Peristiwa

Usai Digrebek, Begini Situasi Kampung Narkoba di Jermal 15 Medan


Usai Digrebek, Begini Situasi Kampung Narkoba di Jermal 15 Medan
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Kawasan kampung narkoba di Jalan Jermal 15 Ujung di siang hari sepi, namun menjelang malam hari aktivitas jual beli narkotika jenis sabu semakin ramai. Bisnis barang haram itu sangat menjanjikan dan keuntungan yang diperoleh bandar sabu mencapai ratusan juta rupiah.
 
Diperkirakan, dalam tempo tiga hari di lokasi lahan garapan masyarakat, sabu yang dijual bisa mencapai 1 kilogram. Karena itu, kepolisian tidak boleh berhenti menggempur kawasan kampung narkoba yang sudah meresahkan warga. Masyarakat juga memberikan dukungan penuh kepada Polrestabes Medan dan jajarannya, yang telah memberantas segala macam penyakit masyarakat di kawasan padat penduduk itu. 
 
Kasat Sabhara Polrestabes Medan, AKBP Sonny Siregar menuturkan, di lokasi itu saja sudah puluhan pengedarnya ditangkap. Bahkan, lapak untuk mengunakan sabu dirobohkan. Efek jera yang diberikan sudah membawa suasana nyaman untuk masyarakat sekitarnya. "Kita tetap gempur kampung narkoba Jermal 15 Ujung itu," ucapnya kepada wartawan, Jumat (23/08/2019). 
 
Kasat mengaku, harus ada dukungan penuh dari masyarakat sekitarnya untuk sama-sama berperan aktif dan peduli untuk memberantas penyakit masyarakat tersebut. Sebab, tanpa adanya dukungan itu, petugas yang sangat komit dan totalitas untuk memberikan rasa aman di masyarakat bisa tidak efektif untuk menangkap pengedar dan bandarnya. "Saya tau di lokasi Jermal 15 Ujung itu sudah dikendalikan oleh bandarnya yang masih diburu. Putaran uang di sana sangat besar dan bandarnya sudah kaya dan bisa beli apa saja yang dibutuhkan," ujarnya. 
 
Untuk itu, Satuan Raimas Sabhara Polrestabes Medan tidak pernah berhenti untuk menggempur kampung narkoba di Kota Medan. "Totalitas kita untuk menggempur kampung narkoba di Kota Medan," pungkasnya. (BS04)

Tag:GKN Jermal15kampung narkobaMedanNarkobaPolrestabes MedanSabu-sabuSabu sabuSabu=sabu