Jumat, 06 Desember 2019

Penyidik Pidana Pemilu Mendapat Pelatihan Khusus

Kamis, 20 September 2018 21:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS07
Beritasumut.com-Penyidik di jajaran Kepolisian Sumatera Utara (Poldasu) mendapat pelatihan khusus penanganan tindak pidana Pemilihan Umum (Pemilu). Pelatihan khusus kepada 200 personel Kepolisian di jajaran Poldasu dan Polres se-Sumut sebagai persiapan penegakkan hukum terpadu (Gakkumdu) Pemilu 2019.
 
Pasal 478 Undang Undang Nomor7 tahun 2017 tentang Pemiludi sebutkan, untuk dapat ditetapkan sebagai penyelidik dan penyidik tindak pidana Pemilu harus memenuhi tiga syarat. Pertama telah mengikuti pelatihan khusus mengenai penyelidikan dan penyidikan tindak pidana Pemilu, kedua cakap dan memilik integritas moral yang tinggi selama menjalankan tugas dan ketiga tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin.
 
"Amanah Undang Undang mensyaratkan penyelidik dan penyidik wajib melaksanakan pendidikan khusus, sehingga syarat formal penegak hukum terpenuhi," kata Kapoldasu Irjen Pol Agus Andrianto dalam Pelatihan Khusus Penyelidik dan Penyidik Tindak Pidana Pemilu di Hotel Santika Dyandra Medan, Kamis (20/09/2018).
 
Selain penegakan hukum, Poldasu juga sudah menyiapkan langkah-langkah pencegahan dan antisipasi terhadap berbagai kemungkinan gangguan keamanan di Sumut."Kita lakukan langkah pencegahan sejak dini, dan siap menghadapi apapun yang terjadi demi menyukses-kan terselengaranya Pemilu," katanya.
 
Ketua Badan Pegawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumut Syafrida R Rasahan mengatakan, pelatihan khusus dilakukan untuk menambah pemahaman dan pandangan sama terhadap teknis dan tatacara penyelesaian tindak pidana Pemilu. Penanganan dugaan pelanggaran pidana Pemilu dibatasi oleh waktu. Temuan maupun laporan dugaan pidana Pemilu harus selesai paling lama 7 hari kerja sejak ditemukan atau diketahui. Dugaan tindak pidana Pemilu harus dibahas oleh Gakkumdu paling 24 jam setelah kasus diregistrasi. Kajian paling lama 7 hari setelah kasus diregistrasi."Setiap penyidik akan mendapatkan informasi yang sama terkait teknis penanganan pelanggaran," katanya. 
 
Sebagai bentuk pencegahan pelanggaran Pemilu, Bawaslu sedang mempersiapkan peluncuran Indeks Kerawanan Pemilu (IKP). "IKP ini menjadi informasi awal untuk mendeteksi potensi pelanggaran Pemilu, sehingga bisa menjadi peringatan dini oleh semua pihak," katanya.
 
Ketua KPU Sumut Mulia Banurea dalam acara yang sama menegaskan,pihaknya akan mengedepankan profesionalisme, transparansi dan akuntabel dalam melaksanakan tahapan Pemilu."Dalam mengambil keputusan, jajaran KPU provinsi, KPU Kabupaten kota, Kecamatan, kelurahan dan desa hingga KPPS tetap mengacu pada regulasi yang ada," katanya. (BS07)
 
T#g:BawasluKPUPemilupilegpilpresPoldasu
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 7 hari lalu

    Ditlantas Poldasu: Jalur Wisata dan Arus Mudik di Siantar - Simalungun Dievaluasi

    Beritasumut.com–Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sumatera Utara (Poldasu) melakukan pemantauan dan evaluasi sejumlah rute yang berpote

  • 7 hari lalu

    Kapoldasu Resmikan Polres Deli Serdang Jadi Polresta

    Beritasumut.com-Kapolda Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH, menghadiri upacara peresmian perubahan Polres Deli Serdang m

  • 2 minggu lalu

    Polda Sumut: Ada Tersangka Baru Terkait Korupsi Dispora Sumut

    Beritasumut.com-Terkait kasus dugaan korupsi sirkuit atletik Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Provinsi Sumut pihak Penyidik Subdit III/T

  • 2 minggu lalu

    Ketua KPU Medan Agussyah Damanik Audiensi ke Pemko Medan

    Beritasumut.com-Ketua KPU Medan, Agussyah Damanik melakukan audiensi ke Kantor Wali Kota Medan, Kamis (21/11/2019). Kedatangan Ketua KPU Medan yang

  • 3 minggu lalu

    Wujudkan SDM Unggul, Poldasu Lakukan Kerjasama dengan Unimed, USU dan UMSU

    Beritasumut.com-Guna mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, Universitas Negeri Medan (Unimed), Universitas Sumatera Utara (USU) dan UMSU

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.