Selasa, 10 Desember 2019

Pinjaman Daerah Jadi Alternatif Pembiayaan Pembangunan di Sumut

Senin, 26 Agustus 2019 20:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com–Untuk mempercepat pembangunan daerah, dibutuhkan sumber pembiayaan lain, selain APBD dan APBN, yaitu pinjaman daerah. Pemerintah Daerah (Pemda) bisa melakukan pinjaman daerah melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).
 
Hal itu terungkap dalam acara Sosialisasi Alternatif Pembiyaan Daerah, yang digelar Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumut, Senin (26/08/2019), di Aula Raja Inal Siregar, Lantai 2, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Nomor 30, Medan.
 
Hadir sebagai narasumber Analis Keuangan Pusat dan Daerah Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemenkeu RI Iwan Richard Butar Butar, Kepala Sub Bidang Ekonomi Kawasan Barat Indonesia Kemenko Bidang Perekonomian RI Dara Ayu Prastiwi, Kasubdit Pinjaman Daerah dan Obligasi Daerah Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemenagri RI Drs Rooy John Erasmus Salamony dan Kepala Divisi Pembiayaan Daerah PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Erdian Dharmaputra. Hadir juga para Bupati/Walikota dan Ketua DPRD se-Provinsi Sumut.
 
Kasubdit Pinjaman Daerah dan Obligasi Daerah Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI Drs Rooy John Erasmus Salamony menyampaikan, untuk mendapatkan pinjaman daerah, Pemda harus memenuhi beberapa persyaratan. Antara lain, jumlah sisa pinjaman daerah ditambah jumlah pinjaman yang akan ditarik tidak melebihi 75 % dari jumlah penerimaan umum APBD tahun sebelumnya, memenuhi ketentuan rasio kamampuan keuangan daerah untuk mengembalikan pinjaman yang ditetapkan oleh pemerintah dan tidak mempunyai tunggakan atas pengembalian pinjaman yang berasal dari pemerintah pusat.
 
"Selain itu, pinjaman daerah juga harus memenuhi persyaratan, yaitu kegiatan yang dibiayai dari Pinjaman Daerah harus sesuai Dokumen Perencanaan Daerah. Dan persyaratan lain yang ditetapkan pemberi pinjaman sesuai peraturan perundang-undangan,” jelas Rooy.
 
Anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba yang menjadi moderator dalam acara sosialisasi tersebut menyampaikan, tujuan diadakan kegiatan ini untuk memberikan informasi agar masing-masing Pemda tidak keliru terkait pinjaman daerah yang dapat menunjang APBD. "Pinjaman daerah sebagai alternatif sumber pembiayaan dalam rangka mengakselarasi pembangunan infrastruktur daerah," katanya.
 
Sebelumnya, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset dan SDA Agus Tripriyono, yang mewakili Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyampaikan, saat Pemprov ini Sumut membutuhkan sumber pembiayaan untuk mempercepat pembangunan di Sumut. “Sesuai dengan arahan Presiden dan dalam rangka pencapaian terget RPJMD Provinsi Sumatera Utara tahun 2019-2023,” ujar Gubernur.
 
Hal itu, katanya, didorong berbagai permasalahan utama dalam pembangunan, salah satunya pada bidang kesehatan yaitu masih tinggi angka kematian bayi, ibu, revalansi bayi kurang gizi dan lain sebagainya. Karena belum memadainya sarana dan prasarana kesehatan, khususnya rumah sakit yang dimiliki provinsi Sumut.  “Rumah Sakit Haji yang dimiliki Provinsi Sumut masih tipe B, oleh karenanya perlu ditingkatkan agar berstandar internasional,” sebutnya.
 
Di bidang lain yakni kondisi jalan di Suumt yang kondisinya masih kurang baik.  Begitu juga dengan irigasi yang merupakan salah satu sarana untuk mendukung ketahanan pangan di Sumut  kondisi irigasi masih belum optimal. “Sebagian megalami rusak berat sehingga perlu dilakukan rehabilitasi dan pembangunan bendungan baru,” kata Agus.
 
Di sisi lain Provinsi Sumut juga harus mendukung kebijakan strategis nasional berupa pengembangan Kawasan Strategis Nasional (KSN) di Pantai Timur yang disebut dengan Medan, Binjai, Deli Serdang, Karo (Mebidangro). Pengembangan KSN Danau Toba dan sekitarnya di dataran tinggi dan peningkatan produksi padi dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional. Dalam rangka pencapaian target RPJMD Provinsi Sumut 2019-2023 Pemerintah Provinsi Sumut memerlukan dukungan pembiayaan dari pemerintah Pusat. 
 
“Oleh karenanya kegiatan ini diharapkan merupakan salah satu solusi untuk pencapaian target tersebut dan memberikan kontribusi bagi pembangunan di Provinsi Sumatera Utara,” ujarnya.(BS09)
 
T#g:pembangunanPinjaman DaerahSumut
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Kepala MAN 2 Langkat Hadiri Rapat Persiapan Touring Kanwil Kemenag Sumut

    Beritasumut.com-Kepala MAN 2 Langkat, Edi Sahputra MM menghadiri rapat persiapan kegiatan Touring Kanwil Kemenag Sumut, bertempat di Aula Kantor Ke

  • 3 hari lalu

    Sertijab Pejabat Utama Polda Sumut Dipimpin Kapoldasu

    Beritasumut.com–Kapolda Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) bebera

  • 7 hari lalu

    Hidup Terlantar di Negeri Orang, Hari Ini Mildah Bersama 5 Anaknya Dipulangkan ke Sumut

    Beritasumut.com-Penderitaan Mildah Situmorang (45) hidup terlantar di Malaysia, bersama lima anaknya yang masih kecil-kecil, kini berakhir. Hari in

  • 7 hari lalu

    Mida Situmorang dan Keluarganya Terlantar di Hutan di Malaysia, Gubernur Perintahkan Tim Pemprov Menjemput

    Beritasumut.com–Satu keluarga Warga Negara Indonesia (WNI) asal Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara (Sumut) ditemukan terlantar di sebuah pondo

  • 2 minggu lalu

    Wakapolda Sumut Pimpin Upacara Hari Guru ke-74 di Yaspendar Medan

    Beritasumut.com-Wakapolda Sumatera Utara (Sumut) Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto menjadi Pembina Upacara Hari Guru Nasional Ke-74, di Lapangan

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.