Jumat, 15 November 2019

Pemerintah Pusat dan Ormas Sipil Komitmen Dukung Adopsi Kabupaten/Kota HAM

Kamis, 20 Juli 2017 23:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) menyelenggarakan Lokakarya 'Memperkuat Komitmen dan Rencana Aksi Kabupaten/Kota HAM' dan penandatanganan Nota Kesepahaman antara INFID dan Kabupaten Pakpak Bharat mengenai kerjasama pelaksanaan Kabupaten/Kota HAM yang berlangsung pada 19-20 Juli 2017.
 
Direktur Eksekutif INFID Sugeng Bahagijo menjelaskan lokakarya ini dieksekusi guna meningkatkan pemahaman Kabupaten/Kota mengenai urgensi hadirnya Kabupaten/Kota HAM bagi warga dan pemerintah. "Dengan adanya lokakarya ini, akan semakin banyak Kabupaten/Kota yang berkomitmen untuk menerapkan konsep Kabupaten/Kota HAM, seperti yang telah dilakukan oleh Kabupaten Wonosobo, Bojonegoro, Lampung Timur dan lain-lain," ujar Sugeng berharap.
 
Lokakarya dibuka oleh Deputi IV Kantor Staf Presiden  (KSP) Eko Sulistyo, Direktur Instrumen HAM Kemenkumham Molan Tarigan, Ketua Komnas HAM Nurkholis, dan Direktur Eksekutif INFID Sugeng Bahagijo.
 
Lokakarya ini dihadiri oleh Bupati Sigi (Sulawesi Tengah) Muhamad Irwan, Bupati Serdang Bedagai (Sumatera Utara) H. Soekirman, Bupati Pakpak Barat (Sumatera Utara) Remigo Y. Berutu, Bupati Kayong Utara (Kalimantan Barat) Hildi Hamid, dan Sekretaris Daerah Kota Bitung (Sulawesi Utara) Audy Pangemanan. Kelimanya memberikan presentasi profil singkat mengenai masing-masing daerah.
 
Bupati Serdang Bedagai Soekirman mengungkapkan keinginan Kabupaten Serdang Bedagai untuk menjadikan HAM sebagai gerakan (movement), dan bukan sekadar program semata. Atas dasar itu, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai merumuskan empat pendekatan untuk demi terwujudnya Kabupaten HAM. "Empat pendekatan ini dirangkum dalam 4K, yakni komitmen, kebijakan, kelembagaan dan kebersbamaan dalam menjalankan HAM," jelas Soekirman.
 
Sementara itu, Bupati Pakpak Bharat Remigo Y Berutu menerangkan tentang keberhasilan Kabupaten Pakpak Bharat sebagai penerima Kabupaten HAM dalam waktu empat kali berturut-turut. Keberhasilan ini didukung oleh program-program milik Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat yang ramah HAM seperti pembangunan jalan sampai ke ladang-ladang, pembangunan rumah layak huni, pendampingan anak dan perempuan untuk kasus KDRT. Pendidikan gratis juga diberikan oleh Pemkab Pakpak Bharat. “Pendidikan adalah hak semua orang. Menurut saya, tidak boleh ada insan yang tidak mendapatkan pendidikan,” papar Remigo.
 
Selain dari pemerintahan, perwakilan dari organisasi masyarakat sipil seperti Ma’arif Institute, YLBHI, ELSAM, KRKP, KPA, IGCN, dan TIFA juga turut hadir dalam lokakarya ini dan berperan sebagai peserta sekaligus penanggap.
 
Acara lokakarya ditutup dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) Kabupaten Pakpak Barat dengan INFID mengenai perwujudan Kabupaten Pakpak Bharat menjadi Kabupaten HAM (human rights city). Penandatangan nota kesepahaman tersebut disaksikan oleh Direktur Instrumen HAM Kementerian Hukum dan HAM dan Ketua Komnas HAM Nurkholis.
 
Setelah menandatangani MOU, Remigo mengungkapkan bahwa perjanjian kerjasama ini merupakan perwujudan keinginannya sebagai Bupati Pakpak Bharat menjadikan Kabupaten Pakpak Bharat yang ramah HAM. “Saya secara pribadi ingin Kabupaten Pakpak Bharat menjadi kabupaten yang ramah dan peduli terhadap HAM,” jelasnya.
 
Selain itu, Remigo berharap dengan adanya perjanjian ini, anggaran Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat bisa menjadi lebih fokus dan berorientasi pada nilai-nilai HAM. Ke depan, ia berharap agar Kabupaten Pakpak Bharat dapat menjadi inspirasi bagi Kabupaten/Kota lain agar menuju Kabupaten/Kota HAM.(BS03)
T#g:Bupati Pakpak BharatHAMKabupaten/Kota HAMSerdang Bedagai
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Kerjasama TNI dan SKK Migas, Perkuat Teritorial di Yuridiksi Nasional

    Beritasumut.com-Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) melakukan No

  • 3 hari lalu

    Polisi Belum Tangkap Penganiaya Wanita Hamil, Alasannya karena Visum

    Beritasumut.com-Polsek Helvetia hingga saat ini belum mampu menangkap pelaku penganiayaan terhadap seorang wanita yang tengah hamil 6 bulan. &n

  • 2 minggu lalu

    CPNS 2019, Kemnkum HAM Siapkan 2.875 Formasi untuk Lulusan SLTA

    Beritasumut.com-Sesuai Surat Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 392 Tahun 2019, Kemen

  • 2 minggu lalu

    Resmi Jadi Kapolri, Idham Aziz Kunjungi Subden Mabes TNI di Jakarta Pusat

    Beritasumut.com-Panglima TNI Marsekal TNI Dr (HC) Hadi Tjahjanto SIP menerima kunjungan Kapolri Jenderal Polisi Drs Idham Azis MSi, bertempat di Su

  • 2 minggu lalu

    Kapolrestabes Medan Silaturahim dengan Pimpinan Muhammadiyah Kota Medan

    Beritasumut.com-Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto menegaskan, Polrestabes Medan kembali berinisiatif untuk mengembangkan ketahan ma

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.