Kamis, 24 Oktober 2019

Pansus Kesal Penertiban Reklame di Kota Medan Tak Berlanjut

Selasa, 02 Agustus 2016 14:39:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/BS03
Wakil Ketua Pansus Reklame Roby Barus

Beritasumut.com-Kinerja Pemko Medan kembali dikritik. Hal ini menyusul tidak berlanjutnya penertiban reklame yang telah vakum sekitar empat bulan lamanya. Tidak hanya rekomendasi Panitia khusus (Pansus) reklame yang tak berjalan, rekomendasi audit untuk membongkar dugaan pengelapan retribusi PAD tahun 2014 dari reklame juga jalan di tempat. 

“Kita akan menanyakan Ketua Pansus apa agenda selanjutnya, memang sudah dua bulan ini belum ada rapat pansus. Kita pun kesal, sejumlah rekomendasi pansus tidak ada yang terealisasi. Seperti rekomendasi pembongkaran reklame yang belum tuntas. Begitu juga audit kehilangan retribusi PAD yang diserahkan pansus ke Polisi belum ada tindaklanjut,” ujar Wakil Ketua Pansus Reklame Roby Barus, 

Selasa (02/08/2016).
 
Diakui Roby, pihaknya sangat kesal dengan kinerja Pemko dalam hal ini Dinas Tata Ruang Tata Bangunan (TRTB) yang tidak tegas menjalankan penertiban reklame menyalah di Kota Medan. Juga kepada aparat hukum seperti Kepolisian dan Kejaksaan supaya melanjutkan audit pemeriksaan atas kehilangan retribusi PAD pada Tahun 2014.
 
“Kami yang tergabung di Pansus akan segera rapat menyatukan persepsi sesama anggota pansus. Saya rasa tidak ada yang disembunyikan. Tidak ada masuk angin seperti yang dipertanyakan kawan media selama ini. Ketua pansus akan kita ajak rapat menyusun program dan langkah pansus selanjutnya,” tegas Roby Barus yang juga Ketua Komisi A DPRD Medan ini.
 
Roby pun menilai kinerja Pemko Medan sangat lemah dan tak punya nyali alias ‘bacul’ soal penertiban reklame. “Ini kan menjadi preseden buruk ke depan. Pada hal ini murni kepentingan masyarakat umum. Harapan kita kepada pengusaha advertesing kiranya dapat mengerti penertiban yang tujuannya menata dan menjaga estetika Kota Medan,” tegas Roby.
 
Menurut Roby, Dinas TRTB masih setengah hati menertibkan reklame. Bahkan TRTB dinilai tebang pilih terkait penertiban. Roby berharap penertiban harus berkelanjutan dengan tegas menegakkan aturan.
 
Sebagaimana diketahui, pada rapat Komisi D DPRD dengan Dinas TRTB pada Agustus tahun lalu terungkap realisasi PAD pada tahun 2014 ternyata nihil. Dinas TRTB pun mengkambinghitamkan Dinas Pertamanan dengan mengatakan data yang mereka terima pasca peralihan kewenangan ternyata bodong.(BS03)
T#g:
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.