Minggu, 18 Agustus 2019
  • Home
  • Politik & Pemerintahan
  • Caleg, Saksi dan Penyelenggara Pemilu Wajib Pahami Metode Konversi Suara Menjadi Kursi Parpol Hasil Pemilu 2019

Caleg, Saksi dan Penyelenggara Pemilu Wajib Pahami Metode Konversi Suara Menjadi Kursi Parpol Hasil Pemilu 2019

Sabtu, 20 April 2019 21:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Beritasumut.com-Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri Bahtiar meminta Caleg, Saksi dan Penyelenggara Pemilu Wajib Pahami Metode Konversi Suara Menjadi Kursi Parpol Hasil Pemilu 2019. Pasalnya, metode hitung perolehan suara menjadi kursi Parpol Pemilu 2019 berbeda dengan Pemilu Sebelumnya yang menggunakan metode Konversi Sainte Laque.
 
“Semua Caleg, saksi dan penyelenggara Pemilu wajib memahami Metode Penghitungan suara Pileg 2019, karena metodenya berbeda dengan Pileg sebelumnya, tahun ini menggunakan metode Konversi Sainte Laque,” kata Bahtiar dilansir dari laman kemendagri, Sabtu (20/04/2019).
 
Sementara itu, Direktur Eksekutif Sindikasi Pemilu Dan Demokrasi (SPD) August Mellaz mengatakan, metode penghitungan menjadi salah satu perangkat teknis sistem pemilu 
 
untuk mengubah suara partai menjadi kursi yang erat kaitannya dengan besaran dapil, ambang batas perwakilan dan jumlah partai.“Efek metode hitung dalam mentransfer suara partai menjadi kursi, terkait erat dengan perangkat teknis lainnya seperti Besaran dapil (district magnitude), besaran Ambang Batas Perwakilan (PT), serta Jumlah partai dalam penghitungan suara-kursi,” kata August.
 
Berikut simulasi konversi perolehan suara ke kursi parlemen dalam suatu daerah pemilihan (dapil) jika terdapat 5 kursi.Penentuan kursi pertama, setiap partai yang sudah memenuhi ambang batas akan dibagi angka 1.
Partai A: 64.000/1 = 64.000
Partai B: 18.000/1 = 18.000
Partai C: 15.000/1 = 15.000
Partai D: 8.600/1 = 8.600
Partai E: 8.000/1 = 8.000
Partai F: 7.600/1 = 7.600
 
Berdasarkan hasil pembagian itu, Partai A akan mendapatkan kursi pertama di dapil tersebut.Penentuan kursi kedua.Partai A yang sudah mendapatkan satu kursi selanjutnya akan dibagi dengan angka 3.
Partai A: 64.000/3 = 21.333
Partai B: 18.000/1 = 18.000
Partai C: 15.000/1 = 15.000
Partai D: 8.600/1 = 8.600
Partai E: 8.000/1 = 8.000
Partai F: 7.600/1 = 7.600
 
Partai A mendapatkan kursi kedua di dapil tersebut.Penentuan kursi ketiga.Partai A yang sudah mendapatkan dua kursi selanjutnya akan dibagi dengan angka 5.
Partai A: 64.000/5 = 12.800
Partai B: 18.000/1 = 18.000
Partai C: 15.000/1 = 15.000
Partai D: 8.600/1 = 8.600
Partai E: 8.000/1 = 8.000
Partai F: 7.600/1 = 7.600
 
Partai B mendapatkan kursi ketiga di dapil tersebut.Penentuan kursi keempat.Partai A dibagi dengan angka 5 dan Partai B dibagi angka 3.
Partai A: 64.000/5 = 12.800
Partai B: 18.000/3 = 6.000
Partai C: 15.000/1 = 15.000
Partai D: 8.600/1 = 8.600
Partai E: 8.000/1 = 8.000
Partai F: 7.600/1 = 7.600
 
Partai C mendapatkan kursi keempat di dapil tersebut.Penentuan kursi kelima.Partai A dibagi dengan angka 5. Sedangkan Partai B dan Partai C dibagi angka 3.
Partai A: 64.000/5 = 12.800
Partai B: 18.000/3 = 6.000
Partai C: 15.000/3 = 5.000
Partai D: 8.600/1 = 8.600
Partai E: 8.000/1 = 8.000
Partai F: 7.600/1 = 7.600
 
Partai A mendapatkan kursi kelima.Berdasarkan perhitungan suara di atas, 5 kursi di dapil tersebut diberikan 3 kepada Partai A, 1 Partai B dan 1 Partai C.(BS09)
T#g:calegKonversi Sainte LaqueparpolPemilupilegpilpres
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Wali Kota Sibolga: LPM Harus Netral dalam Pemilihan Wali Kota Sibolga Tahun Depan

    Beritasumut.com-Wali Kota Sibolga Drs HM Syarfi Hutauruk MM melantik Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Pemberda-yaan Masyarakat (LPM) Ke

  • satu bulan lalu

    Soal Kabinet, Presiden Jokowi: Komposisi Parpol-Profesional 60:40 atau 50:50

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sudah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai Presiden RI periode 2019-2024 mengaku sudah

  • satu bulan lalu

    BKN Hitung Rekapitulasi Data Pelanggaran Netralitas ASN Saat Pemilu 2019 Lalu

    Beritasumut.com-Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mendata bahwa 99,5% pelanggar netralitas ASN berstatus pegawai instansi daerah yang meliputi P

  • satu bulan lalu

    Presiden Jokowi: Pilpres Sudah Selesai, Mari Kita Berangkulan Kembali

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, masalah Pemilihan Presiden (Pilpres) pada bulan April lalu telah selesai setelah keputusa

  • 2 bulan lalu

    Motivasi Perangkat Pemerintah di Pematangsiantar, Gubernur Isyaratkan Sudahi Kontestasi Politik

    Beritasumut.com-Menggelar Kunjungan Kerja ke daerah, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi memberikan motivasi kepada perangkat pemerintah

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.