Jumat, 15 November 2019

Presiden Jokowi: BPN Agar Cepat Layani Rakyat

Sabtu, 15 April 2017 13:00:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, kalau dulu biasanya dari Sabang – Merauke hanya diselesaikan 400 ribu – 500 ribu sertifikasi tanah, tahun ini pemerintah menargetkan 5 juta sertifikat tanah, tahun depan 7 juta, dan tahun depannya lagi 9 juta sertifikat.
 
“Jawa Barat sendiri biasanya setahun hanya 50ribu-60 ribu sertifikat yang diberikan, tahun ini saya berikan target 370 ribu sertifikat harus diberikan di Jawa barat. Jangan dipersulit, tahun depan 500 ribu di Jawa Barat harus diberikan,” kata Presiden Jokowi saat menyerahkan 1989 sertifikat tanah, di Lapangan Ranggajati, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (13/04/2017).
 
Presiden menegaskan, sertifikat itu adalah status hukum hak tanah yang harus dipegang. Ia mengingatkan, percuma memiliki tanah atau lahan tetapi tidak pegang sertifikat, bisa menjadi sengketa, bisa menjadi konflik.
 
Karena itu, Presiden akan mendorong terus kantor-kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) agar cepat melayani rakyat, segera melayani rakyat. “Jangan ngurus sertifikat sampai bertahun tahun, pasti akan saya lihat kalau yang ngurusnya lama,” kata Presiden seraya mengingatkan.
 
Kepada masyarakat yang menerima sertifikat tanah, Presiden Jokowi juga berpesan agar disimpan, diberi plastik, sehingga kalau ada genting bocor tidak sertifikatnya rusak. “Di-fotocopy juga, satu fotocopy yang asli simpan didalam plastik, yang sering dibawa kemana2 yang fotocopy,” tuturnya.
 
Kalau ingin mengunakan sertifikat itu untuk menambah modal, menurut Presiden, tidak apa-apa. Namun Presiden mengingatkan agar hati-hati, dikalkulasi dengan kalkulator yang betul.
 
“Hati-hati itu uang pinjaman, kalau tidak bisa mengembalikan sertifikat nya hilang, hati-hati, dapat Rp400jt yang Rp200jt untuk beli mobil biar gagah, boleh ndak? Tidak boleh, kalau ingin beli mobil, beli yang pick-up, beli yang truk, yang mempunyai produktivitas yang produktif, “ pesan Presiden, seperti dilansir setkab.go.id.
 
Ke-1989 sertifikat tanah yang dibagikan itu untuk warga dari Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, Kota Cirebon, Kabupaten ciamis, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Banjar, Kabupaten Subang, dan Kabupaten Pangandaran.
 
Tampak mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu, Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menko PMK Puan Maharani, Seskab Pramono Anung, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Mensos Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Jabar Deddy Mizwar.(BS01)
T#g:BPNagunanSertifikat Tanah
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Pemkab Deli Serdang Laksanakan Konsultasi Publik Penyusunan RDTR

    Beritasumut.com-Staf Ahli bidang ekonomi, keuangan dan pembangunan Sekdakab Deli Serdang, H Jentralim Purba SH MH menghadiri Konsultasi Publik Kawa

  • 5 hari lalu

    Bupati Humbang Hasundutan Salurkan Bantuan KKS dan BPNT

    Beritasumut.com-Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dosmar Banjarnahor SE menyampaikan secara langsung penyaluran Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) d

  • 5 bulan lalu

    Tahun 2025, Presiden Jokowi Optimis Sertifikat Tanah Seluruh Indonesia Akan Rampung

    Beritasumut.com-Setelah sempat lambat perkembangannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis pada 2025 mendatang proses sertifikasi tanah di sel

  • 5 bulan lalu

    Kapoldasu dan Kakanwil BPN Sumut Kunjungi Pemko Medan

    Beritasumut.com-Kapoldasu, Irjen Pol Agus Andrianto SH MH bersama dengan Kakanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumut, Bambang Priono, SH MH meng

  • 5 bulan lalu

    666 Kasus Dilaporkan, Pemerintah Segera Selesaikan 167 Kasus Konflik Agraria

    Beritasumut.com-Tim Percepatan Penyelesaian Konflik Agraria (TPPKA) yang dibentuk sejak 2016 lalu, telah menerima 66 laporan kasus konflik agraria,

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.