Minggu, 20 Oktober 2019

Ada 30 Negara Sukses, Pemindahan Ibukota Bisa Perbarui Kebanggaan Nasional

Rabu, 10 Juli 2019 21:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro menganggap biasa pemindahan ibukota negara. Ia menunjuk contoh, dalam 100 tahun ini sudah ada 30 negara yang sukses memindahkan ibukotanya.
 
“Di antara 30 negara yang sukses memindahkan ibu kotanya adalah Brasil (Brasilia), Malaysia (Putrajaya), Korea Selatan (Sejong), Kazakhstan (Astana), dan Australia (Canberra). Sedangkan negara besar lainnya seperti Mesir, Iran dan Liberia sedang dalam tahapan membangun ibu kota barunya,” kata Bambang dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 bertajuk “Pindah Ibu Kota Negara: Belajar dari Pengalaman Negara Sahabat” dilansir dari laman setkab, Rabu (10/07/2019).
 
Bahkan, lanjut Bambang, sejarah mencatat setiap 3-4 tahun sekali terjadi pemindahan ibu kota negara. Dan kini, dalam 2 tahun sekali terjadi perpindahan ibu kota negara.Karena itu, menurut Menteri PPN/Kepala Bappenas itu, Indonesia bisa belajar dari negara yang memiliki kesamaan padahal tempatnya jauh seperti Brasil, yng sama-sama negara anggota G-20.
 
Brasil dan Indonesia, jelas Bambang, dikenal sebagai memiliki PDB terbesar. Wilayah Indonesia dan Brazil juga masuk terbesar di dunia. Indonesia adalah negara kepulauan. Brasil adalah negara kontingen.“Pemindahan ibu kota bukan hal baru, sering dilakukan juga oleh berbagai negara. Salah satunya adalah Brasil dari Rio de Janeiro ke Brasilia,” ungkap Bambang.
 
Mengenai pembelajaran positif dari pemindahan ibu kota di negara-negara tersebut, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menguraikan,  pertama, pembelajaran dari Brasil yaitu dengan motivasinya untuk memperbarui kebanggaan nasional dengan membangun ibu kota yang modern di abad 21. Selanjutnya meningkatkan kesatuan nasional dengan membuka lahan kosong di tengah-tengah Brasil.
 
Pemindahan ibu kota Brasil ini, lanjut Bambang, juga tidak meremehkan resiko politik kebutuhan untuk mempercepat penyelesaian pembangunan dalam 5 (lima) tahun mengakibatkan kompromi yang serius dari rencana awal.
 
Perhitungan yang realistis terhadap biaya, jelas Bambang, menjadi kunci utama dimana land value di Brasilia naik lebih lambat dari yang diperkirakan, mengakibatkan pengeluaran pemerintah yang sangat besar untuk membangun kota baru.
 
Selanjutnya merencanakan untuk peduduk dari semua lapisan masyarakat.”Perencanaan telah disusun dengan baik, namun pelaksanaan yang tergesa-gesa mengakibatkan penjualan superblok tidak teratur dan berpihak kepada penawar tertinggi,” tambahnya.
 
Lalu menanamkan modal investasi pada infrastruktur nasional.”Infrastruktur dapat memberikan dampak positif terhadap pemerataan pembangunan,” pungkas Bambang Brodjonegoro.(BS09)
T#g:IbukotaIbukota NegaraJakartaKalimantan
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Dankodiklatad Tinjau Latihan Staf Gema Bhakti 2019 di Jakarta

    Beritasumut.com-Komandan Komando Doktrin Pendidikan Latihan TNI Angkatan Darat (Dankodiklatad) Letjen TNI AM Putranto SIP, meninjau Latihàn

  • satu bulan lalu

    Jalan Tol Pertama di Ibu Kota Negara Baru Ditargetkan Beroperasi Akhir Oktober

    Beritasumut.com-PT Jasa Marga (Persero) Tbk mendukung penuh  rencana pemindahan Ibu Kota Negara dari DKI Jakarta ke wilayah dua Kabupaten di P

  • 2 bulan lalu

    Kepala Bakamla RI Courtessy Call ke Kemenlu RI

    Beritasumut.com-Kepala Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) Laksdya Bakamla A Taufiq R, melakukan Courtessy Call ke Kementerian Luar Negeri Re

  • 2 bulan lalu

    Warga Kaltim Siap, Pemerintah Jamin Pemindahan Ibu Kota Tidak Mengganggu Hutan Konservasi

    Beritasumut.com-Pemerintah memastikan bahwa pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke sebagian Kebupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupata

  • 2 bulan lalu

    Ibu Kota Negara Pindah ke Kalimantan, Pemerintah Berharap Paling Lambat 2024 Pemindahan Sudah Dilakukan

    Beritasumut.com-Pemerintah berharap pada akhir tahun 2020, ibu kota baru sudah mulai dilakukan konstruksi. Sehingga paling lambat pada 2024 proses

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.