Selasa, 25 Juni 2019

Ketua MPR: Yang Paling Penting Itu Indonesia Menang

Rabu, 22 Mei 2019 21:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Zulkifli Hasan memenuhi undangan Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/05/2019) siang.
 
Usai pertemuan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan kepada wartawan mengatakan, pertemuan itu tidak membahas sama sekali tentang Badan Pemenangan Nasional (BPN), Tim Kampanye Nasional (TKN), apalagi soal koalisi. Tadi, selaku Ketua MPR Zulkifli menyampaikan, yang paling penting Indonesia ini menang kalau kita mampu menjahit kembali merah putih.“Ini enggak main-main, harus kita bisa rajut kembali, harus kita bisa jahit, harus kita persatukan kembali, barulah itu namanya Indonesia menang,” kata Zulkifli dilansir dari laman setkab.
 
Dengan cara apa? Menurut Ketua MPR itu, dengan cara damai, dialog, dan tentu silaturahim seperti yang dilakukannya dengan Presiden Jokowi. Ia meyakini, kalau ketemu, pasti ada solusi, jalan keluar. Tapi kalau tidak, tentu akan sulit. “Jadi sekali lagi, yang menang nanti,  Indonesia menang,” ujarnya.
 
Dalam kesempatan itu Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menyampaikan ucapan duka cita atas meninggalkan beberapa korban dalam aksi unjuk rasa yang di Jakarta, Selasa (21/05/2019) malam hingga Rabu (22/05/2019) dinihari.“Innalillahi wainna ilaihi rojiun, turut berduka cita yang sedalam-dalamnya, prihatin atas apa yang terjadi dini hari, 6 orang yang meninggal, ada beberapa yang luka-luka. Kita berduka cita yang mendalam,” ucap Zulkifli Hasan dengan nada sedih.
 
Ia mengajak semua pihak agar di bulan suci Ramadhan ini, bulan yang harusnya saling menyayangi, saling mencintai, saling membantu, dan saling memberi, kita selesaikan persoalan-persoalan dengan cara yang damai, dengan dialog, menahan diri.
 
Ketua MPR RI itu menuturkan, demokrasi imemang kesabaran, bahkan ekstra kesabaran. Oleh karena itu, sekali lagi ia mengajak pemerintah untuk bisa menyelesaikan dengan damai, dan juga seluruh rakyat Indonesia juga  merespon ini dengan dialog dan silaturahim.
 
Ditegaskan Zulkifli, pemilu ini satu event yang tentu harus kita selesaikan. Indonesia akan ada sepanjang zaman, sepanjang masa. Konstitusi sudah memberi jalan. Kita boleh sepakat untuk tidak sepakat.“Demokrasi membuka ruang itu, sepakat untuk tidak sepakat. Konstitusi juga memberi ruang, ada perbedaan, ada sengketa memberi ruang. Kemana, apakah untuk DPD, untuk DPR, untuk Pilpres, Mahkamah Konstitusi (MK),” tegas Zulkifli.
 
Oleh karena itu, lanjut Zulkifli, di MK nanti masing-masing tim bisa menjelaskan segala persoalan yang dihadapi, terbuka. Bila perlu disiarkan oleh media. TKN juga bisa menyampaikan hasil-hasil mereka. KPU juga bisa memaparkan sehingga nanti bisa ditemukan fakta yang betul baru nanti hakim, yang diyakini akan profesional, untuk mengambil keputusan.“Itulah cara-cara yang dibenarkan oleh konstitusi kita,” pungkas Zulkifli Hasan. (BS09)
 
T#g:jokowiMPRPemilu
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 jam lalu

    Tinjau Ujian Seleksi Eselon II, Gubernur: Sumut Membutuhkan Orang-Orang Terpilih

    Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah meninjau pelaksanaan ujian penulisan

  • 3 hari lalu

    Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, Membangun Daerah Sambil Berdakwah

    Beritasumut.com–Kesibukan menjalankan tugas sebagai Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut), tidak menyurutkan semangat Musa Rajekshah me

  • 4 hari lalu

    Banyak yang Keberatan, Presiden Jokowi Perintahkan Mendikbud Evaluasi Kebijakan Zonasi Sekolah

    Beritasumut.com-Banyaknya respon dan reaksi masyarakat yang keberatan terhadap pelaksanaan kebijakan zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PP

  • 4 hari lalu

    Ultah ke-58, Presiden Jokowi: Saya Tak Pernah Merayakan Hari Ulang Tahun, dan Tak Perlu Ada Pesta

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ucapan terima kasih atas segala perhatian, doa, dukungan, dan amanah yang tercurah dari

  • 5 hari lalu

    Tahun 2025, Presiden Jokowi Optimis Sertifikat Tanah Seluruh Indonesia Akan Rampung

    Beritasumut.com-Setelah sempat lambat perkembangannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis pada 2025 mendatang proses sertifikasi tanah di sel

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.