Kamis, 23 Januari 2020

Hanya Bisa Pilih 34 dari 300 Nama Calon Menteri, Presiden Jokowi Minta Maaf

Sabtu, 26 Oktober 2019 16:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, dalam seminggu ini dirinya dan Wakil Presiden sibuk membentuk kabinet, mengangkat Menteri dan Wakil Menteri. Ia menilai, ini adalah pekerjaan yang sangat berat. 
 
“Nama yang masuk lebih dari 300 orang, padahal jumlah Menteri hanya 34,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Pembukaan Musyawarah Besar X Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila, di Ballroom Laggon Garden Hotel Sultan, Jakarta, seperti dilansir dari laman setkab, Sabtu (26/10/2019). 
 
Menurut Presiden, dirinya dan Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin harus melihat urusan yang berkaitan dengan daerah, urusan yang berkaitan dengan suku, urusan yang berkaitan dengan agama. Semuanya proporsinya harus sesuai betul. Demikian juga dengan yang berkaitan dengan partai, yang berkaitan yang profesional. “Tidak mudah menyusun kabinet yang harus beragam karena memang Indonesia adalah Bhineka Tunggal Ika,” ujarnya. 
 
Oleh sebab itu, Presiden Jokowi menyadari  mungkin yang senang atau yang gembira karena terwakili di dalam kabinet itu hanya 34 orang yang dilantik. Yang kecewa berarti lebih dari 266 orang, pasti kecewa, artinya yang kecewa pasti lebih banyak dari yang senang dan mungkin juga sebagian di antaranya yang hadir juga ada yang kecewa. “Jadi saya mohon maaf tidak bisa mengakomodir semuanya karena sekali lagi ruangnya hanya 34,” ucap Presiden Jokowi. 
 
Meski demikian, Presiden mengajak Keluarga Besar Pemuda Pancasila bersyukur karena kader terbaiknya, Bambang Soesatyo sudah terpilih menjadi Ketua MPR RI, kemudian La Nyalla Mattalitti juga terpilih menjadi Ketua DPD RI. Ada juga kader Pemuda Pancasila yang terpilih menjadi Menteri, Zainudin Amali. Itulah, menurut Presiden Jokowi, demokrasi, ada yang menang dalam pemilihan, ada yang kalah dalam pemilihan. "Itulah meritokrasi, ada yang terpilih, ada yang tidak terpilih karena memang melalui sistem seleksi," jelasnya. 
 
Tampak hadir dalam acara itu antara lain Ketua Umum Pemuda Pancasila Yapto Suryosumarno, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua DPD RI La Nyala Mattaliti, Ketua Partai Nasdem Surya Paloh, dan Ketua Partai Hanura Osman Sapta Odang.(BS09)
 
T#g:jokowiPPPemuda PancasilaPresiden
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 23 jam lalu

    Rekrutmen Petugas Haji, Menag Pesankan yang Amanah dan Bertanggung Jawab

    Beritasumut.com-Kementerian Agama (Kemenag) RI akan merekrut Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1441H/2020M. Menag Fachrul Razi mengingatkan

  • satu minggu lalu

    Inilah Peraturan Pemerintah Nomor 88 Tahun 2019 Tentang Kesehatan Kerja

    Beritasumut.com-Dengan pertimbangan dalam rangka memberikan pelindungan bagi pekerja agar sehat, selamat, dan produktif, pemerintah memandang perlu

  • 2 minggu lalu

    Bertolak ke Natuna, Presiden Jokowi Dijadwalkan Tinjau Jajar Kapal dan Bertemu Nelayan

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertolak menuju Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, untuk melakukan kunjungan kerja, Rabu (08/

  • 2 minggu lalu

    Cegah Longsor, Presiden Jokowi Instruksikan Kepala BNPB Tanam Akar Wangi di Area-Area Gundul

    Beritasumut.com-Sudah dalam perjalanan menuju lokasi bencana tanah longsor di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar), Minggu (05/0

  • 3 minggu lalu

    Penuhi Kuota, Kemdikbud Kembali Buka Pendaftaran PPG Prajabatan Tahun 2020

    Beritasumut.com-Dalam rangka memenuhi kouta Program Pendidikan Profesi Guru Prajabatan (dengan biaya mandiri), Direktorat Pembelajaran BELMAWA Keme

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.