Sabtu, 18 Januari 2020

Presiden Jokowi: Kehadiran AS di ASEAN Tidak Bisa Dihindari

Kamis, 05 Desember 2019 12:31:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju menerima delegasi Dewan Bisnis Amerika Serikat (AS) – ASEAN atau US – ASEAN Business Council, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (05/12/2019).
 
Dalam sambutannya Presiden Jokowi mengatakan, pertemuan tersebut adalah kesempatan emas untuk bertukar pandangan secara terbuka tentang kerja sama antara Indonesia, ASEAN, dan AS.
 
“Pada 2018, pertumbuhan ekonomi rata-rata ASEAN adalah 5,1 persen, jauh lebih tinggi dari rata-rata global,” kata Presiden Jokowi seraya menambahkan, ekonomi Indonesia dalam lima tahun terakhir telah tumbuh lebih dari lima persen.
 
Presiden meyakini, Indonesia dan ASEAN akan berlari lebih cepat untuk mendapatkan pertumbuhan dan pemerataan.  Ia menyampaikan, Indonesia terbuka untuk bekerja sama dengan negara manapun untuk kepentingan yang saling menguntungkan. Termasuk dengan kehadiran Amerika Serikat (AS) AS di negara-negara ASEAN yang dalam hal politik apalagi ekonomi tidak bisa dihindari.
 
“AS tidak hanya akan menguntungkan ASEAN tetapi juga stabilitas, perdamaian, dan kemakmuran di Indo-Pasifik yang lebih luas,” tutur Presiden.
 
Menurut Presiden, hubungan antara Indonesia dan AS cukup kuat, termasuk dalam kerja sama ekonomi. AS adalah mitra dagang terbesar keempat Indonesia. Investasi AS di Indonesia hampir mencapai 1,2 miliar dollar AS.
 
“Indonesia dan AS sepakat untuk meningkatkan volume perdagangan sebesar 60 miliar dollar AS hingga 2024,” ungkap Presiden.
 
Untuk itu, Presiden Jokowi berharap para pebisnis AS dapat melihat peluang tersebut untuk menjalin kerjasama,  terutama di bidang infrastruktur dan pengembangan sumber daya manusia.
 
Mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Menkominfo Johny G. Plate, dan Wakil Menlu AS Mahendra Siregar.(rel)
T#g:ASASEANdiplomasi
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 jam lalu

    Dansatgas Yonif/411 Kostrad Dampingi Danbrigif 7/RR Tinjau Sektor Selatan Perbatasan RI-PNG

    Beritasumut.com-Dansatgas Pamtas RI-PNG Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad Sektor Selatan, Kabupaten Merauke,

  • 4 jam lalu

    Prajurit Armed 12/Divif 2 Kostrad Cek Perlengkapan Evakuasi Bencana Alam

    Beritasumut.com-Persiapan demi persiapan mulai dilakukan oleh prajurit TNI-AD dalam menghadapi terjadinya bencana alam di setiap daerah. Kali ini,

  • 6 jam lalu

    Pemerintah Berencana Atur Ulang Distribusi LPG 3 Kg

    Beritasumut.com-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan rencana Pemerintah mengatur ulang kebijakan distribusi Liquefied Petro

  • 9 jam lalu

    Medan Bebas Banjir 2022, Pemprov Sumut Canangkan Gerakan 1 Juta Biopori

    Beritasumut.com-Setelah mendeklarasikan Medan Bebas Banjir Tahun 2022 bersama ribuan warga Medan dan sekitarnya pada Desember 2019, Pemerintah Prov

  • 24 jam lalu

    Mabes TNI Teken 73 Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa Senilai Rp 1.282 Triliun

    Beritasumut.com-Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) menandatangani 73 kontrak barang dan jasa pada 2020 senilai Rp 1.282 triliun. s

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.