Rabu, 19 Juni 2019

DPRD Sumut Nilai Persoalan Bidan dan Perawat Harus Masuk Ranperda Ketenagakerjaan

Senin, 04 Maret 2019 21:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-DPRD Sumut sedang membahas Rancangan Perda (Ranperda) tentang Ketenagakerjaan, Senin (4/3/2019). Salah satu yang menjadi fokus Pansus Ketenagakerjaan adalah memperjuangkan hak-hak pekerja rumahan dan masalah tenaga kerja lainnya.
 
Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Pansus dengan Tim Penyusun Naskah Akademik Ranperda tentang Ketenagaakerjaan LKBH Fakultas Hukum USU tersebut, anggota Pansus Ketenagakerjaan dr Horas Rajagukguk SpB Finacs menyarankan, bidan, perawat dan tenaga kesehatan lainnya juga dimasukkan dalam Ranperda Ketenagakerjaan.
 
"Bidan dan Perawat sering terlupakan oleh kita. Padahal mereka masih menerima gaji jauh di bawah UMK, hanya Rp800 ribu-Rp1 juta. Seandainya mau diikuti sesuai UMK, maka RS swasta kewalahan," kata dr. Horas.
 
Dia menceritakan kesulitan RS swasta jika menggaji perawat dan bidan, karena platform biaya yang diterapkan untuk pasien BPJS Kesehatan di RS swasta sama dengan RS pemerintah."Misalkan, untuk salah satu pasien biaya yang dikeluarkan oleh BPJS Kesehatan untuk penyakit ini sebesar Rp2,8 juta, kalau di RS pemerintah itu bisa penuh untuk pasien, karena gaji dokter dan perawatnya dari APBD. Kalau di RS swasta gimana? Dengan platform tersebut, dia harus memikirkan juga untuk honor dokter dan perawatnya," ungkapnya.
 
Dengan gaji perawat dan bidan di RS swasta yang di bawah UMK, maka secara otomatis kepedulian mereka berkurang, sumpah yang diucapkan juga luluh. "Belum lagi adanya sertifikasi lulus ini itu, bagaimana perawat mendapatkan sertifikasi itu kalau ikut pelatihan bayar, sementara gaji mereka kecil," imbuhnya.
 
Karenanya, dia berharap permasalahan bidan, perawat serta tenaga kesehatan lainnya masuk dalam Ranperda Ketenagakerjaan dengan dasar mereka menjalankan program pemerintah yakni melayani pasien JKN KIS."Ini harus segera kita tangani, meski latarbelakang mereka profesional dan sosial. Pemerintah harus berkontribusi karena RS swasta itu mau melaksanakan program pemerintah tersebut," tegasnya.
 
Sedangkan Anggota Komisi E DPRD Sumut Zulfikar mengatakan, substansi dari Ranperda Ketenagakerjaan yakni persoalan yang dialami tenaga kerja. Misalnya, ada hak dan kewajiban yang tidak terpenuhi, sehingga antara pekerja, pemberi kerja dan pemerintah bisa bersinergi."Walaupun dalam Ranperda Ketenagakerjaan ini awalnya kita berkeinginan memperhatikan pekerjaan rumahan.Tapi berdasarkan saran dari Kementerian Tenaga Kerja pada waktu itu supaya Ranperda itu dibesarkan lagi, artinya bukan hanya soal pekerja rumahan tapi persoalan ketenagakerjaan lainnya," tegasnya.
 
Pimpinan Rapat Drs Safaruddin menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan  kunjungan kerja ke Kementerian Ketenaga-kerjaan guna mempertajam Ranperda Ketenagakerjaan tersebut.(BS03)
T#g:BidanDPRD SumutGajiPerawatRumah Sakit
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 jam lalu

    Resmikan Program Bakti Kesehatan Bermartabat Sumut, Edy Rahmayadi Luncurkan Rumah Sakit Berjalan

    Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meresmikan Program Bakti Kesehatan Bermartabat Sumut, Rabu (19/6/2019),  di hala

  • 12 jam lalu

    Terima Laporan Kunker Anggota DPRD Sumut, Wagubsu: Akan Segera Kita Tindaklanjuti

    Beritasumut.com-Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah menerima laporan dari 12 Tim Kunjungan Kerja (Kunker) Anggota DPRD Sumut, Se

  • 19 jam lalu

    Gubsu Ajukan Pencabutan Perda Pengendalian Kelebihan Muatan Angkutan Barang

    Beritasumut.com-Untuk menghindari terjadi penyalahgunaan kewenangan dan menjamin kepastian hukum, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi men

  • 6 hari lalu

    Pasca Hari Raya Idul Fitri, Ketersediaan Kantong Darah di PMI di Medan Mulai Menipis

    Beritasumut.com-Pasca Hari Raya Idul Fitri 1440 H, ketersediaan kantong darah di Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan

  • 7 hari lalu

    Raih JCI, RSUP Haji Adam Malik Medan Sandang Predikat Layanan Berstandar Internasional

    Beritasumut.com-Usai meraih akreditasi Joint Commission International (JCI), Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan akhirnya secara re

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.