Kamis, 12 Desember 2019

Menkeu Minta Bea dan Cukai Sederhanakan Izin Impor

Selasa, 01 Agustus 2017 21:50:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memerintahkan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (DJBC Kemenkeu) Heru Pambudi untuk menyederhanakan perizinan di bidang impor komoditas dan hasil industri. Pasalnya, permasalahan perizinan tersebut terus dikeluhkan oleh para importir dari berbagai sektor
 
"DJBC sudah saya instruksikan untuk melakukan penyederhanaan ini. Ini silakan prosedurnya dibicarakan. Jangan sampai kebijakan yang dibuat justru mematikan importir," ucap Sri Mulyani usai rapat strategi Penertiban Impor Beresiko Tinggi (PIBT) di kantornya, Selasa (01/08/2017). 
 
Menurut Sri Mulyani, importir masih sering mengeluhkan masalah perizinan lantaran berbelitnya administrasi dan lamanya pemberian izin. Padahal, menurut Sri Mulyani, pihaknya telah menyederhanakan perizinan pada sejumlah pos. Sayangnya, di sisi lain, terdapat aturan tambahan dari pos lain. 
 
Untuk itu, DJBC harus melihat kembali seluruh pos, agar tidak menyulitkan importir dan menimbulkan dampak negatif pada pertumbuhan impor. Pada rapat PIBT, pemerintah juga menampung keluhan dari para importir. Salah satu importir yang melayangkan keluhan adalah PT Anugerah Sinergi Solustama, importir yang bergerak di bidang pengadaan alat-alat kedokteran dan farmasi.
 
Perusahaan tersebut mengeluhkan sulitnya mendapat Angka Pengenal Impor Umum (API-U) dan izin melakukan impor dari Kementerian Perdagangan lantaran kurangnya informasi yang diberikan dari sisi pemerintah. Selain itu, antar pos pemberi izin juga belum benar-benar bersinergi dengan sistem nasional Indonesia dalam hal penyampaian data dan informasi secara tunggal (Indonesia National Single Window/INSW). 
 
"Awalnya kami sulit dapat izin karena belum terbukanya informasi, termasuk dari front office departemen teknis. Kalau bisa, orang (petugas teknis perizinan) berkoordinasi dengan INSW agar informasi yang diberikan jelas dan tidak bertentangan," kata seorang perwakilan perusahaan itu kepada Sri Mulyani. 
 
Senada, importir lain yang merupakan pengusaha batik Pekalongan mengeluhkan urusan administrasi pemberian izin impor dan ekspor yang masih menjadi momok bagi pengusaha untuk melancarkan proses perdagangannya, khususnya bagi pengusaha Unit Kecil dan Menengah.(Rel)
T#g:Bea dan CukaiImporIzin ImporMenkeuSri Mulyani
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Jumlah Pimpinan MPR Bertambah, Pemerintah Siap Tambah Anggarannya

    Beritasumut.com-Pemerintah siap menambahkan anggaran yang dibutuhkan terkait dengan penambahan jumlah pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)

  • 3 bulan lalu

    Kemenkeu RI: Tak Semua Iuran BPJS Naik 100%, Kelas 3 Hanya Naik 65%

    Beritasumut.com-Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI menegaskan, tidak semua iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ksehatan Naik 100%. Hany

  • 4 bulan lalu

    Presiden Jokowi Minta Pemilik Mal Beri Ruang Strategis Brand Lokal

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, bahwa pasar Indonesia gede sekali, jangan sampai pasar yang ada yang besar ini dikuasai o

  • 4 bulan lalu

    Singapura Minta Pasokan Durian, Rambutan, Kopi dan Gula Merah dari Medan

    Beritasumut.com-Konjen Singapura untuk Kota Medan, Mr Richard Grosse menggelar silaturahmi dengan Wali Kota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin SMSi diwakil

  • 4 bulan lalu

    Gunakan B20, Darmin: Impor Solar Sudah Turun Rata-Rata 45 Persen Per Bulan

    Beritasumut.com-Pelaksanaan mandatory Biodiesel 20 (B20) sejak setahun terakhir telah nyata memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional. S

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.