Minggu, 20 Oktober 2019

Minta Tak Dipolitisasi, Mendagri: Setiap Pelaksanaan Pemilu Selalu Ada Petugas KPPS Wafat

Selasa, 14 Mei 2019 20:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) meminta isu meninggalnya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Pemilu Serentak 2019 tak dipolitisasi. Pasalnya Pemerintah telah menyampaikan duka cita yang mendalam dan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para pejuang demokrasi tersebut. 
 
“Dari diskusi yang ada tadi, sebagian besar meninggalnya setelah 17 April 2018. Setiap Pemilu ada petugas yang wafat, baik karena sakit atau kecelakaan saat tugas, jangan dipolitisasi. Pemerintah berempati dan akan ada santunan oleh KPU dan Bawaslu. Setiap pelaksanaan Pemilu selalu ada petugas KPPS dan petugas lainnya yang meninggal. Namun pemilu kali ini jumlahnya meningkat sejalan bertambahnya jumlah TPS 2 kali lipat menjadi 810 ribu TPS". 
 
"Tiap TPS terdiri dari 7 PPS, 2 Hansip dan 1 orang Pengawas TPS sama dengan 10 Orang tiap TPS. Total petugas KPPS 8,1 juta orang. Memang tidak mudah merekrut volunteer/sukarelawan 8,1juta untuk menjadi petugas KPPS diseluruh Indonesia. Namun minimal syarat kesehatan, ada petugas kesehatan dan gizi yang cukup," papar Mendagri Tjahjo Kumolo seperti dilansir dari laman kemendagri, Selasa (14/05/2019).
 
"Untuk diketahui bahwa KPPS adalah petugas adhock dalam tahapan pelaksanaan pemilu. Mereka KPPS bertugas tanggal 10 April 2019 sd 9 Mei 2019, petugasannya bersifat adhock. Setiap pelaksanaan pemilu memang selalu terdapat petugas KPPS yang wafat. Pemilu 2014 yang wafat 157 orang, begitupula Pemilu sebelumnya dan saat pelaksanaan Pilkada," sambung Tjahjo.
 
Oleh karena itu, Tjahjo menekankan pentingnya tes kesehatan dilakukan bagi seluruh petugas KPPS yang hendak bertugas pada Pemilu. Hal ini dilakukan untuk meminimalisasi gangguan kesehatan yang terjadi saat pelaksanaan Pemilu.“kedepan perlu  ada tes kesehatan secara detail, karena mereka mengorbankan diri untuk bekerja lebih dari 10 (sepuluh) jam sehingga fisik harus siap,” ungkap Tjahjo.
 
Meski demikian, Tjahjo tetap menekankan agar seluruh elemen untuk duduk bersama dalam melakukan evaluasi penyelenggaraan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 ini dari berbagai aspek, evaluasi  plus-minus setiap tahapan pelaksanaan pemilu, kemampuan SDM, tingkat pemahaman petugas pemilu   mengenai tugas dan aturan pemilu,  termasuk tafsiran keserentakan bahwa Pileg dan Pilpres dilaksanakan secara bersamaan pada hari yang sama yang kemudian atur dalam UU 7 tahun 2017 tentang Pemilu adalah disusun  berdasarkan putusan Mahkamah Konsitusi yang bersifat dan mengikat sesuai UUD 1945.
 
“Kita menunggu dulu hasil Pileg dan Pilpres ini selesai, bersama dengan DPR terpilih, KPU, Bawaslu, dan elemen demokrasi mari kita duduk bersama satu meja mengevaluasi SOP (Standard Operational procedure), keamanannya, keserentakannya apakah harus dalam satu hari, seluruhnya akan dievaluasi,” beber Tjahjo.
 
Data terbaru dari Kementerian Kesehatan menyebutkan, sebanyak 485 orang petugas KPPS meninggal dunia, dan yang sakit sebanyak 10.997 orang.Petugas KPPS yang meninggal kebanyakan berusia di atas 50 hingga 70 tahun. Data-data tersebut, belum terkumpul seluruhnya karena baru didasarkan pada laporan 25 provinsi.(BS09)
 
T#g:KPPSMendagriPemiluPetugas KPPS WafatPolitik
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • kemarin

    Sekjen Kemendagri Minta Inventarisir MoU Kampus IPDN, Jangan Hanya Seremonial Yang Tidak Bermanfaat

    Beritasumut.com-Sekjen Kemendagri yang juga Plt Rektor IPDN, Hadi Prabowo mendorong kemajuan Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN). Menurutnya ad

  • 2 hari lalu

    DPRD di Seluruh Indonesia Diminta Turut Sukseskan Pilkada Tahun 2020

    Beritasumut.com-DPRD Provinsi di Seluruh Indonesia, terutama daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada, diminta untuk turut menyukseskan Pilkada Ta

  • 4 hari lalu

    Mendagri Terus Ingatkan Kepala Daerah dan ASN untuk Hindari Area Rawan Korupsi

    Beritasumut.com-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo terus mengingatkan kepala daerah dan ASN dalam berbagai kesempatan untuk menghindari

  • 7 hari lalu

    Pakpak Bharat Siap Menuju Pilkada yang Sukses dan Damai

    Beritasumut.com-Geliat pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Pakpak Bharat semakin terasa. Pasca penandatanganan NPHD antara p

  • 2 minggu lalu

    Mendagri: Pemerintah Telah Siapkan Penyelenggaraan Pilkada Tahun 2020 dengan Baik dan Detail

    Beritasumut.com-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memastikan Pemerintah telah menyiapkan penyelenggaraan Pilkada Tahun 2020 dengan baik

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.