Rabu, 13 November 2019

Penyusunan Anggaran Kemensos Belum Cerminkan Keberpihakan Terhadap Fakir Miskin

Kamis, 20 Oktober 2016 02:35:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Iskan Qolba Lubis.
Beritasumut.com-Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Iskan Qolba Lubis menyatakan rencana anggaran   yang disusun Kementerian Sosial (Kemensos) untuk tahun 2017 belum mencerminkan keberpihakan kepada kalangan fakir miskin, kaum disabilitas, dan bagi perlindungan anak.  
 
Menurut Iskan, Komisi VIII memahami terkait adanya upaya penghematan anggaran yang diinstruksikan Presiden, tak terkecuali di Kemensos.Namun, seharusnya penghematan itu jangan dibebankan kepada sektor yang krusial tersebut.“Pemangkasan anggaran jangan sampai berdampak buruk bagi pencapaian kinerja, perluasan dan jangkauan program bagi kalangan fakir miskin, kaum disabilitas, dan bagi perlindungan anak. Seharusnya anggaran untuk mereka tidak perlu dikorbankan, karena ketiganya telah diamanahkan oleh Undang-undang untuk dilaksanakan,” kata Iskan di Jakarta, Rabu (19/10/2016).
 
Selain pemotongan terhadap tiga kategori di atas, Kemensos juga berencana memotong anggaran untuk penanggulangan bencana, sebesar sekitar  50 persen. Padahal, berdasarkan data dari Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB), terdapat sekitar 300 kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang rawan terjadinya bencana.“Pemotongan anggaran untuk  bencana ini akan menyulitkan kementerian sosial dalam menanggulangi bencana jika terjadi secara tiba-tiba di beberapa daerah,” kata wakil rakyat PKS dari Dapil Sumatera Utara II ini.
 
Bahkan, program RTLH (Rumah Tinggal Layak Huni) yang selama ini menjadi salah satu program penanggulangan kemiskinan nyata Kemensos di masyarakat, dialihkan ke Kementerian PU dan Perumahan Rakyat. Padahal, tegas Iskan, secara filosofi pembangunan rumah untuk program RTLH itu berbeda dengan pembangunan rumah yang selama ini gencar dilakukan Kementerian PU dan Perumahan Rakyat.
 
“Dalam program RTLH yang selama ini ditangani Kemensos, filosofinya adalah pengentasan kemiskinan   melalui pemberdayaan fakir miskin dengan rehabilitasi tempat tinggal yang tidak layak huni. Bukan hanya bertujuan untuk membangun fisik seperti rumah susun yang selama ini dilakukan Kementerian PU dan Perumahan Rakyat,” pungkas Iskan.(Rel)
 
T#g:PKSPUKemensos
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 jam lalu

    Satgas Yonif 514 dan Brimob Polri Pastikan Jayawijaya Aman Kondusif

    Beritasumut.com-Dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjamin situasi kondusif, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 514/SY Kostr

  • 21 jam lalu

    Pinjam Sepeda Motor Teman, Ternyata Dibawa Kabur, Akibatnya Ivan Diringkus Polsek Delitua

    Beritasumut.com-Unit Reskrim Polsek Delitua menangkap seorang tersangka penggelapan sepeda motor Scorpio Z BK 4511 HV. Tersangka yang hendak kabur,

  • 23 jam lalu

    Pemkab Deli Serdang Laksanakan Konsultasi Publik Penyusunan RDTR

    Beritasumut.com-Staf Ahli bidang ekonomi, keuangan dan pembangunan Sekdakab Deli Serdang, H Jentralim Purba SH MH menghadiri Konsultasi Publik Kawa

  • 3 hari lalu

    Sahuti Revolusi Industri 4.0, Unimed Lakukan MoU dengan UPB Rumania

    Beritasumut.com-Di era revolusi industri 4.0 ilmu-ilmu sains, komputer dan keteknikan merupakan sesuatu yang sangat penting karena seperti yang dap

  • 5 hari lalu

    Universiti Malaya Kuala Lumpur Kunjungi FAH UIN Ar-Raniry di Aceh

    Beritasumut.com–Rombongan jabatan sejarah dan tamadun Islam, Akademi Pengajian Islam, Universiti Malaya Kuala Lumpur, Malaysia melakukan kunj

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.