Peristiwa

Warga Keluhkan Proyek Penimbunan Tanah di Namu Gajah Medan Tuntungan


Warga Keluhkan Proyek Penimbunan Tanah di Namu Gajah Medan Tuntungan
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Beritasumut.com-Masyarakat kawasan komplek Medan Permai Jalan Serimpi I Lingkungan I, Kelurahan Namo Gajah, Kecamatan Medan Tuntungan risau melihat proyek penimbunanan tanah yang telah dikerjakan akan menenggelamkan rumah penduduk.  
 
Sehubungan dengan itu, masyarakat mendesak pengembang proyek bernama Robet Marbun menepati janjinya untuk memperbaiki jalan yang rusak. "Akibat terjadinya penimbunan tanah itu, rumah penduduk yang ada di Jalan Serimpi I rawan banjir dan mudah tenggelam," ucap Rosanna Nurdianty SH kepada wartawan di lokasi Jalan Serimpi I, Selasa (03/07/2018). 
 
Dia menilai, pengembang yang juga warga Namu Gajah tidak koperatif dan bersikap arogan kepada masyarakat Jalan Serimpi I. Pasalnya, proyek penimbunan tanah yang telah dikerjakan itu tidak pernah melakukan kordinasi kepada masyarakat. "Padahal masyarakat Jalan Serimpi I selalu mendukung kawasan sekitar Namu Gajah semakin berkembang dan maju. Saya yang sudah 12 tahun tinggal di Jalan Serimpi pernah dimaki-maki oleh anggota pengembang proyek penimbunan tanah di Jalan Serimpi I," tambahnya.
 
Karena itu, pihak Kecamatan Medan Tuntungan yang telah mendengar keluhan masyarakat untuk memangil pengembang untuk segera memperbaiki jalan yang sudah hancur. Di lokasi penimbunanan tanah sudah mencapai 250 truk dari 2.500 truk "Pengembang proyek yang seharusnya bertanggung jawab atas kerusakan jalan yang mirip kubangan kerbau. Untuk itu saya dan warga lainnya yang ada di Jalan Serimpi I makan abu dan menderita," jelasnya.
 
Sementara itu, Kasi Trantib Kecamatan Medan Tuntungan Hendra yang dikonfirmasi mengaku sudah turun ke lokasi penimbunan tanah dilakukan pengembang baru-baru ini. Namun sayangnya saat di lokasi proyek sudah selesai sehingga tidak dapat melakukan mediasi kepada pengembang dengan masyarakat sekitar. 
 
Untuk itu, pihak Kecamatan Tuntungan akan memangil kembali untuk menuntaskan masalah yang ada. "Secepatnya melakukan mediasi kembali untuk memerintahkan pengembang memperbaiki jalan yang rusak dan hancur da kayak kubangan kerbau tuturnya. Hendara menilai, dalam hal ini, pengembang proyek jangan lari dari tanggung jawabnya yang mengakibatkan melumpuhkan aktivitas masyarakat. (BS04)

Tag:Jalan SerimpiMedan TuntunganNamu GajahPenimbunan TanahProyek Bermasalah