Sabtu, 21 September 2019

Penurunan Angka Kemiskinan Melambat, Pemerintah Harus Lebih Agresif

Jumat, 27 Oktober 2017 14:00:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Anggota Komisi XI dari Fraksi PKS H Ecky Awal Mucharam meminta agar pemerintah memainkan politik anggaran yang lebih agresif untuk mengejar target penurunan angka kemiskinan. Hal ini disampaikan Ecky saat dimintai pendapatnya mengenai RAPBN 2018 di Kompleks DPR-RI Senayan, Jakarta, Rabu (25/10/2017).
 
“Data BPS menunjukan penduduk miskin pada Maret 2017 mencapai 10,64 persen; menurun sedikit dari September 2016 sebesar 10,7 persen. Namun secara jumlah, penduduk miskin pada Maret 2017 justru naik menjadi 27,77 juta dibandingkan September 2016 sebesar 27,76 juta. Selama periode September 2016 hingga Maret 2017, terjadi kenaikan penduduk miskin sekitar 6.900 orang," ujarnya.
 
Anggota DPR asal Jawa Barat ini menambahkan, realisasi angka kemiskinan masih jauh dari target pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Pada 2017, pemerintah menargetkan persentase penduduk miskin turun menjadi 7-8 persen dan pada akhir 2019 menjadi 6-8 persen.
 
"Indeks Kedalaman Kemiskinan dan Indeks Keparahan Kemiskinan menunjukkan peningkatan. Pada Maret 2017, Indeks Kedalaman Kemiskinan mencapai 1,83 naik dari 1,74 dari September 2016. Kondisi serupa juga terjadi pada Indeks Keparahan Kemiskinan di mana di perkotaan naik menjadi 0,31 dari 0,29 dan di perdesaan naik menjadi 0,67 dari 0,59,” ujar Ecky.
 
Melihat masih tingginya angka kemiskinan, lanjutnya, pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus memaksimalkan peranan belanja sosial dan membuka akses-akses ekonomi untuk keluarga miskin secara lebih masif. Selain itu penting juga untuk menjaga daya beli, ini membutuhkan politik anggaran yang afirmatif kepada masyarakat kecil. "Jangan sampai ambisi untuk mengejar pembangunan infrastruktur mengorbankan anggaran di pos-pos tersebut,” pungkasnya.(rel)
T#g:angka kemiskinanKemiskinanpengentasan kemiskinanpengganguran
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 7 bulan lalu

    Mensos: Harus Bahu Membahu dalam Pengentasan Kemiskinan

    Beritasumut.com-Wakil Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi menghadiri acara peningkatan kapasitas pilar-pilar sosial tahun 2019, di Hotel le Pol

  • 7 bulan lalu

    Angka Kemiskinan di Sumut Ditargetkan Turun Hingga 7,39 Persen

    Beritasumut.com-Angka kemiskinan di Sumatera Utara (Sumut) ditargetkan menurun hingga 7,39 persen dari total jumlah penduduk Sumut dan pertumbuhan

  • 2 tahun lalu

    Presiden Jokowi Berharap Angka Kemiskinan Turun di Bawah 10 Persen

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap penyerahan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH) yang akhir-akhir ini

  • 2 tahun lalu

    Effendi Simbolon Berharap Pemerintah Cari Solusi Atasi Kemiskinan di Sumut

    Beritasumut.com-Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara (Prov Sumut) mencatat jumlah penduduk miskin di Sumatera Utara pada 2016 sebany

  • 2 tahun lalu

    Gubsu:Pendamping dan Operator PKH Harus Memutus Rantai Kemiskinan

    Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi membuka bimbingan dan pemantapan Pendamping serta Operator Program Keluarga Hara

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.