Senin, 16 September 2019

Inilah Penjelasan Kualifikasi 6 Jabatan CPNS pada Keppres Nomor 17 Tahun 2019

Selasa, 10 September 2019 10:30:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Keputusan Presiden Nomor 17 Tahun 2019 menetapkan enam jabatan tertentu, di antaranya Dokter, Dokter Gigi, Dokter Pendidik Klinis, Dosen, Peneliti, dan Perekayasa dengan batas usia pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) paling tinggi 40 tahun.
 
Keputusan Presiden tersebut merupakan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, meningkatkan kualitas hasil penelitian, dan perekayasaan teknologi.
 
Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Mohammad Ridwan, menyampaikan bahwa kualifikasi pendidikan yang disebutkan di atas berlaku untuk pelamar berusia paling tinggi 40 tahun pada keenam jabatan tertentu tersebut.
 
Selain itu, pelamar tetap mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 mengenai batas usia paling tinggi 35 tahun, serta kualifikasi pendidikan berdasarkan peraturan yang berlaku untuk masing-masing jabatan. Hal tersebut dapat diartikan bahwa pelamar dengan kualifikasi pendidikan selain yang ditetapkan dalam Keputusan Presiden tersebut tetap dapat melamar CPNS mengacu pada peraturan yang berlaku.
 
Senada dengan hal tersebut, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) melalui Biro Hubungan Masyarakat menyampaikan melalui rilis penjelasannya, sebagai berikut:
 
1. Untuk mendaftar pada jabatan dokter, dokter gigi, dokter pendidik klinis, dosen, peneliti dan perekayasa tidak harus berpendidikan dokter/dokter spesialis atau doktor (S3), bila usia pelamar maksimal 35 tahun pada saat mendaftar. Khusus untuk dosen, sesuai UU tentang Guru dan Dosen, pendidikan minimal adalah S2 atau yang setara.
 
2. Persyaratan harus berpendidikan minimal dokter/dokter gigi spesialis atau doktor (S3) diberlakukan hanya bagi pelamar pada jabatan dokter, dokter gigi, dokter pendidik klinis, dosen, peneliti dan perekayasa yang usianya lebih dari 35 tahun dan maksimal 40 tahun saat melamar. Kebijakan ini diambil pemerintah untuk memenuhi kebutuhan tenaga pada 6 jabatan tersebut dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarat, serta meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, hasil penelitian dan perekayasaan teknologi.
 
3. Hingga saat ini Kementerian PANRB sedang melakukan finalisasi penetapan formasi untuk pengadaan CPNS 2019 pada instansi baik pusat maupun daerah. Setelah penetapan formasi, setiap instansi yang mendapatkan formasi akan mengumumkan pengadaan CPNS di instansi masing-masing, yang antara lain akan berisi: jabatan yang lowong dan akan diisi, jumlah formasi untuk setiap jabatan, persyaratan untuk setiap jabatan (termasuk syarat pendidikan minimal), serta tata cara dan waktu pendaftaran.
 
4. Pengumuman pengadaan CPNS 2019 akan diumumkan sekitar akhir September/awal Oktober 2019, melalui website Kementerian PANRB dan website instansi masing-masing.
 
5. Selain hal diatas, diingatkan kepada masyarakat agar waspada terhadap kemungkinan terjadinya penipuan yang berhubungan dengan pengadaan CPNS. Dalam sistem seleksi yang diberlakukan selama ini, tidak ada seorang pun yang dapat membantu agar seseorang dapat diterima menjadi CPNS.
 
“Meskipun telah diingatkan tentang hal ini berkali-kali, masih saja terdapat anggota masyarakat yang tertipu. Hal ini jangan sampai terjadi lagi,” ujar Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji mengakhiri penjelasannya.(rel)
T#g:CPNSKeppres 17 Tahun 2019PNS
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 6 hari lalu

    Aparatur Pemerintahan Diharapkan Pahami Permendagri No 130 Tahun 2018

    Beritasumut.com-Dalam rangka pelaksanaan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 130 Tahun 2018 tentang Kegiatan Pembangunan Sarana dan Pra

  • 2 minggu lalu

    Wali Kota Medan Minta Sekwan Ingatkan Anggota Dewan yang Baru Terpilih Patuhi Tatib DPRD

    Beritasumut.com-Di tahun ini anggota Dewan yang terpilih sebagian besar merupakan wajah-wajah baru, sehingga kebanyakan dari mereka belum mengetahu

  • 2 minggu lalu

    Kembangkan Satu Unit Kerja Satu Inovasi, Pemko Medan Minta Aparatur Pemerintahan Miliki Program Inovatif dalam Pelayanan Publik

    Beritasumut.com-Pemko Medan melalui Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Orta) Setdako Medan menggelar kegiatan Fasilitasi Inovasi Administrasi Nega

  • 3 minggu lalu

    Plt Bupati Asahan Minta CPNS Hindari Berbagai Cobaan dan Godaan Negatif

    Beritasumut.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menyerahkan petikan keputusan Bupati Asahan tentang Pengangkatan Dokter, Bidan PTT Kementerian

  • 4 minggu lalu

    Pemerintah Beri Kesempatan ASN Tingkatkan Kapasitas Lewa Program Double Degree

    Beritasumut.com-Sebagai langkah awal untuk memenuhi visi Indonesia lima tahun ke depan soal pengembangan sumber daya manusia (SDM) termasuk Aparatu

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.