Senin, 14 Oktober 2019

736 ribu Guru Honorer Tak Dapat THR, Pemerintah Diminta Carikan Solusi

Jumat, 25 Mei 2018 16:00:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih meminta pemerintah memperhatikan nasib 736 ribu guru honorer di seluruh Indonesia, terlebih tak ada alokasi THR bagi mereka pada lebaran tahun ini.  
 
"Di saat peraturan Pemerintah tentang THR keluar, ingatlah tidak ada THR bagi ratusan ribu guru honorer di luar sana," ujarnya disela kunjungan kerja individu Anggota DPR RI di Tegal, Jawa Tengah, Jumat (25/05/2018).
 
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2018 tentang Pemberian THR Tahun 2018 kepada PNS, TNI/polri, pensiunan, dan penerima tunjangan telah ditandatangani Presiden. Namun, 736 ribu tenaga guru honorer (menurut data Kemendikbud)  bukanlah yang termasuk skema penerima tersebut. 
 
"Selayaknya sudah menjadi perhatian pemerintah RI mengenai nasib guru honorer, ada yang sudah mengabdi puluhan tahun membantu program pencerdasan bangsa, tapi THR pun ga ada," ujar Politisi PKS dari Dapil Jawa Tengah 9 ini (Tegal-Brebes).
 
Ia melanjutkan, masih banyak honorer guru yang masih digaji hanya 200-300 ribu saja.  Meski sebagian lainnya yang sudah sertifikasi, mendapat upah lebih baik, sebesar Rp. 1,5 juta.  "Namun semuanya bernasib sama, tidak ada THR," tuturnya.
 
Padahal, guru honorer, terutama di daerah-daerah, merupakan ujung tombak pendidikan kita.  Bagaimana tidak, di satu sisi sekolah-sekolah kekurangan guru PNS.  Wapres Jusuf Kalla pernah menyebut, tiap tahunnya, lima ribu guru PNS pensiun. Sementara di sisi lain, pemerintah malah moratorium pengangkatan PNS baru.
 
Fikri menyontohkan, di daerah Pemilihannya, Kabupaten Brebes Jawa Tengah, banyak didapati Sekolah Dasar Negeri yang guru PNS nya hanya satu. Sedangkan jatah pengangkatan Kab Brebes kurang dari 300 orang.  "Bahkan ada yang semua gurunya honorer, yang PNS hanya kepala sekolahnya," imbuh dia.
 
Beberapa konstituen melaporkan, Guru di Kabupaten Brebes mendapat honor dari Pemerintah Daerah hanya Rp. 350 ribu per bulan. "itupun tersendat sendat tidak rutin," ujarnya menirukan keluhan para guru di Brebes.
 
Fikri menyayangkan kondisi tersebut diduga terjadi merata di Indonesia.  "Karena ini baru  satu contoh Kabupaten, bagaimana dengan wilayah lainnya," sebutnya.
 
Karenanya, Ia mendesak pemerintah untuk mencarikan solusi bagi kesejahteraan guru yang sebagian besarnya justru bukan ASN, disamping mengangkat para guru honorer untuk mengisi kekosongan posisi PNS di sekolah-sekolah.(rel) 
T#g:THRTHR HonorerTHR PNS
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Soal Isu Megathurst, Presiden Jokowi Minta BNPB Persiapkan Masyarakat Hadapi Evakuasi

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui adanya potensi terjadinya gempa besar berkekuatan 9,0 Skala Richter (SR) atau yang sering di

  • 3 bulan lalu

    Ada Potensi Bukan Prediksi, Kepala BMKG Ajak Masyarakat Tidak Cemaskan Megathrust

    Beritasumut.com-Sebagai negeri cincin api dan sabuk gunung api yang berada di atas lempeng-lempeng tektonik yang aktif, Kepala Badan Metereologi, K

  • 5 bulan lalu

    Selain di Pusat, Posko Pengaduan THR 2019 Juga Dibentuk di Dinas Tenaga Kerja Provinsi

    Beritasumut.com-Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meresmikan Pos Komando (Posko) Pelayanan Konsultasi dan Penegakan Hukum Pembayaran THR Tahun

  • 5 bulan lalu

    Jumat Hari Ini, THR untuk PNS, Prajurit TNI, Anggota Polri dan Pensiunan Sudah Bisa Dicairkan

    Beritasumut.com-Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, bahwa seluruh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) sudah mulai

  • 5 bulan lalu

    Menaker Minta Gubernur Awasi Aturan Perhitungan THR Pekerja Perusahaan Swasta

    Beritasumut.com-Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Tunjangan Ha

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.