Senin, 22 Juli 2019

Minta Tak Dipolitisasi, Mendagri: Setiap Pelaksanaan Pemilu Selalu Ada Petugas KPPS Wafat

Selasa, 14 Mei 2019 20:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) meminta isu meninggalnya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Pemilu Serentak 2019 tak dipolitisasi. Pasalnya Pemerintah telah menyampaikan duka cita yang mendalam dan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para pejuang demokrasi tersebut. 
 
“Dari diskusi yang ada tadi, sebagian besar meninggalnya setelah 17 April 2018. Setiap Pemilu ada petugas yang wafat, baik karena sakit atau kecelakaan saat tugas, jangan dipolitisasi. Pemerintah berempati dan akan ada santunan oleh KPU dan Bawaslu. Setiap pelaksanaan Pemilu selalu ada petugas KPPS dan petugas lainnya yang meninggal. Namun pemilu kali ini jumlahnya meningkat sejalan bertambahnya jumlah TPS 2 kali lipat menjadi 810 ribu TPS". 
 
"Tiap TPS terdiri dari 7 PPS, 2 Hansip dan 1 orang Pengawas TPS sama dengan 10 Orang tiap TPS. Total petugas KPPS 8,1 juta orang. Memang tidak mudah merekrut volunteer/sukarelawan 8,1juta untuk menjadi petugas KPPS diseluruh Indonesia. Namun minimal syarat kesehatan, ada petugas kesehatan dan gizi yang cukup," papar Mendagri Tjahjo Kumolo seperti dilansir dari laman kemendagri, Selasa (14/05/2019).
 
"Untuk diketahui bahwa KPPS adalah petugas adhock dalam tahapan pelaksanaan pemilu. Mereka KPPS bertugas tanggal 10 April 2019 sd 9 Mei 2019, petugasannya bersifat adhock. Setiap pelaksanaan pemilu memang selalu terdapat petugas KPPS yang wafat. Pemilu 2014 yang wafat 157 orang, begitupula Pemilu sebelumnya dan saat pelaksanaan Pilkada," sambung Tjahjo.
 
Oleh karena itu, Tjahjo menekankan pentingnya tes kesehatan dilakukan bagi seluruh petugas KPPS yang hendak bertugas pada Pemilu. Hal ini dilakukan untuk meminimalisasi gangguan kesehatan yang terjadi saat pelaksanaan Pemilu.“kedepan perlu  ada tes kesehatan secara detail, karena mereka mengorbankan diri untuk bekerja lebih dari 10 (sepuluh) jam sehingga fisik harus siap,” ungkap Tjahjo.
 
Meski demikian, Tjahjo tetap menekankan agar seluruh elemen untuk duduk bersama dalam melakukan evaluasi penyelenggaraan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 ini dari berbagai aspek, evaluasi  plus-minus setiap tahapan pelaksanaan pemilu, kemampuan SDM, tingkat pemahaman petugas pemilu   mengenai tugas dan aturan pemilu,  termasuk tafsiran keserentakan bahwa Pileg dan Pilpres dilaksanakan secara bersamaan pada hari yang sama yang kemudian atur dalam UU 7 tahun 2017 tentang Pemilu adalah disusun  berdasarkan putusan Mahkamah Konsitusi yang bersifat dan mengikat sesuai UUD 1945.
 
“Kita menunggu dulu hasil Pileg dan Pilpres ini selesai, bersama dengan DPR terpilih, KPU, Bawaslu, dan elemen demokrasi mari kita duduk bersama satu meja mengevaluasi SOP (Standard Operational procedure), keamanannya, keserentakannya apakah harus dalam satu hari, seluruhnya akan dievaluasi,” beber Tjahjo.
 
Data terbaru dari Kementerian Kesehatan menyebutkan, sebanyak 485 orang petugas KPPS meninggal dunia, dan yang sakit sebanyak 10.997 orang.Petugas KPPS yang meninggal kebanyakan berusia di atas 50 hingga 70 tahun. Data-data tersebut, belum terkumpul seluruhnya karena baru didasarkan pada laporan 25 provinsi.(BS09)
 
T#g:KPPSMendagriPemiluPetugas KPPS WafatPolitik
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Wali Kota Sibolga: LPM Harus Netral dalam Pemilihan Wali Kota Sibolga Tahun Depan

    Beritasumut.com-Wali Kota Sibolga Drs HM Syarfi Hutauruk MM melantik Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Pemberda-yaan Masyarakat (LPM) Ke

  • satu minggu lalu

    Kemendagri Ingatkan Pemda Segera Terapkan Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok

    Beritasumut.com-Kawasan Tanpa RokokKementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Muhammad Hudori menginga

  • 2 minggu lalu

    BKN Hitung Rekapitulasi Data Pelanggaran Netralitas ASN Saat Pemilu 2019 Lalu

    Beritasumut.com-Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mendata bahwa 99,5% pelanggar netralitas ASN berstatus pegawai instansi daerah yang meliputi P

  • 3 minggu lalu

    Presiden Jokowi: Pilpres Sudah Selesai, Mari Kita Berangkulan Kembali

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, masalah Pemilihan Presiden (Pilpres) pada bulan April lalu telah selesai setelah keputusa

  • 3 minggu lalu

    Motivasi Perangkat Pemerintah di Pematangsiantar, Gubernur Isyaratkan Sudahi Kontestasi Politik

    Beritasumut.com-Menggelar Kunjungan Kerja ke daerah, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi memberikan motivasi kepada perangkat pemerintah

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.