Sabtu, 19 Oktober 2019

Pj Bupati Pakpak Bharat Berharap Para Kepala Desa Handal, Tangguh dan Inovatif

Minggu, 03 Maret 2019 14:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Berdasarkan hasil dari Pilkades serentak yang dilaksanakan pada tahun lalu, secara resmi Pj Bupati Pakpak Bharat Dr H Asren Nasution MA melakukan pengambilan sumpah/janji jabatan dengan melantik sebanyak 9 orang Kepala Desa dari 5 Kecamatan se-Kabupaten Pakpak Bharat, awal pekan kemarin.
 
Kesembilan orang Kepala Desa yang dilantik tersebut, yaitu Linda Padang sebagai Kades Mahala (Kec. Tinada), Iswandi Berutu, Kades Maholida (STTU Jehe), Nihan Berasa, Kades Kaban Tengah (STTU Jehe), Marudut Berutu, Kades Ulu Merah (STTU Julu), Raden Saleh Manik, Kades Aornakan I (PGGS), Marlina Boangmanalu, Kades Kuta Saga (Kerajaan), Moyang Kelleng Kabeaken, Kades Surung Mersada (Kerajaan), Wilson Sinamo, Kades Silima Kuta (Tinada), dan Hendri Berutu, Kades Pardomuan (STTU Julu).
 
Dalam acara yang turut dihadiri Ketua DPRD, Sonni P Berutu, Sekda Sahat Banurea, bersama para pimpinan OPD dan perwakilan Forkopimda, Pj. Bupati berharap bahwa para Kepala Desa yang dilantik dapat menjadi para Kepala Desa yang handal, tangguh, inovatif dan memahami substansi kebutuhan desa serta masyarakatnya. “Para Kepala Desa nantinya juga mampu tampil terdepan menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks serta mampu menempatkan diri di atas semua kelompok dan golongan serta secara kesatria mengutamakan kepentingan umum tanpa membedakan suku, agama, ras dan antar golongan," ungkap Asren seperti dilansir dari laman pakpakbharatkab.go.id, Minggu (03/03/2019).
 
Di sisi lain, Asren juga mengingatkan bahwa pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden/Wakil Presiden tidak lama lagi dan untuk itu dapat kiranya turut membuat pesta demokrasi tersebut berjalan lancar, khususnya di Kabupaten Pakpak Bharat. 
 
Selain itu Pj. Bupati mengutarakan akan adanya salah satu Kepala Desa yang tertunda pelantikannya karena adanya dinamika yang terjadi. “Dikarenakan membutuhkan konsolidasi, konsultasi dan koordinasi yang serius dari berbagai pihak terutama lintas Forkopimda dan tokoh-tokoh lainnya serta demi menghormati dan menjunjung tinggi etika serta hukum, serta juga dihadapkan dengan kebutuhan yang sangat mendesak dan agenda-agenda penting lainnya, maka dengan sangat berat hati dan penyesalan yang sangat dalam, tidak seluruh Kepala Desa dilantik secara serentak. Masih ada 1 Kepala Desa yang tertunda pelantikannya karena menunggu terbitnya putusan hukum yang mempunyai kekuatan hukum tetap," paparnya.
 
Adapun salah seorang Kepala Desa yang tertunda pelantikannya adalah Kepala Desa Majanggut I, Kecamatan Kerajaan, karena adanya gugatan dari bakal calon Kades yang tidak diloloskan oleh Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) sebagai Calon Tetap Kepala Desa.
 
Gejolak sempat terjadi di tengah masyarakat, dan Pemkab Pakpak Bharat terus berupaya menyelesaikan persoalan ini dan berusaha meredam situasi untuk menjadi kondusif. Sebelumnya Pemkab Pakpak Bharat telah melakukan fasilitasi atas permasalahan terhadap 2 bakal calon yang tidak lolos verifikasi berkas oleh P2KD, sehingga kedua bakal calon yang tidak lolos tersebut melakukan upaya hukum melalui PTUN dan putusan sela PTUN mengabulkan seluruh gugatan penggugat terhadap P2KD.
 
Melihat situasi dan kondisi yang terjadi, Pj. Bupati bersama Forkopimda, dengan berpedoman untuk taat azas dan taat hukum, sepakat mematuhi keputusan pengadilan, serta apapun nantinya hasil putusan perkara dari PTUN Medan, tetap melantik 9 Kepala Desa lainnya hasil Pilkades serentak 2018 demi lancarnya pelaksanaan pembangunan.
 
Pj. Bupati tetap berharap kedua belah pihak untuk bermediasi sembari menunggu keputusan PTUN yang berkekuatan hukum tetap, karena pada dasarnya musyawarah adalah jalan terbaik untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Percepatan untuk mediasi ini juga dilakukan Pemkab Pakpak Bharat bersama pihak Kecamatan dengan berbagai upaya komunikatif kepada masing-masing pihak, dan Pemkab Pakpak Bharat akan welcome atas hasil mediasi yang dilakukan.
 
"Yang perlu ditegaskan adalah perseteruan yang terjadi bukan persoalan Pemkab Pakpak Bharat, melainkan antara penggugat, yaitu kedua bakal calon yang tidak lolos, dengan P2KD. Bagaimanapun Pemkab Pakpak Bharat berharap situasi yang kondusif di tengah-tengah masyarakat tetap terjadi dan masyarakat tetap berfikiran positif sehingga suasana ketenteraman dan kedamaian akan terus hadir di Kabupaten ini," pungkas Asren.(BS09)
 

 

T#g:OPDPejabatPj Bupati Pakpak Bharat
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    OTT KPK, 6 Orang Pejabat Pemko Medan Diperiksa di Polrestabes Medan, Walikota Diboyong ke Jakarta

    Beritasumut.com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan  Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepada pejabat daerah Kota Medan, total ada 6 orang

  • satu minggu lalu

    Silaturahmi dengan Pejabat Lingkungan Pemprov, Gubernur Minta Junjung Tinggi Kejujuran

    Beritasumut.com–Segudang aturan tidak ada artinya jika tidak dibarengi dengan kesadaran serta kejujuran. Untuk itu, Gubernur Sumatera Utara (

  • satu minggu lalu

    Lantik 3 Pejabat Administrator, Edy Rahmayadi Berpesan Segera Lakukan Konsolidasi

    Beritasumut.com–Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melantik tiga pejabat administrator di lingkungan Pemerintahan Provinsi (Pempro

  • 2 minggu lalu

    Wakil Gubernur Sumut Akui Kelemahan Sejumlah Pejabat Daerah

    Beritasumut.com-Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah mengaku, banyak pejabat daerah tidak punya ilmu bagaimana mengelola tata pemerintahan yang baik

  • 2 minggu lalu

    Lantik 26 Eselon III Jajaran Pemprovsu, Gubsu :Ingat, Bekerjalah untuk Rakyat

    Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi melantik sebanyak 26 pejabat administrator atau eselon III di lingkungan Pemerintahan

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.