Sabtu, 25 Januari 2020
  • Home
  • Peristiwa
  • Ulama Diharapkan Garda Terdepan Antisipasi Degradasi Moral

Ulama Diharapkan Garda Terdepan Antisipasi Degradasi Moral

Kamis, 27 November 2014 21:44:00
BAGIKAN:
Wagub Sumut Tengku Erry Nuradi menyampaikan sambutan dalam acara pembukaan Koordinasi Dakwah Islam Sumatera Utara Tahun 2014 di Hotel Garuda Plaza. (Ist)
Medan, (beritasumut.com) – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Tengku Erry Nuradi berharap ulama berada di garda terdepan dalam mengantisipasi upaya perusakan moral generasi muda. Indonesia saat ini sedang menghadapi peperangan melalui budaya, teknologi informasi, games dan kesenian asing yang terus menggerus akhlak anak bangsa.
 
Harapan tersebut disampaikan Wagub Sumut Tengku Erry Nuradi dalam acara pembukaan Koordinasi Dakwah Islam Sumatera Utara Tahun 2014 di Hotel Garuda Plaza, Jalan Sisingamangaraja XII, Medan, Kamis (27/11/2014).
 
Hadir dalam acara tersebut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut Abdullah Syah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sumut Tohar Bayoangin, Kepala Kantor Kemenag se-Sumut, tokoh agama, ustadz dan ustadzah dari berbagai Kabupaten/Kota.
 
Dalam kesempatan tersebut, Erry menyebutkan, syiar Islam merupakan faktor penggerak yang dapat motovasi tumbuhnya masyarakat bermoral dan berakhlak.
 
“Generasi muda saat ini mengalami degradasi moral dan karakter bangsa yang menurun. Hal ini mengganggu nilai kebangsaan hingga memicu terjadinya perbuatan tidak baik, seperti pergaulan bebas, kenakalan remaja, korupsi, tingginya angka kriminalistas dan lain sebagainya. Semua akibat menurunnya wawasan kebangsaan dan moral dari sendi kehidupan,” ujar Erry.
 
Pemerintah telah melakukan berbagai langkah dan upaya guna membatasi dampak dari degradasi moral. Upaya tersebut tidak akan berhasil tanpa peran kaum ulama dan tokoh agama. Tokoh agama dan kaum ulama memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah.
 
“Salah satunya melalui dakwah dan syiar Islam. Dengan menguatkan materi dan metodelogi yang menyentuh semua lapisan masyarakat, diharapkan dapat mengubah perilaku dan kebiasaan buruk yang ada ditengah masyarakat,” ujar Erry.
 
Erry juga mengatakan, pemuka agama dan tokoh agama, memiliki cara tersendiri yang dapat diterima masyarakat dalam menyampaikan hal yang baik. Pola tersebut dinilai efektif dan tepat sasaran.
 
“Peran ulama dan tokoh agama sangat besar dalam mengubah pola hidup masyarakat,” sebut Erry.
 
Erry juga berharap, Koordinasi Dakwah Islam Sumut yang terselenggara dapat mendiskusikan pola dan strategi tepat sasaran dalam upaya membawa bangsa Indonesia ke masa yang lebih baik.
 
“Moral anak bangsa harus diperbaiki. Tanpa kita sadari, saat ini kita sedang berperang melawan penjajahan moral dan akhlak. Kadang perang itu disusupkan melalui budaya, fashion, games dan adat istiadat asing yang kini telah menjalar di tiap sendi kehidupan para remaja,” ujar Erry.
 
Erry juga menilai, tidak hanya itu, moral generasi muda saat ini sedang dirongrong melalui seni yang dapat merusak tatanan etika. Sebut saja musik yang memuat prilaku tidak layak tonton karena menampilkan pornografi dan pornoaksi.
 
“Jika kita tidak membentengi generasi muda dengan hal yang positif, tentu lambat laun moral anak bangsa akan hancur. Peperangan ini harus kita menangkan. Kaum ulama dan pemuka agama tentu berada di garda terdepan sebagai tameng yang dapat mengadang gempuran perusakan moral,” papar Erry.
 
Sementara Ketua MUI Sumut Abdullah Syah mengatakan, peran orangtua dan lingkungan keluarga tidak kalah penting dalam membentengi generasi muda dari degradasi moral. Kehadiran keluarga tiap saat diyakini mampu menghindarkan generasi muda dari prilaku menyimpang.
 
“Meski peran kaum ulama dan tokoh agama sangat strategis, namun keberadaan orangtua dan lingkungan keluarga juga menjadi faktor utama dalam membentuk karakter anak. Oleh karena itu, tiap keluarga harus membudayakan keterbukaan, saling menasehati dan menanamkan keimanan kepada anak menurut keyakinan dan kepercayaan masing-masing,” jelas Abdullah.
 
Koordinasi Dakwah Islam Sumatera Utara Tahun 2014 berlangsung sehari diikuti puluhan kaum ulama, tokoh agama dari berbagai kabupaten/kota di Sumut. (BS-001)
T#g:ulama
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Gubernur Sumut: Hubungan Harmonis Umara dan Ulama Harus Dirawat

    Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah beramah-tamah dengan ratusan ulama se

  • 4 bulan lalu

    Wagubsu Sebut Masyarakat Agamis Harus Miliki Ruang Ibadah yang Layak

    Beritasumut.com-Masyarakat yang agamis adalah masyarakat yang memiliki keimanan, taat ibadah, dan menjunjung nilai-nilai spiritual dalam aktivitas

  • 11 bulan lalu

    Tuduhan Soal Antek Asing, PKI, dan Kriminalisasi Ulama, Begini Jawaban Jokowi

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjawab tiga isu besar yang selalu dikait-kaitkan dengan dirinya, namun selama 4 tahun ini dirinya m

  • 11 bulan lalu

    Kapolri Bersama Panglima TNI melaksanakan Silaturahmi ke Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum Maros Sulawesi Selatan

    Beritasumut.com-Kapolri Jenderal Polisi Prof H Muhammad Tito Karnavian PhD bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP, tiba di Pondok Pes

  • 12 bulan lalu

    FAH UIN Ar-Raniry Gelar Seminar Internasional

    Beritasumut.com–Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, bersama Institut Pendidikan Guru Kampu

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.