Kamis, 20 Februari 2020
  • Home
  • Peristiwa
  • Wali Kota Gunungsitoli Surati Menteri ESDM Minta Penarikan Mitan Bersubsidi Ditunda

Wali Kota Gunungsitoli Surati Menteri ESDM Minta Penarikan Mitan Bersubsidi Ditunda

Minggu, 24 Februari 2019 09:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasmut.com-Sejak tahun 2018, Pertamina kembali mendapatkan instruksi dari Kementerian ESDM untuk meneruskan program konversi Minyak Tanah (Mitan) ke Liquid Petroleum Gas (LPG) kepada masyarakat yang tersebar di kabupaten/kota Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Bangka Belitung, Kepulauan Riau, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
 
Jumlah penyediaan dan pendistribusian paket LPG 3 Kg sebanyak 531.131 paket yang akan dilaksanakan dalam dua tahap pembagian. Tahap pertama akan dibagikan paket perdana kepada 9 kabupaten/kota terpilih dan tahap kedua akan dibagikan paket perdana ke lima kabupaten/kota di Pulau Nias, Sumut.
 
Berdasarkan surat dari Pertamina yang ditandatangani oleh Direktorat Pemasaran Ritel GM Marketing Operation Region I Pertamina, Agustinus Santanu Basuki kepada Wali Kota Gunungsitoli, disampaikan bahwa jumlah paket perdana LPG 3 Kg  yang didistribusikan di wilayah Kota Gunungsitoli adalah sebanyak 27.340 paket untuk setiap Kepala Keluarga (KK) dan progres pendistribusiannya sudah mencapai 86,08%.
 
Dilansir dari laman gunungsitolikota.go.id, Minggu (24/02/2019), terkait dengan progres konversi tersebut direncanakan bahwa hingga bulan Februari Tahun 2019 pada minggu ke-4, penarikan Mitan dari wilayah Kota Gunungsitoli telah dapat selesai dilaksanakan, hal ini untuk menghindari terjadinya rangkap subsidi Bahan Bakar Rumah Tangga dan Usaha Mikro.
 
Pelaksanaan penyediaan dan pendistribusian LPG 3 Kg disambut dengan sangat antusias oleh sebagian besar masyarakat Kota Gunungsitoli. Namun demikian terkendala dengan beberapa hal terkait teknis dan non teknis yang memang tidak bisa dihindari di lapangan. Salah satunya adalah adanya kerusakan pada beberapa paket LPG 3Kg yang dibagikan, seperti pada regulator, selang gas maupun kelengkapan lainnya. Hal ini dapat saja terjadi selama dalam proses pengiriman dan pendistribusian yang memakan waktu dan jarak yang cukup jauh.
 
Selain itu, masyarakat masih awam dan canggung dalam pemakaian Paket LPG 3Kg untuk kebutuhan rumah tangga karena telah terbiasa menggunakan kompor minyak tanah maupun kayu bakar. Beberapa kendala yang terjadi tersebut mengakibatkan terhambatnya proses konversi di masyarakat dan pemakaian LPG 3Kg menjadi tidak dapat optimal karena beberapa warga untuk sementara kembali menggunakan minyak tanah.
 
Wali Kota Gunungsitoli, Ir Lakhomizaro Zebua merespon dengan segera melayangkan surat perihal Permohonan Penundaan Penarikan Minyak Tanah Bersubsidi di Kota Gunungsitoli kepada Menteri ESDM RI up Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi di Jakarta. Dalam surat pertanggal 16 Februari 2019 tersebut disampaikan permohonan agar penarikan Mitan bersubsidi dapat ditunda sampai dengan bulan Juni tahun 2019 untuk menghindari terjadinya keresahan di tengah-tengah masyarakat.
 
Pemko Gunungsitoli terus mendorong percepatan pendistribusian paket perdana LPG 3Kg sembari menginstruksikan pelaksanaan sosialisasi dalam hal penggunaan LPG agar semakin gencar dilaksanakan. "Kita perintahkan agar instansi terkait memastikan bahwa seluruh warga desa/kelurahan peserta konversi Mitan ke LPG 3Kg telah mendapatkan sosialisasi penggunaan LPG Tabung 3 Kg beserta langkah-langkah keamanan dan keselamatannya oleh PT. Kogap Driyap Konsultan selaku rekanan yang ditunjuk oleh Pertamina dan Petugas Sosialisasi Desa yang telah mendapat pembekalan," ungkapnya.
 
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kota Gunungsitoli, dalam penjelasannya menyampaikan bahwa, paket-paket LPG 3Kg yang kelengkapannya mengalami kerusakan ataupun kurang akan segera diganti oleh petugas di lapangan. "Masyarakat dihimbau agar segera melakukan pengecekan paket LPG 3Kg yang telah diterima  dan melaporkannya apabila kendala tersebut ditemukan," pungkasnya seraya menambahkan jika proses penyediaan dan pendistribusian ditargetkan dapat selesai pada akhir bulan Februari tahun 2019.(BS09)
T#g:ESDMgunungsitoliLPGMitanPertamina
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Pemko Gunungsitoli Implementasikan Transaksi Non Tunai

    Beritasumut.com-Pemerintah Kota (Pemko) Gunungsitoli melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) selenggarakan acara Launching

  • 3 minggu lalu

    Walikota Minta Bidan di Gunungsitoli Beri Pelayanan Maksimal kepada Masyarakat

    Beritasumut.com-Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kota Gunungsitoli menggelar syukuran Tahun Baru 2020 di Kebun Wendy (Arah Lapas), Desa Hilina&r

  • 4 minggu lalu

    Bangun Kebersamaan dan Solidaritas, Pemko Gunungsitoli Gelar Syukuran Tahun Baru 2020

    Beritasumut.com-Pemerintah Kota (Pemko) Gunungsitoli menggelar acara syukuran Tahun Baru 2020 yang bertujuan untuk membangun kebersamaan, persaudar

  • satu bulan lalu

    Pemerintah Berencana Atur Ulang Distribusi LPG 3 Kg

    Beritasumut.com-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan rencana Pemerintah mengatur ulang kebijakan distribusi Liquefied Petro

  • 2 bulan lalu

    Menteri ESDM Minta Transisi Blok Rokan Ke Pertamina Diselesaikan Tahun Depan

    Beritasumut.com-Kementerian ESDM) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, mendesak dilakukannya percepatan proses transisi al

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.