Peristiwa

Usai Ikuti Ujian Semester, Mahasiswa Fisip USU Dirampok


Usai Ikuti Ujian Semester, Mahasiswa Fisip USU Dirampok
Beritasumut.com/Ist
Perampokan

Beritasumut.com-Pasko (22) mahasiswa Fisip USU dirampok oleh sekelompok orang tidak dikenal usai melaksanakan ujian semester di Jalan Berdikari, Kecamatan Medan Baru, Rabu (22/6/2016). Akibatnya, satu unit sepeda motor jenis Yahama Vixion Putih BK 6569 YBB raib dibawa pelaku.

Saat membuat laporan di Polsekta Medan Baru, warga Sidamanik, Kabupaten Simalungun ini mengatakan, pelaku diperkirakan 10 orang dan tidak ada yang dikenalnya, namun satu di antaranya mengenakan pakaian dinas TNI AD.“Satu pelaku itu menggunakan pakaian dinas lengkap TNI dengan pangkat balok tiga merah. Tetapi aku tidak tau pasti apakah itu TNI asli atau TNI gadungan. Sebab, jika seorang anggota TNI tidak mungkin melakukan aksi perampokan,” ungkapnya.

Menurutnya, peristiwa itu terjadi saat dia (korban) usai melaksanakan ujian semester di kampusnya. Saat itu dia hendak pulang, namun dalam perjalanan menuju kos nya di Jalan Sei Silau, Medan, dua pelaku mengikuti dan memepetnya dari belakang.“Yang dua orang itu pura-pura bertanya, tiba-tiba kawannya makin ramai dan yang terakhir datang pelaku yang mengenakan pakaian dinas tentara itu bang,” ujarnya.

Setelah ramai, sambung Pasko, mereka (pelaku) langsung menghajarnya, terutama yang mengenakan pakaian dinas TNI tersebut. Alhasil, karena kalah jumlah korban akhirnya pasrah. Usai melumpuhkan korban pelaku langsung pergi tanpa jejak. Sedangkan korban hanya bisa meratapi nasibnya.

“Warga sekitar memang banyak yang melihat tadi bang, tetapi karena ada di antara pelaku yang berpakaian dinas, maka tidak ada yang berani mendekat, mereka pikir itu tentara asli,” sebutnya.

Dia menambahkan, peran pelaku yang mengenakan pakaian dinas tentara tersebut, yakni melumpuhkannya dengan cara memiting (mencekik) lehernya sehingga tidak bisa berbuat banyak. Sedangkan para pelaku lainnya memukuli perut dan mengambil kunci sepeda motornya.

“Kunci motor itu kukantongi, tetapi karena aku dipiting, mereka merogoh dan mengambilnya dengan paksa, motorku pun seketika langsung dibawa kabur. Untungnya, aku tidak bawa uang, kalau tidak mungkin mereka akan mengambilnya juga,” ucapnya.

Karena kejadian itu, lanjut Pasko lagi, dia dan seluruh teman-temannya mengancam akan berunjuk rasa ke Kodam I/BB dan Polda Sumut agar segera mengusut kasus yang menimpa salah satu mahasiswa USU.“Aku trauma kali bang, begitulah cara para geng motor itu bereaksi. Sadis memang, karena itulah kami akan berunjuk rasa ke Kodam I/BB, mana kala pelaku itu benar anggota TNI, agar segera menindak anggotanya yang berbuat jahat. Sedangkan ke Polda Sumut supaya mereka menangkap pelakunya,” tuturnya.

Sementara itu, Kanit Rekrim Polsekta Medan Baru, AKP Adi Putranto mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan pengaduan korban. “Ini kasus perampokan, kita sedang lidik. Anggota sedang di lapangan, mudah-mudahan pelakunya segera kita amankan,” pungkasnya.(Ari)

 


Tag: