Kamis, 12 Desember 2019

Hanya Bisa Pilih 34 dari 300 Nama Calon Menteri, Presiden Jokowi Minta Maaf

Sabtu, 26 Oktober 2019 16:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, dalam seminggu ini dirinya dan Wakil Presiden sibuk membentuk kabinet, mengangkat Menteri dan Wakil Menteri. Ia menilai, ini adalah pekerjaan yang sangat berat. 
 
“Nama yang masuk lebih dari 300 orang, padahal jumlah Menteri hanya 34,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Pembukaan Musyawarah Besar X Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila, di Ballroom Laggon Garden Hotel Sultan, Jakarta, seperti dilansir dari laman setkab, Sabtu (26/10/2019). 
 
Menurut Presiden, dirinya dan Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin harus melihat urusan yang berkaitan dengan daerah, urusan yang berkaitan dengan suku, urusan yang berkaitan dengan agama. Semuanya proporsinya harus sesuai betul. Demikian juga dengan yang berkaitan dengan partai, yang berkaitan yang profesional. “Tidak mudah menyusun kabinet yang harus beragam karena memang Indonesia adalah Bhineka Tunggal Ika,” ujarnya. 
 
Oleh sebab itu, Presiden Jokowi menyadari  mungkin yang senang atau yang gembira karena terwakili di dalam kabinet itu hanya 34 orang yang dilantik. Yang kecewa berarti lebih dari 266 orang, pasti kecewa, artinya yang kecewa pasti lebih banyak dari yang senang dan mungkin juga sebagian di antaranya yang hadir juga ada yang kecewa. “Jadi saya mohon maaf tidak bisa mengakomodir semuanya karena sekali lagi ruangnya hanya 34,” ucap Presiden Jokowi. 
 
Meski demikian, Presiden mengajak Keluarga Besar Pemuda Pancasila bersyukur karena kader terbaiknya, Bambang Soesatyo sudah terpilih menjadi Ketua MPR RI, kemudian La Nyalla Mattalitti juga terpilih menjadi Ketua DPD RI. Ada juga kader Pemuda Pancasila yang terpilih menjadi Menteri, Zainudin Amali. Itulah, menurut Presiden Jokowi, demokrasi, ada yang menang dalam pemilihan, ada yang kalah dalam pemilihan. "Itulah meritokrasi, ada yang terpilih, ada yang tidak terpilih karena memang melalui sistem seleksi," jelasnya. 
 
Tampak hadir dalam acara itu antara lain Ketua Umum Pemuda Pancasila Yapto Suryosumarno, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua DPD RI La Nyala Mattaliti, Ketua Partai Nasdem Surya Paloh, dan Ketua Partai Hanura Osman Sapta Odang.(BS09)
 
T#g:jokowiPPPemuda PancasilaPresiden
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 8 jam lalu

    Daftar ke PPP, Mhd Syafii Perkenalkan Program Gebermen untuk Kota Medan

    Beritasumut.com-Mantan birokrat, Dr Drs H Mhd Syafii SH MH MSi menawarkan visi, misi, dan program yang besar untuk Kota Medan dan siap menuntaskan

  • kemarin

    Gerakan Tebar Tanam dan Pelihara TP PKK Kota Medan Sambangi Kelurahan Tangkahan

    Beritasumut.com-TP PKK Kota Medan melakukan gerakan Perempuan Tebar Tanam dan Pelihara di Kelurahan Tangkahan, Medan Labuhan tepatnya di Jalan Rawe

  • satu minggu lalu

    Presiden Jokowi Berharap Staf Khusus Beri Kontribusi Inovasi Pada Kebijakan Pemerintah

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap Staf Khusus Presiden (SKP) yang baru diangkatnya pekan lalu bisa memberikan masukan-masukan

  • 2 minggu lalu

    KPPI dan Kadin Gelar Sosialisasi Pengamanan Perdagangan

    Beritasumut.com-Komite Pengamanan Perdagangan (KPPI) Kementerian Perdagangan RI bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur (Jatim) mengge

  • 2 minggu lalu

    Jaga Kawasan Tanpa Rokok di Kota Medan, Satpol PP Razia Perokok di Zona KTR

    Beritasumut.com-Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) telah diterapkan di kota Medan. Penerapan Perda ini banyak menuai kontroversi di

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.