Rabu, 17 Juli 2019

Indonesia Ajak Negara-Negara ASEAN Tingkatkan Ketangguhan Dalam Mengurangi Resiko Bencana

Jumat, 14 Oktober 2016 13:06:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist

Beritasumut.com-Belajar dari rentetan kejadian bencana besar yang telah memberikan dampak kerugian yang sangat besar, baik kerugian materil triliunan rupiah maupun korban meninggal, Indonesia mengajak negara-negara yang tergabung dalam Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), untuk terus meningkatkan ketangguhan bersama dalam mengurangi resiko bencana dan menghadapi bencana.

Ajakan tersebut disampaikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat mewakili Presiden Joko Widodo membuka 4th ASEAN Ministerial Meeting on Disaster Management & 5th of the Meeting of the Conference of the Parties to AADMER ASEAN Day for Disaster Management 2016 Indonesian Disaster Risk Reduction Month di Manado, Sulawesi Utara, Kamis (13/10/2016).

Presiden Joko Widodo sebelumnya pada 6 September 2016 lalu telah menandatangani Deklarasi Satu ASEAN Satu Respons (One ASEAN One Response) Penanggulangan Bencana di dalam dan di luar kawasan Asia Tenggara. Penandatanganan itu dilakukan bersama 9 pemimpin negara anggota ASEAN lainnya.

“Bencana alam dahsyat seperti tsunami di Aceh telah dijadikan wake up call bagi seluruh negara-negara di ASEAN ini,” ujar Basuki. Menurutnya, penguatan ketangguhan ASEAN menjadi kunci sukses penanganan bencana regional.

Untuk itu Menteri PUPR mendorong negara-negara ASEAN untuk membangun ketangguhan bersama menghadapi bencana.

“Dengan telah ditandatanganinya ‘One ASEAN One Response’ negara-negara di ASEAN telah menunjukkan komitmennya dalam ketangguhan bencana,” kata Basuki, seperti dilansir setkab.go.id.

Namun Menteri PUPR meminta tidak hanya beraksi pada saat respon tetapi juga beragam konteks dalam penanggulangan bencana termasuk dalam pengurangan resiko terjadinya bencana.

“Saya berharap pertemuan ke-4 ini dapat menghasilkan terobosan yang positif dan dapat menghasilkan masyarakat ASEAN yang tangguh dalam menghadapi bencana,” kata Basuki.

Usai membuka secara resmi pertemuan tersebut, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bersama sejumlah delegasi negara-negara ASEAN bersama-sama melakukan penanaman tanaman Mangrove di Pantai Bahowo.(BS01)

T#g:BasarnasBNPBTim SARbencana alamTAGANA
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 6 hari lalu

    Kapal Ikan Helong 04 Tenggelam di Perairan Bisolo, 2 Korban Dalam Pencarian Basarnas dan Bakamla

    Beritasumut.com-Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Kupang Bakamla bersama Basarnas Kupang melanjutkan operasi bersama. Operas

  • satu minggu lalu

    Sampaikan Ucapan Dukacita, Presiden Jokowi Kenang Kalimat Sutopo BNPB

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan dukacita mendalam atas berpulangnya Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyaraka

  • 2 minggu lalu

    BMKG: Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Kekeringan

    Beritasumut.com-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan, berdasarkan hasil monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) hingga tangg

  • satu bulan lalu

    Bakamla RI dan Basarnas Evakuasi ABK Kapal yang Sakit

    Beritasumut.com-Satu ABK kapal MV HL Saldanha Bay dilaporkan mengalami sakit nyeri pada dada kiri di perairan Kupang. Bakamla bersama Basarnas lang

  • 2 bulan lalu

    Gempa Bumi 4.7 SR Guncang Kepulauan Nias

    Beritasumut.com-Gempa bumi tektonik kembali mengguncang wilayah Gunung Sitoli, Nias dan juga Nias Barat, Jumat (31/05/2019) malam sekira pukul 21.0

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.