Kamis, 21 November 2019

Didominasi Pelanggaran Izin Perkawinan, Bapek Berhentikan 41 PNS

Rabu, 03 Juli 2019 15:00:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Sidang Badan Pertimbangan Kepegawaian (Bapek) yang dipimpin oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menjatuhkan sanksi Pemberhentian Dengan Hormat Tidak Atas Permintaan Sendiri (PDHTAPS) terhadap 41 Pegawai Negeri Sipil (PNS).
 
Selain itu, diputuskan 2 (dua) PNS mendapat sanksi penurunan pangkat selama tiga tahun, PNS mendapatkan sanksi dipindahkan dalam rangka penurunan jabatan sebanyak satu orang, dan seorang PNS dibatalkan dengan peninjauan kembali.
 
Asisten Sekretaris Bapek Andi Anto mengatakan, sidang Bapek itu memproses ada 46 kasus pelanggaran disiplin yang meliputi kasus tidak masuk kerja, penyalahgunaan narkotika, penipuan, penyalahgunaan kewenangan, perkawinan kedua tanpa izin Pejabat, hidup bersama, sampai dengan kasus PNS wanita menjadi istri kedua.
 
“Hari ini ada 46 kasus yang disidangkan. Jenis penjatuhan hukuman disiplin ke-46 kasus yang dijatuhkan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) meliputi Pemberhentian Dengan Hormat Tidak Atas Permintaan Sendiri (PDHTAPS) dan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH),” terang Andi dalam Sidang Bapek, di Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Jakarta, Selasa (03/07/2019).
 
Jenis pelanggaran disiplin dalam kasus yang dibahas pada sidang Bapek kali ini, menurut Andi, masih didominasi pelanggaran terhadap Pasal 3 angka 11 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS dan pelanggaran terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983 Jo. PP 45 Tahun 1990 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian bagi PNS.
 
Dari 46 kasus tersebut, sidang Bapek memutuskan memberhentikan 41 PNS, dengan perincian 38 PNS diperkuat keputusan PPK untuk menjatuhkan hukuman berupa PDHTAPS, 3 (tiga) PNS diperingat hukuman yang diajukan PPK dari hukuman disiplin PTDH menjadi PDHTAPS.
 
Selain itu Sidang Bapek juga memutuskan melakukan penurunan pangkat selama 3 tahun terhadap 2 (dua) PNS, dan pemindahan dalam rangka penurunan dalam jabatan terhadap 1 PNS, sementara 1 (satu) putusan PDHTAPS dibatalkan.
 
Sesuai tugasnya dalam Pasal 3 huruf b PP Nomor 24 Tahun 2011, Bapek telah memeriksa banding administratif PNS dan mengambil keputusan atas banding administratif pada sidang Bapek yang dipimpin oleh Menteri PANRB selaku Ketua Bapek dan dihadiri oleh Kepala BKN selaku Sekretaris Bapek, Kejagung, Setkab, BIN, Ditjen Per-UU Kemenkumham, dan DPN Korpri selaku anggota Bapek.
 
Sidang tersebut dihadiri oleh Sekretaris BAPEK yang juga Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana, Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji, pejabat dari Kejaksaan Agung RI, Badan Intelijen Negara (BIN), Kementerian Hukum dan HAM, pengurus Korpri, serta BKN.(rel)
T#g:ASNCPNSPNSpemecatan ASNSanksi ASNSanksi PNS
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Inilah 11 Jenis Pelanggaran dalam SKB Penanganan Radikalisme ASN

    Beritasumut.com-Sebelas Kementerian dan Lembaga Negara bersepakat menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Penanganan Radikalisme ASN dala

  • 6 hari lalu

    Pemerintah Tetapkan Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Tes CPNS

    Beritasumut.com-Kesempatan untuk mengabdi kepada negara telah dibuka Pemerintah melalui rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019. Salah sat

  • satu minggu lalu

    Inilah Kriteria Pelanggaran Yang Dapat Diadukan Melalui Portal Aduan ASN Oleh Humas

    Beritasumut.com-Kementerian PANRB) Sebanyak 11 kementerian /lembaga (K/L) telah berkomitmen menangani radikalisme ASN ditandai dengan penandatangan

  • satu minggu lalu

    Sekretariat Negara dan Sekretariat Kabinet Buka Lowongan 106 Formasi CPNS

    Beritasumut.com-Bersamaan dengan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019, dua instansi pemerintah di lingkungan Lembaga Kepresidena

  • 2 minggu lalu

    Kejaksaan Agung Buka 5.203 Lowongan CPNS, 2.000 Formasi untuk Lulusan SLTA

    Beritasumut.com-Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor : 468 Tahun 2019 tanggal 27 September 201

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.