Minggu, 17 Desember 2017
pilkada beritasumut.com

Junaidi Auly : RUU Kebidanan Wujudkan Pelayanan Kesehatan Aman, Bermutu, Terjangkau

Rabu, 22 November 2017 00:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Anggota Badan Legislasi DPR RI Ahmad Junaidi Auly mengemukakan bahwa Rancangan Undang-Undang tentang Kebidanan ini disusun dalam usaha untuk meningkatkan mutu pendidikan bidan, mutu pelayanan kebidanan, memberikan pelindungan dan kepastian hukum kepada bidan dan klien, serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
 
“RUU Kebidanan ini momentum untuk perbaikan terkait landasan yuridis yang ada saat ini, sebagaimana kita ketahui bersama bahwa ketentuan mengenai profesi bidan masih tersebar dalam berbagai peraturan perundang-undangan dan belum menampung kebutuhan hukum dari profesi bidan maupun masyarakat itu sendiri,” ujarnya melalui siaran persnya, Selasa (21/11/2017).
 
Anggota legislator dari Fraksi PKS ini menjelaskan bahwa RUU Kebidanan begitu urgensi, karena keberadaan bidan dapat mendukung pemenuhan pelayanan kesehatan yang merupakan hak setiap orang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan terjangkau. “Bidan sebagai pemberi pelayanan kebidanan nyatanya masih memiliki berbagai permasalahan dilapangan, misalnya masih cukup tingginya angka kematian ibu dan anak, persebaran bidan yang belum merata dan belum sepenuhnya menjangkau seluruh wilayah terpencil di Indonesia,” kata anggota Badan Legislasi dan Komisi XI DPR RI ini.
 
Berbagai permasalahan tersebut tentunya perlu ditunjang dengan perbaikan aturan-aturan yang jelas, kata Junaidi. Untuk itu RUU Kebidanan dapat menjadi solusi terkait berbagai permasalahan yang terjadi. Selanjutnya alumnus IPB ini menekankan juga pada pentingnya pengelolaan bidan khususnya pada sisi pemerataan. "Upaya pemerataan ini selain memperhatikan kebutuhan masyarakat, juga harus diperhatikan kepentingan bidan itu sendiri, jika hal tersebut tidak diperhatikan maka pemerataan tentu akan sulit terwujud.” Kata anggota Panja Baleg Kebidanan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) ini.
 
Dalam pembahasan Panitia Kerja (Panja) RUU Kebidanan ini, Junaidi berpendapat bahwa pemerintah harus memperjelas dan mempertegas dengan suatu aturan untuk kejelasan wewenang bidan sehingga tidak tumpang tindih dengan tenaga kesehatan lainnya, berharap dengan kejelasan tersebut nantinya akan memberi rasa aman bagi pasien dan juga bagi bidan itu sendiri. (Rel)
T#g:fraksi pksJunaidi AulyKebidananKesehatan 039PelayananRUU Kebidanan
ceritasumut.com
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Wabah Difteri, Kemenkes Diminta Audit Sistem Fasilitas Cold Chain Seluruh Indonesia

    Beritasumut.com–Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS Adang Sudrajat meminta Kementerian Kesehatan untuk mengaudit sistem fasilitas Cold C

  • 5 hari lalu

    Pemko Medan Dukung Program Penerapan LAPOR SP4N

    Beritasumut.com-Pemko Medan mendukung pelaksana Program “Penguatan Penerapan LAPOR Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP

  • 2 minggu lalu

    Pemkab Deli Serdang Raih Penghargaan dari Ombusdman RI

    Beritasumut.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dibawah kepemimpinan duet Bupati H Ashari Tambunan bersama Wabup H Zainuddin Mars menjel

  • 2 minggu lalu

    Bank Indonesia Perlu Kaji Ulang Biaya Transfer dan Tarik Tunai Perbankan

    Beritasumut.com-Wakil Ketua Fraksi bidang Ekonomi dan Keuangan PKS DPR RI Ecky Awal Mucharam mengapresiasi peluncuran Gerbang Pembayaran Nasional (

  • 3 minggu lalu

    Hari Pertama Suyadi Panjaitan Jadi Direktur, Pasien Keluhkan Layanan RS Pirngadi

    Beritasumut.com-Di hari pertamanya bertugas sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan, Suryadi Panjaitan melakukan sidak ke

  • http://ceritasumut.com/
    Copyright © 2010 - 2017 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.