Selasa, 18 Juni 2019

Rekam Jejak Buruk, Gubernur Diminta Coret Sarmadan dari Bursa Calon Sekda

Rabu, 04 April 2018 16:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS07
Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara, DR H Tengku Erry Nuradi MSi, diminta mencoret nama Sarmadan Hasibuan sebagai kandidat calon Sekretaris Daerah (Sekda). Pasalnya, Sarmadan dituding memiliki rekam jejak yang tidak baik, khususnya masalah korupsi. Hal ini disampaikan Ali Ramadhan Harahap, Kordinator Gerakan Rakyat Berantas Korupsi saat melakukan aksi damai, di depan gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (04/04/2018).
 
Berdasarkan catatannya, Ali menyebut ada banyak dosa yang pernah dilakukan oleh Sarmadan seperti pungutan cukai rokok sebesar Rp14 Miliar. "Pungutan pajak rokok sudah diatur sesuai UU No 8/2009. Patut diduga uang pajak itu dijadikan ajang bagi-bagi upeti dalam upaya mempertahankan jabatannya," teriak Ali melalui pengeras suara.
 
Belum lagi, kata dia, perihal penggunaan anggaran subsidi  pajak BBM senilai Rp4 Miliar setiap tahunnya yang diduga kuat tidak transparan. Ali juga meminta agar Kejati Sumut membuka kembali kasus korupsi PSKPS (Persatuan Sepakbola Kota Padang Sidempuan). "Saat itu Sarmadan ikut mengambil keputusan strategis dalam proses penggunaan anggaran sebesar Rp3,2 Miliar. Wakil Manajer I dan Bendahara sudah diadili atas kasus tersebut, kenapa Sarmadan tidak tersentuh," katanya penuh curiga.
 
"Kami tidak ingin Sumut punya sekda yang nantinya berpotensi berurusan dengan penegak hukum. Kalau 3x24 Jam tuntutan kami tidak dipenuhi, maka akan ada aksi yang lebih besar lagi," pungkasnya.
 
Aspirasi ini ditemrima oleh Anggota DPRD Sumut, Sutrisno Pangaribuan. Dia menyebut tuntutan atau aspirasi tersebut lebih kepada persoalan hukum. Dia mengatakan, ada instansi yang secara khusus menanganinya yakni Kepolisian, Kejaksaan, bahkan KPK. "Kalau urusan hukum ada yang menanganinya, semoga mereka mendengar semua tuntutan teman-teman," ucap Sutrisno.
 
Mengenai nama Sarmadan yang masuk kedalam bursa calon Sekda, Sutrisno menyebut keputusan akhir berada ditangan Presiden. "Presiden akan bijak dan arif dalam menentukan sikap. Tentu rekam jejak akan dipertimbangkan, semoga tuntutan serta aspirasi teman-teman bisa sampai ke Presiden," tuturnya. (BS07)
T#g:Berantas KorupsiBursa CasekdaErry NuradiGerakan RakyatGubsuKorupsi PSKPSSarmadanSekdaprov Sumut
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 6 hari lalu

    Tinjau Kebun SMKN 1 Pagaran, Gubernur Sumut: Harus Dikembangkan dan Bermanfaat Bagi Masyarakat

    Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Pagar

  • 7 hari lalu

    Hari Pertama Kerja Pasca Libur Lebaran, Gubsu Ingatkan ASN Tingkatkan Etos Kerja

    Beritasumut.com-Hari pertama kerja setelah libur Lebaran Idulfitri 1440 H/2019, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi diwakili Sekretaris D

  • 7 hari lalu

    Di Hadapan Jajaran Direksi dan Pegawai PDAM Tirtanadi, Edy Rahmayadi: Ini Bukan Tempat Cari Makan, Ini Tempat Beramal

    Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menghadiri acara Halal Bihalal dengan pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirt

  • 7 hari lalu

    Ke Disperindag Sumut, Gubernur Sumut Sesalkan Ada ASN Tak Hapal Tupoksi

    Beritasumut.com-Hari pertama kerja usai libur Idul Fitri 1440 Hijriah, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengadakan inspeksi mendadak (

  • 7 hari lalu

    Sidak ke Kantor Samsat, Gubernur Sumut Minta Pelayanan Dimulai Satu Jam Lebih Cepat

    Beritasumut.com-Hari pertama kerja usai libur Idul Fitri 1440 Hijriah, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengadakan inspeksi mendadak (

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.