Kamis, 23 Januari 2020

Ada 30 Negara Sukses, Pemindahan Ibukota Bisa Perbarui Kebanggaan Nasional

Rabu, 10 Juli 2019 21:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro menganggap biasa pemindahan ibukota negara. Ia menunjuk contoh, dalam 100 tahun ini sudah ada 30 negara yang sukses memindahkan ibukotanya.
 
“Di antara 30 negara yang sukses memindahkan ibu kotanya adalah Brasil (Brasilia), Malaysia (Putrajaya), Korea Selatan (Sejong), Kazakhstan (Astana), dan Australia (Canberra). Sedangkan negara besar lainnya seperti Mesir, Iran dan Liberia sedang dalam tahapan membangun ibu kota barunya,” kata Bambang dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 bertajuk “Pindah Ibu Kota Negara: Belajar dari Pengalaman Negara Sahabat” dilansir dari laman setkab, Rabu (10/07/2019).
 
Bahkan, lanjut Bambang, sejarah mencatat setiap 3-4 tahun sekali terjadi pemindahan ibu kota negara. Dan kini, dalam 2 tahun sekali terjadi perpindahan ibu kota negara.Karena itu, menurut Menteri PPN/Kepala Bappenas itu, Indonesia bisa belajar dari negara yang memiliki kesamaan padahal tempatnya jauh seperti Brasil, yng sama-sama negara anggota G-20.
 
Brasil dan Indonesia, jelas Bambang, dikenal sebagai memiliki PDB terbesar. Wilayah Indonesia dan Brazil juga masuk terbesar di dunia. Indonesia adalah negara kepulauan. Brasil adalah negara kontingen.“Pemindahan ibu kota bukan hal baru, sering dilakukan juga oleh berbagai negara. Salah satunya adalah Brasil dari Rio de Janeiro ke Brasilia,” ungkap Bambang.
 
Mengenai pembelajaran positif dari pemindahan ibu kota di negara-negara tersebut, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menguraikan,  pertama, pembelajaran dari Brasil yaitu dengan motivasinya untuk memperbarui kebanggaan nasional dengan membangun ibu kota yang modern di abad 21. Selanjutnya meningkatkan kesatuan nasional dengan membuka lahan kosong di tengah-tengah Brasil.
 
Pemindahan ibu kota Brasil ini, lanjut Bambang, juga tidak meremehkan resiko politik kebutuhan untuk mempercepat penyelesaian pembangunan dalam 5 (lima) tahun mengakibatkan kompromi yang serius dari rencana awal.
 
Perhitungan yang realistis terhadap biaya, jelas Bambang, menjadi kunci utama dimana land value di Brasilia naik lebih lambat dari yang diperkirakan, mengakibatkan pengeluaran pemerintah yang sangat besar untuk membangun kota baru.
 
Selanjutnya merencanakan untuk peduduk dari semua lapisan masyarakat.”Perencanaan telah disusun dengan baik, namun pelaksanaan yang tergesa-gesa mengakibatkan penjualan superblok tidak teratur dan berpihak kepada penawar tertinggi,” tambahnya.
 
Lalu menanamkan modal investasi pada infrastruktur nasional.”Infrastruktur dapat memberikan dampak positif terhadap pemerataan pembangunan,” pungkas Bambang Brodjonegoro.(BS09)
T#g:IbukotaIbukota NegaraJakartaKalimantan
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Presiden Jokowi: Ibu Kota Baru Akan Jadi Pameran Teknologi dan Cara Hidup Paling Maju

    Beritasumut.com-Dalam pidatonya pada forum Abu Dhabi Suistainabilitu Week (ADSW) 2020, di Abu Dhabi National Exhibition Centre (ADNEC), Abu Dhabi,

  • 2 minggu lalu

    Banjir Jakarta, Tujuh Wilayah Sudah Tidak Ada Pengungsi

    Beritasumut.com-Berdasarkan rekapitulasi data dampak banjir dan longsor Jabodetabek dan Lebak yang dihimpun oleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdal

  • 3 minggu lalu

    Perempuan Tani HKTI DKI Jakarta Berikan Bantuan untuk Korban Banjir

    Beritasumut.com-Perempuan Tani HKTI DKI Jakarta memberikan bantuan makanan, minuman dan pakaian di beberapa titik pengungsian para korban banjir Ja

  • 3 minggu lalu

    Yonif 133 Yudha Sakti, Satgas Pamtas RI Malaysia Ajak Anak Kampung Badau Gemar Membaca

    Beritasumut.com-personil Satgas Pamtas RI Malaysia, Yonif 133 YS kembali menggelar giat edukasi khususnya bagi anak-anak yang tinggal di Kampung Ba

  • 3 minggu lalu

    SRT Bakamla RI Gerak Cepat Evakuasi Korban Banjir di Jakarta

    Beritasumut.com-Banjir masih menggenangi beberapa kawasan Jakarta, hingga membuat tim Special Response Team (SRT) Bakamla RI bergerak cepat evakuas

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.