Peristiwa

Walikota Medan Jenguk Siswa PrimeOne School Korban Bus Sekolah Terbalik

admin admin
Walikota Medan Jenguk Siswa PrimeOne School Korban Bus Sekolah Terbalik
Walikota Medan Dzulmi Eldin menjenguk siswa PrimeOne School korban bus sekolah terbalik. (Ist)
Beritasumut.com Walikota Medan Dzulmi Eldin menjenguk sejumlah pelajar SD PrimeOne School yang dirawat di Rumah Sakit Murni Teguh akibat bus sekolah yang ditumpangi terbalik, di jalur Tol Belmera, Medan, Kamis (12/3/2015) pagi. 

Selain melihat kondisi para pelajar, juga ingin memberikan motivasi dan semangat sehingga mereka tidak trauma atas insiden kecelakaan tersebut.

Kecelakaan ini menyebabkan sejumlah pelajar mengalami luka-luka dan sempat shock serta trauma. Namun setelah dilakukan pemeriksaan dan pengobatan yang dilakukan pihak rumah sakit, mereka hanya mengalami luka-luka memar di bagian tangan akibat mengalami benturan. 

Karena itulah pihak rumah sakit tidak perlu melakukan rawat inap dan menginzinkan para orang tua untuk membawa anaknya pulang ke rumah masing-masing.

Meski demikian sejumlah orang tua siswa yang anaknya menjadi korban dalam insiden terbaliknya bus sekolah ini, berencana akan membawa anaknya ke psikolog untuk menghilangkan rasa shock maupun trauma. 

"Saya anak membawa anak saya ini ke psikolog, guna menghilangkan rasa shock maupun trauma yang dialami akibat kejadian itu. Apalagi dia masih di bawah umur," kata Erlia, salah seorang ibu korban.

Selanjutnya Erlia mewakili orang tua korban lainnya, minta kepada pihak sekolah agar mengizinkan siswa yang menjadi korban dalam kecelakaan itu libur sekolah satu hari untuk beristirahat guna menghilangkan rasa takut dan trauma. Dengan begitu para siswa yang menjadi korban dapat mengikuti proses belajar mengajar kembali.

Sementara itu usai menjenguk para siswa, Walikota mengatakan kondisi kesehatan anak-anak yang menjadi korban bus sekolah terbalik dalam kondisi baik dan tidak satu pun mengalami luka serius. Untuk itulah mantan Sekda kota Medan ini memberikan motivasi bagi para siswa agar semangat dan tidak trauma atas insiden tersebut.

Kemudian Walikota mengingatkan kepada pihak sekolah, guna menghindari kasus kecelakaan seperti ini tidak terulang kembali, seluruh bus sekolah yang digunakan untuk antar jemput anak sekolah hendaknya dilakukan pemeriksaan secara rutin agar bus yang dioperasikan benar-benar layak jalan.

"Selain itu supir yang dipercaya untuk membawa anak sekolah harus benar-benar yang mahir, tidak ceroboh dan patuh atas peraturan lalu lintas. Untuk itulah  harus dilakukan seleksi yang ketat, sebab sedikit saja lalai di jalan raya dapat berakibat fatal," pesannya.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, kecelakaan ini terjadi pada saat bus melaju di Tol Belmera. Tiba-tiba salah satu ban pecah sehingga supir kehilangan kendali menyebabkan bus sekolah yang dikemudikannya terbalik. Untung saja saat kejadian, bus sekolah melaju pelan sehingga para pelajar yang berada di dalamnya hanya mengalami luka memar di bagian tangan. (BS-001)