Minggu, 08 Desember 2019

Seminar Hasil Akhir Penelitian Heritage di Medan Diseminarkan oleh Wali Kota Medan

Kamis, 03 Oktober 2019 21:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Wali Kota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi MH, diwakili Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pemko Medan, Drs Farid Wajedi MSi membuka Seminar Hasil Penelitian Bangunan Bersejarah (Heritage) yang Layak Direnovasi/Dipelihara, di Hotel Grand Antares Medan, Kamis (03/10/2019).
 
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Balitbang Pemko Medan, Wali Kota menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini. "Bangunan warisan budaya di Medan merupakan aset yang tidak ternilai dan tidak dapat ditemukan lagi di masa mendatang. Jika bangunan itu tidak dilestarikan maka Medan kehilangan identitasnya," ujar Drs Farid Wajedi MSi, dilansir dari Pemkomedan.go.id, Kamis (03/10/2019).
 
Ditambahkan Farid, pelestarian dan pengelolaan bangunan cagar budaya tersebut bukanlah pekerjaan mudah. Kurangnya perhatian masyarakat sekitar terhadap kondisi cagar budaya juga menghambat pelestariannya. "Melalui penelitian ini dapat diketahui langkah dan strategi dalam usaha pelestarian bangunan bersejarah di Medan," sambungnya.
 
 
Sebelumnya, Kabid Sosial dan Kependudukan Balitbang Medan, Bahrian Effendi SSos MSi melaporkan, seminar proposal telah dilaksanakan pada 1 Juli 2019 di Ruang Rapat III, kantor wali kota. Sedangkan peserta pada seminar akhir ini adalah perwakilan OPD di lingkungan Pemko Medan serta para pengelola dan pemerhati bangunan bersejarah.
 
Bahrian menyebutkan, dengan penelitian ini diharapkan diketahui kendala apa saja yang muncul dalam memberikan perlindungan bangunan cagar budaya dan mengetahui upaya perlindungan, pelestarian, serta pemeliharaan bangunan cagar budaya di Medan.
 
Dalam seminar akhir ini, Dr Budi Agustono memaparkan hasil penelitian yang dilakukannya bersama tim. "Setidaknya ada dua bangunan bersejarah yang layak dipugar dan dipelihara. Keduanya adalah Kawasan Istana Maimun dan Medan Warenhuis. Kedua objek ini berada dalam kawasan yang memang memiliki nilai-nilai historis," ungkapnya.
 
Budi juga memaparkan strategi pelestarian bangunan bersejarah, yakni penempatan juru pelihara bangunan cagar budaya, membuat plang atau tanda-tanda yang menunjukkan bahwa bangunan tersebut adalah bangunan cagar budaya, dan wajib untuk dilindungi. "Kamudian harus adanya pembaharuan tentang peraturan yang ada dengan tidak hanya menyebutkan apa saja bangunan-bangunan yang dipelihara, namun tindakan apa saja yang harus dilakukan terkait bangunan-bangunan tersebut," lanjutnya.
 
Selain itu, imbuh Budi, perlu ada sosialisasi langsung kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar bangunan cagar budaya. "Tetapi yang paling penting ketika berbicara tentang pelestarian ataupun pengelolaan bangunan-bangunan cagar budaya Kota Medan maka semua instansi-instansi yang terkait di lingkungan Pemerintahan Kota Medan, masyarakat hingga para akademisi dan praktisi hendaknya bekerja sama," ucapnya.
 
Hasil penelitian ini juga memberikan rekomendasi kepada Pemko Medan agar melakukan koordinasi secara berkala kepada semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait pelestarian bangunan-bangunan cagar budaya tersebut. Koordinasi tersebut, terangnya, berupa mengajak semua SKPD untuk duduk bersama dalam sebuah forum, selain itu mengajak juga para akademisi, praktisi dan masyarakat untuk merancangkan tindakan-tindakan apa saja yang harus dilakukan untuk melestarikan bangunan-bangunan bersejarah yang ada di Kota Medan.
 
"Selain itu, Pemko juga perlu mengevaluasi secara berkala terhadap kondisi bangunan-bangunan cagar budaya, melakukan pendataan terhadap bangunan-bangunan cagar budaya yang ada. Pendataan ini dilakukan agar Pemerintah Kota Medan dapat melakukan evaluasi kebijakan atau peraturan terkait bangunan-bangunan cagar budaya, sehingga peraturan tersebut tetap relevan dengan keadaan yang ada di lapangan," pungkasnya. (BS09)
T#g:Bangunan Bersejarahcagar budayaFarid WajediHeritage MedanPemko MedanPenelitian HeritageWalikota Medan
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 5 jam lalu

    Plt Wali Kota Medan Kunjungi Tempat Pembibitan dan Budi Daya Ikan Air Tawar di Sunggal

    Beritasumut.com-Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi meninjau tempat pembibitan dan pembudidayaan ikan air tawar di Jala

  • 13 jam lalu

    Tutup Perayaan Christmas Season 2019, Plt Wali Kota: Pemko Medan Konsisten Kembangkan Kehidupan Beragama di Kota Medan

    Beritasumut.com-Perayaan Christmas Season 2019 resmi ditutup oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi, Sabtu (07/12/201

  • 4 hari lalu

    Plt Wali Kota Medan Resmikan Mushola Iqro di SMPN 18 Medan

    Beritasumut.com-Manusia yang unggul di masa depan adalah yang berkarakter. Para guru berperan penting dalam melahirkan generasi yang berkarakter te

  • 4 hari lalu

    Plt Wali Kota Medan Buka Christmas Season 2019

    Beritasumut.com-Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi resmi membuka Christmas Season Tahun 2019 di TD. Pardede Hall, Sela

  • 5 hari lalu

    Plt Wali Kota Medan: Laut dan Sungai Jangan Dicemari, Anggaplah Halaman Depan Rumah Kita

    Beritasumut.com-Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi mengajak masyarakat menganggap bahwa laut dan sungai merupakan hala

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.