Peristiwa

Walikota Medan: Jadikan Peringatan Isra Miraj Sarana Introspeksi Diri

Walikota Medan: Jadikan Peringatan Isra Miraj Sarana Introspeksi Diri
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Ribuan umat Islam memadati Lapangan Merdeka Medan untuk mengikuti peringatan Isra Miraj, Rabu (03/05/2017). Peristiwa penting bagi umat Islam ini, diharapkan dapat menjadi sarana untuk melakukan instropeski diri terhadap kualitas pelaksanaan kewajiban shalat 5 waktu yang dilaksanakan sepanjang hayat.
 
Melalui momentum peristiwa Nabi  Muhammad SAW mendapatkan perintah untuk menunaikan shalat lima waktu sehari semalam dari Allah SWT ini,  Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi yang hadir bersama Ketua TP PKK Kota Medan, Hj Rita Maharani Dzulmi Eldin mengajak seluruh umat Muslim di Kota Medan agar menguatkan tekad untuk mengubah paradigma berfikir tentang ibadah shalat.
 
Jika selama ini shalat hanya dianggap sebagai suatu kewajiban, maka mulai saat ini Walikota berharap harus diubah. Artinya, shalat tidak hanya sebagai kewajiban tetapi juga harus menjadi suatu kebutuhan. Dengan demikian apabila umat Islam belum melaksanakan shalat, terasa ada kebutuhan yang belum terpenuhi dalam dirinya.
 
Dengan merasakan shalat sebagai suatu kebutuhan, jelas Eldin, berarti umat Islam bisa berkomunikasi dengan Allah SWT minimal sebanyak 5 waktu dalam sehari. “Jika kita mampu menjaga komunikasi dengan Allah SWT, insya Allah kita akan terhindar dari rasa depresi karena kita yakin Allah selalu mendengar segala doa dan permohonan yang kita panjatkan dalam setiap shalat,” kata Walikota.
 
Oleh karenanya dalam peringatan Isra Miraj yang dihadiri Wakil Walikota, Ir Akhyar Nasution, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Medan, Wakil Ketua I TP PKK, Ny. Nurul Khairani Lubis, Ketua MUI Kota Medan, Prof Dr M Hatta, Ketua FKUB Kota Medan, Falid Muda Harahap, tokoh agama, tokoh masyarakat dan ibu-ibu pengajian, Walikota berharap agar semua mulai saat ini mampu menjaga kualitas shalat. “Jadi mulai sekarang ini, kita semua harus mampu menjaga kualitas shalat yang kita lakukan sehari-hari, sebab shalat merupakan amalan pertama manusia yang akan dihisab di hari akhir kelak nanti,”  ungkapnya mengingatkan.
 
Selanjutnya mantan Wakil Walikota dan Sekda Kota Medan itu berharap, peringatan Isra Miraj ini dapat menghasilkan sesuatu yang bermakna bagi kegiatan syiar Islam, termasuk dalam upaya menjadikan Medan sebagai kota masa depan yang multikultural, berdaya saing, humanis, sejahtera dan religius.
 
Sebelum mengakhiri arahannya, Walikota mengajak seluruh umat Islam di Kota Medan untuk menggemakan lagi syiar Islam di ibukota provinsi Sumatera Utara ini karena bulan suci Ramadhan akan datang beberapa pekan lagi. “Mari kita berdoa agar terus diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk berjumpa kembali dengan bulan yang mulia tersebut,” pesannya.
 
Peringatan Isra Miraj ini diawali dengan pembacaan surat suci Al Quran. Setelah itu dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Al Ustadz Kol L (Purn) Drs KH S Kirman Wibowo. Selain mengupas peristiwa Isra Miraj, Kirman mengajak seluruh jemaah yang hadir meningkatkan keimanan dan ketaqwaan dalam upaya menjadikan diri lebih dekat dengan Allah SWT.
 
Dikatakannya, meningkatkan keimanan dan ketaqwaan dapat dilakukan dalam kehidupan kita sehari-hari. Yang pertama dilakukan, jangan sekalipun merasa tinggi dirinya. Artinya, jika saat ini kemampuan jangan sampai berbangga diri sehingga melupakan kemampuan yang dimiliki itu merupakan anugerah dari Allah SWT. “Dengan demikian keimanan kita tentunya akan terjaga dengan baik,” jelas Kirman.(rel)