Minggu, 18 Agustus 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Warga Keluhkan Proyek Penimbunan Tanah di Namu Gajah Medan Tuntungan

Warga Keluhkan Proyek Penimbunan Tanah di Namu Gajah Medan Tuntungan

Selasa, 03 Juli 2018 21:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Beritasumut.com-Masyarakat kawasan komplek Medan Permai Jalan Serimpi I Lingkungan I, Kelurahan Namo Gajah, Kecamatan Medan Tuntungan risau melihat proyek penimbunanan tanah yang telah dikerjakan akan menenggelamkan rumah penduduk.  
 
Sehubungan dengan itu, masyarakat mendesak pengembang proyek bernama Robet Marbun menepati janjinya untuk memperbaiki jalan yang rusak. "Akibat terjadinya penimbunan tanah itu, rumah penduduk yang ada di Jalan Serimpi I rawan banjir dan mudah tenggelam," ucap Rosanna Nurdianty SH kepada wartawan di lokasi Jalan Serimpi I, Selasa (03/07/2018). 
 
Dia menilai, pengembang yang juga warga Namu Gajah tidak koperatif dan bersikap arogan kepada masyarakat Jalan Serimpi I. Pasalnya, proyek penimbunan tanah yang telah dikerjakan itu tidak pernah melakukan kordinasi kepada masyarakat. "Padahal masyarakat Jalan Serimpi I selalu mendukung kawasan sekitar Namu Gajah semakin berkembang dan maju. Saya yang sudah 12 tahun tinggal di Jalan Serimpi pernah dimaki-maki oleh anggota pengembang proyek penimbunan tanah di Jalan Serimpi I," tambahnya.
 
Karena itu, pihak Kecamatan Medan Tuntungan yang telah mendengar keluhan masyarakat untuk memangil pengembang untuk segera memperbaiki jalan yang sudah hancur. Di lokasi penimbunanan tanah sudah mencapai 250 truk dari 2.500 truk "Pengembang proyek yang seharusnya bertanggung jawab atas kerusakan jalan yang mirip kubangan kerbau. Untuk itu saya dan warga lainnya yang ada di Jalan Serimpi I makan abu dan menderita," jelasnya.
 
Sementara itu, Kasi Trantib Kecamatan Medan Tuntungan Hendra yang dikonfirmasi mengaku sudah turun ke lokasi penimbunan tanah dilakukan pengembang baru-baru ini. Namun sayangnya saat di lokasi proyek sudah selesai sehingga tidak dapat melakukan mediasi kepada pengembang dengan masyarakat sekitar. 
 
Untuk itu, pihak Kecamatan Tuntungan akan memangil kembali untuk menuntaskan masalah yang ada. "Secepatnya melakukan mediasi kembali untuk memerintahkan pengembang memperbaiki jalan yang rusak dan hancur da kayak kubangan kerbau tuturnya. Hendara menilai, dalam hal ini, pengembang proyek jangan lari dari tanggung jawabnya yang mengakibatkan melumpuhkan aktivitas masyarakat. (BS04)
T#g:Jalan SerimpiMedan TuntunganNamu GajahPenimbunan TanahProyek Bermasalah
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 bulan lalu

    Warga Jalan Turi Medan Tuntungan Diamankan Polda Sumut Karena Sodomi Belasan Siswa SD

    Beritasumut.com-JM (33) warga Jalan Bunga Turi II, Lingkungan IV, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Medan Tuntungan diamankan Direktorat Reserse Krimi

  • 5 bulan lalu

    Perawat RS Adam Malik Tewas Ditabrak Kijang Innova di Jalan Jamin Ginting

    Beritasumut.com-Perawat Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Rostina Sihombing (50) tewas ditabrak mobil Kijang Innova BK 1336 QL di Jalan

  • 6 bulan lalu

    Bacok Sinulingga di Acara Pesta Tahunan, Dua Pelaku Diringkus Tim Pegasus Polsek Delitua

    Beritasumut.com-Dua dari beberapa pelaku penganiayaan terhadap Marhen Sinulingga (46) warga Jalan Besar Delitua dan Karim Ginting (53) warga Jalan

  • 2 tahun lalu

    Tercengang dan Berang, Kapoldasu Perintahkan Penyidik Kompol Winter Simanjuntak Dicopot

    Beritasumut.com-Kapolda Sumut (Kapoldasu) Irjen Pol Paulus Waterpauw tercengang dan berang terhadap personil Subdit II/Harda-Bangtah Ditreskrimum P

  • 2 tahun lalu

    Hobi Mabuk, Wulan Ditemukan Tak Bernyawa di Hotel Bougenville Medan Tuntungan

    Beritasumut.com-WuLan (32) warga Jalan Gelas, No.34, Kelurahan Sei Putih Tengah, Kecamatan Petisah ditemukan tak bernyawa di Kamar No 24 B, Hotel B

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.