Politik & Pemerintahan

Agung Laksono: Kami Tidak Ingin Mengusung yang Kalah

Agung Laksono: Kami Tidak Ingin Mengusung yang Kalah
BERITASUMUT.COM/BS03
Agung Laksono saat melantik PDK Kosgoro di Hotel Madani Jalan SM Raja Medan, Kamis (23/03/2017)
Beritasumut.com-Jelang pelaksanaan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Sumut pada 2018 mendatang adrenaline partai politik mulai meningkat. Seperti juga Partai Golkar yang mulai memanaskan suhu perpolitikan Pilkada di Sumatera Utara. Meskipun belum mendeklarasikan calon Gubernur Sumut yang di usung namun Partai Golkar Sumut telah memberikan sinyal bahwa Ketua Golkar Sumut Ngogesa Sitepu masuk sebagai kandidat.
 
Hanya saja, Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif Kosgoro 1957 HR Agung Laksono secara tegas mengatakan kalau Partai Golkar tidak akan mengusung calon yang kalah. Oleh karenanya, tentu menjadi pekerjaan rumah bersama bagi partai Golkar, termasuk juga Kosgoro di Sumut untuk mengangkat elektabilitas Ngogesa Sitepu.
 
“Secara ketentuan internal Partai Golkar silahkan saja Ketua Golkar Sumut Ngogesa Sitepu. Hanya saja, dia harus memenuhi persyaratan diantaranya elektabilitasnya harus cukup baik. Kalau Ngogesa elektabilitasnya tinggi, apalagi dia Ketua Golkar. Karena kami tidak ingin mengusung yang kalah. Kami mengusung yang menang,” ujar Agung Laksono usai melantik Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Sumut Periode 2016-2021 di Hotel Madani Jalan SM Raja Medan, Kamis (23/03/2017).
 
Dikatakan Agung, di sejumlah daerah ada Ketua Golkar yang tidak diusung karena elektabilitasnya rendah. Menurut Agung Pilkada tidak hanya mengandalkan bendera partai tetapi juga figure dari calon yang diusung. “Ingat bahwa Pilkada itu individu, bukan bendera partai saja. Kalau individunya diterima masyarakat, tidak ada yang keberatan, saya kira akan baik. Tentu ini harus dilihat dari hasil survei yang kredibel. Kemungkinan dalam waktu dekat ini akan ada pembicaraan soal calon Gubsu,” terang Agung Laksono lagi.
 
Dalam kesempatan itu, Agung juga mengaku sangat sepakat dengan Ketua DPK Kosgoro Sumut Riza Fakhrun Tahir yang mengatakan bahwa saat ini yang perlu dilakukan bagaimana mengangkat elektabilitas Ketua Golkar Sumut Ngogesa Sitepu. Oleh karenanya Agung berpesan agar Kosgoro memperkokoh kekompakan persatuan dan kesatuan pasca islah. Karena persatuan dan kesatuan akan membawa kebaikan dan mendorong hal yang sama di Partai Golkar. Setelah itu tentu melakukan konsolidasi dalam membantu program Partai Golkar termasuk dalam hal mensukseskan Pilkada.
 
Dijelaskan Agung pada Tahun 2018 mendatang ada beberapa Provinsi yang cukup besar melaksanakan Pilkada diantaranya Jatim, Jabar, Bali, Sumut, Sumsel, Kaltim, dan Sulsel. Hal ini tentunya menjadi pekerjaan rumah (PR) Partai Golkar untuk mensukseskannya. Kosgoro sebagai salah satu Ormas pendukung secara tradisional berkewajiban untuk mensukseskannya termasuk di Sumut.
 
“Saya meminta supaya Kosgoro menkonsolidasikan sampai ke jajaran tingkat basis. Setelah pengurusan Kosgoro Sumut terbentuk segera pembentukan di tingkat Kabupaten Kota se sumut, Kecamatan sampai kedesa. Sehingga kita mampu memberikan kontribusi yang positif kepada Partai Golkar,” harapnya. (BS03)