Kamis, 14 November 2019

Pemprov Sumut Dukung Upaya Penurunan Tingkat Kematian Ibu dan Bayi

Selasa, 15 Oktober 2019 18:00:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com–Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengapresiasi dan mendukung program USAID Jalin di Sumut, yang bertujuan menurunkan tingkat kematian ibu dan bayi baru lahir. Apalagi, penurunan tingkat kematian ibu dan bayi menjadi salah satu fokus Pemprov Sumut untuk mewujudkan Sumut yang bermartabat, khususnya dalam bidang kesehatan.
 
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah ketika menerima audiensi Manager Program USAID Jalin Sumut Harry Masyrafah, bersama tim USAID-Jalin, di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro No.30 Medan, Selasa (15/10/2019). “Ini tentu saja sebuah kerja besar, yang membutuhkan keterlibatan multi-pihak, lintas sektor, berbagai OPD. Kita ucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian USAID-Jalin, namun bagaimanapun ini adalah tanggung jawab utama kita sebagai pemerintah,” ujar Musa Rajekshah.
 
Dalam kesempatan tersebut, Wagub didampingi Sekdaprov Sumut Sabrina, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumut Nurlela, dan sejumlah perwakilan OPD terkait. Sedangkan dari tim USAID Jalin hadir Nasril A Lubis, Zul Fadhli, dan Toga Nainggolan. 
 
Menurut Musa Rajekshah, program kesehatan untuk menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) perlu terus digalakkan, terutama di daerah-daerah terpencil. Untuk itu, kerja sama dan dukungan dari semua pihak sangat dibutuhkan, termasuk pemerintah kabupaten/kota dan berbagai pihak terkait lainnya. “Semua sektor harus bergerak. Kita berterima kasih ada teman-teman USAID yang turut memperhatikan ini, akan tetapi pada akhirnya kita yang bertanggung jawab melakukan ini. Artinya, sekalipun nanti program USAID-Jalin sudah berakhir, kegiatan dan terobosan untuk menurunkan AKI dan AKB jangan berhenti. Harus terus berkelanjutan,” katanya.
 
Wagub juga meminta semua OPD terkait terlibat langsung dalam kampanye membangun kesadaran publik akan pentingnya kesehatan ibu dan anak. “Saya meminta keseriusan kita semua, dan dalam beberapa bulan ke depan harus sudah ada laporan tentang progres yang kita capai,” katanya.
 
Sekdaprov Sumut Sabrina menyampaikan, koordinasi yang kuat dan kerja yang terintegrasi merupakan kata kunci penyelesaian persoalan ini. Tidak bisa hanya dengan pendekatan satu sektor. “Kesehatan ibu dan anak juga terakit dengan sanitasi, kebersihan lingkungan, ketersediaan infrastruktur kesehatan dan umum. Kita sendiri sebenarnya sudah punya indikator dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD),” katanya.
 
Tolak ukur paling jelas, kata Sabrina, tentu terlihat dari data penurunan AKI dan AKB dari tahun ke tahun. “Data itu sendiri harus valid, yang bersumber pada pelaporan yang baik dari tiap daerah, sehingga kita memiliki gambaran persoalan yang jelas,” katanya.
 
Sebelumnya, Manager Program USAID Jalin Sumut Harry Masyrafah menyampaikan ada tiga solusi lokal yang telah dijalankan dalam setahun terakhir, masing-masing program persalinan dan pencegahan komplikasi (P4K) yang difokuskan di Langkat, pembukaan akses pendanaan ke Bidan Praktik Mandiri (BPM) yang difokuskan di Deli Serdang, dan kampanye kesehatan ibu dan anak (KIA) di seluruh Sumut. “Melalui tiga program ini kita harapkan ada penurunan AKI dan AKB di Sumut,” ungkapnya.
 
Sementara untuk tahun depan, kata Harry, pihaknya akan lebih menekankan pada clinical approach (pendekatan klinis), termasuk dengan memperbaiki sistem rujukan, mentoring, dan pelatihan yang difokuskan di Deliserdang, Asahan, Mandailing Natal, dan Nias Selatan.
 
Hasil yang sejauh ini dicapai, katanya, terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) Langkat yang mengalokasikan dana desa untuk KIA, dihubungkannya para bidan dengan pihak perbankan, dan serangkaian workshop serta kegiatan kampanye. (BS03)
T#g:Kematian BayiKematian IbuMusa RajekshahPemprovsuUSAID Jalinwagubsu
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Rombongan Tour Operator dan Media Maroko Akan Jajal Pariwisata Sumut

    Beritasumut.com-Rombongan turis yang terdiri dari tour operator dan media dari Maroko akan menjajal sejumlah destinasi pariwisata di Sumatera Utara

  • 2 minggu lalu

    Pemprovsu Dukung Kanwil Kemenag Sumut Gelar Jambore Siswa Lintas Agama

    Beritasumut.com–Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mendukung rencana kegiatan Jambore Siswa Lintas Agama yang akan digelar

  • 2 minggu lalu

    KBRI Maroko dan Pemprovsu Ajak Jurnalis dan Influencer Promosikan Pariwisata Sumut

    Beritasumut.com-Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Maroko dan Republik Islam Mauritania bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pempro

  • 2 minggu lalu

    Hattrick, Solahuddin Kembali Pimpin Asita Sumut, Wagub Harapkan Sinergi Kembangkan Pariwisata

    Beritasumut.com–Solahuddin Nasution kembali dilantik menjadi Ketua DPD Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Sumut untuk pe

  • 2 minggu lalu

    Coalition for Sustainable Livelihoods 2019, Wagub: Upaya Konservasi Harus Dilakukan Bersama

    Beritasumut.com–Upaya konservasi lingkungan harus dilakukan secara bersama-sama dan bersinergi semua kelompok, baik pemerintah, swasta, masya

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.