut," lanjutnya.
 
Selain itu, imbuh Budi, perlu ada sosialisasi langsung kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar bangunan cagar budaya. "Tetapi yang paling penting ketika berbicara tentang pelestarian ataupun pengelolaan bangunan-bangunan cagar budaya Kota Medan maka semua instansi-instansi yang terkait di lingkungan Pemerintahan Kota Medan, masyarakat hingga para akademisi dan praktisi hendaknya bekerja sama," ucapnya.
 
Hasil penelitian ini juga memberikan rekomendasi kepada Pemko Medan agar melakukan koordinasi secara berkala kepada semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait pelestarian bangunan-bangunan cagar budaya tersebut. Koordinasi tersebut, terangnya, berupa mengajak semua SKPD untuk duduk bersama dalam sebuah forum, selain itu mengajak juga para akademisi, praktisi dan masyarakat untuk merancangkan tindakan-tindakan apa saja yang harus dilakukan untuk melestarikan bangunan-bangunan bersejarah yang ada di Kota Medan.
 
"Selain itu, Pemko juga perlu mengevaluasi secara berkala terhadap kondisi bangunan-bangunan cagar budaya, melakukan pendataan terhadap bangunan-bangunan cagar budaya yang ada. Pendataan ini dilakukan agar Pemerintah Kota Medan dapat melakukan evaluasi kebijakan atau peraturan terkait bangunan-bangunan cagar budaya, sehingga peraturan tersebut tetap relevan dengan keadaan yang ada di lapangan," pungkasnya. (BS09)
T#g:Bangunan Bersejarahcagar budayaFarid WajediHeritage MedanPemko MedanPenelitian HeritageWalikota Medan
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 8 jam lalu

    Pemko Medan Kaji Konektivitas Drainase Yang Berhubungan dengan Jalan dan Lintasan KA

    Beritasumut.com-Sebagai upaya mengatasi genangan air maupun banjir di sejumlah kecamatan di Kota Medan, Pemko Medan menggelar Rapat Koordinasi Pemb

  • 16 jam lalu

    Peserta Diklatpim Diharapkan Implementasikan Ilmu untuk Pembangunan Kota

    Beritasumut.com-Walikota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Asisten Umum Renward Parapat menutup Diklat Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat

  • 16 jam lalu

    Tersangka Suap, KPK Tahan Walikota Medan Dzulmi Eldin

    Beritasumut.com-KPK telah menahan Walikota Medan Dzulmi Eldin yang merupakan tersangka kasus dugaan suap. Dia diduga menerima suap total Rp 330 jut

  • kemarin

    Keluyuran di Jam Kerja, 6 ASN dan 1 Pegawai Honorer Pemko Medan Kena Razia

    Beritasumut.com-Sebanyak 6 orang Apratur Sipil Negara (ASN) dan seorang pegawai honorer di lingkungan Pemko Medan kedapatan keluyuran saat jam kerj

  • 2 hari lalu

    Terjaring OTT, Walikota Medan Dzulmi Eldin Sudah di Gedung KPK

    Beritasumut.com-Walikota Medan Dzulmi Eldin yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) tiba di gedung KPK. Eldin hanya diam saat dibawa masuk ke d

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.