Kamis, 20 Februari 2020

Bupati Pakpak Bharat Tandatangani MoU dengan BPJS

Minggu, 25 Desember 2016 16:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Bupati Pakpak Bharat melakukan acara penandatanganan kerjasama dengan pihak BPJS.
Beritasumut.com-Bupati Pakpak Bharat Dr Remigo Yolando Berutu MFin MBA melakukan acara penandatanganan kerjasama dengan pihak BPJS berupa PBI (Penerima Bantuan Iuran) APBD Kabupaten Pakpak Bharat tahun 2017 di Ruang Rapat Bupati, akhir pekan ini.
 
Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengeksplorasi pertanyaan dan permasalahan yang dijawab dengan lugas dan jelas oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kabanjahe Manna SSi Apt MPH AAK. “Ini semua bermuara agar saya dan masyarakat lebih memahami dan dapat mengambil manfaat penuh dari BPJS sebagai penyelenggara jaminan sosial yang resmi dari pemerintah," ujar Bupati dilansir dari laman resmi pakpakbharatkab.go.id, Minggu (25/12/2016).
 
Melihat banyaknya celah-celah yang masih membingungkan masyarakat, maka Bupati meminta agar sosialisasi tentang apa dan bagaimana BPJS serta manfaatnya lebih dikuatkan lagi antara Dinas Kesehatan bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
 
Dalam acara yang turut dihadiri oleh Ka Dinas Kesehatan dr Tomas, Direktur RSUD dr Bobby RBE Padang, Inspektur Kabupaten, Budianta Pinem SE (Ak) MSi, Ka Dinas Dukcatpil Petrus Saragih SE MM, Bupati menegaskan bahwa acuan kepesertaan BPJS Kesehatan yang dalam programnya KIS (Kartu Indonesia Sehat) agar berpatokan pada data NIK yang ada pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. “Boleh menggunakan data dari Desa, tetapi sebatas data penyangga dan pembanding saja. Data utama tetap berada di Disdukcatpil. Silakan pihak Disdukcatpil dan Dinkes berkoordinasi," terang Bupati.
 
“Dana Kapitasi BPJS yang dikucurkan pada Fasilitas Kesehatan juga agar dibuatkan aturan, sehingga tidak menimbulkan konflik antar tenaga kesehatan yang bertugas," sambungnya.
 
Satu hal yang menjadi catatan penting Bupati adalah tindakan promotif dan preventif yang terlihat belum maksimal. “Kita harus sadar bahwa mencegah lebih baik dari mengobati. Sebut saja kasus kanker serviks yang merupakan silent killer dan tidak ada gejala awal apapun pada penderitanya. Terkadang ini yang sering diabaikan. Bagaimana bisa mencapai generasi emas jika kualitas hidup dan kehidupan kita kacau balau. Saatnya berfikir dan merubah paradigma kita bahwa tindakan preventif dan promotif harus menjadi perhatian penuh, seperti Prolanis, Iva Papsmear, Deteksi Dini Kanker Serviks, Seminar Kesehatan, Pemeriksaan Gula Darah, dan sebagainya," paparnya.
 
Untuk kepesertaan dari PBI APBD sampai dengan perjanjian ini ditandatangani adalah sebanyak 17.154 peserta. Dengan ditambah peserta BPJS dari PNS/Pensiunan, Mandiri, TNI/Polri/Veteran dan PBI APBN, menurut data BPJS ada sekitar 13% penduduk Pakpak Bharat yang belum tercover. BPJS menargetkan bahwa universal coverage akan terjadi pada tahun 2019. (BS02)
 
T#g:APBDBPJSBupati Pakpak BharatPakpak Bharat
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Silaturahmi Bersama Forkopimda Pakpak Bharat, Gubernur Berpesan Tingkatkan Koordinasi dan Sinergi

    Beritasumut.com-Usai melantik Asren Nasution sebagai Penjabat Bupati Pakpak Bharat, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bersilaturahmi de

  • satu bulan lalu

    Pemkab Pakpak Bharat Luncurkan Tema Pembangunan Tahun 2020

    Beritasumut.com-Ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Pj Bupati Pakpak Bharat Dr H Asren Nasution MA didampingi Ketua DPRD Sonni P Berutu ST

  • 2 bulan lalu

    Tak Terawat, Pj Bupati Pakpak Bharat Prihatin Lihat Kondisi Kantor Camat Pagindar

    Beritasumut.com-Di awal tahun 2020 Pj Bupati Pakpak Bharat Dr H Asren Nasution MA didampingi Asisten Pemerintahan Drs H Tekki Angkat, Inspektur Kab

  • 2 bulan lalu

    RSUD Pandan, Satu-satunya RS Pemerintah Tipe C se-Sumut Peraih Bintang IV dari KARS

    Beritasumut.com-Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) menetapkan RSUD Pandan naik peringkat status Akreditasi menjadi Tingkat Utama atau rating Bint

  • 2 bulan lalu

    PP Nomor 82 Tahun 2019: Hak Menuntut Manfaat JKK Jadi 5 Tahun, Jaminan Kematian Jadi Rp 20 Juta

    Beritasumut.com-Dengan pertimbangan untuk meningkatkan pelayanan serta kesejahteraan peserta jaminan sosial ketenagakerjaan khususnya peningkatan m

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.