Peristiwa

Tokoh Pendidikan STM Hilir Siap Pertumpahan Darah Kuasai Areal PTPN II


Tokoh Pendidikan STM Hilir Siap Pertumpahan Darah Kuasai Areal PTPN II
Mberngap Ginting

STM Hilir, (beritasumut.com) – Sejumlah Tokoh Pendidikan Kecamatan STM Hilir siap menghibahkan sebagian tanahnya tanpa ganti rugi untuk jalan menuju SMA Negeri 1 STM Hilir. Bahkan para tokoh pendidikan bersedia patungan memberikan dana untuk membersihkan lahan lokasi pembangunan Gedung SMAN 1 STM Hilir.

Hal ini diucapkan Indra Sinulingga didampingi sejumlah tokoh lainnya saat meninjau lokasi pembangunan Gedung SMAN 1 STM Hilir, Rabu (12/6/2013).

Dijelaskan, beberapa tahun silam, 5.000 kepala keluarga atau 30.000 ribu jiwa warga Kecamatan STM Hilir di bawah kepemimpinan 15 kepala desa sudah menginginkan pembangunan Gedung SMA Negeri. Tapi impian mereka itu hingga sekarang belum terwujud. Di Kabupaten Deli Serdang, tinggal dua kecamatan yang belum terbangun Gedung SMA Negeri yakni Kecamatan STM Hilir dan STM Hulu, jelas Indra.

Ironisnya lagi, perjuangan Bupati Deli Serdang Amri Tambunan dan Wakil Bupati Deli Serdang Zainuddin Mars menjadikan sektor pendidikan sebagai skala prioritas tanpa mengabaikan pembangunan infrastruktur lainnya serta melahirkan Konsep Percepatan Rehabilitasi dan Apresiasi Terhadap Sekolah (Cerdas), sepertinya tidak mendapat dukungan positif dari pihak PTPN II.

Pihak PTPN II tidak menyetujui pinjam pakai lahan sebagai lokasi pembangunan Gedung SMAN 1 STM Hilir di Desa Gunung Rintih, Kecamatan STM Hilir. Hal itu dibuktikan dengan terbitnya surat Nomor II.0/X/67/I/2013 Tanggal 28 Januari 2013 yang ditandatangani Direktur SDM/Umum PTPN II Komaruzzaman, ujar Indra.

Untuk mewujudkan impian masyarakat Kecamatan STM Hilir dalam dunia pendidikan, para tokoh pendidikan siap pasangan badan melawan pihak PTN II sekalipun terjadi pertumpahan darah di lokasi.

“Kami tidak pernah menguasai lahan pemerintah yang masih produktif yang ditanami yang berbagai macam tanaman. Lahan yang kami minta pinjam pakai itu akan diperuntukkan bagi kepentingan anak bangsa,” jelas Indra merupakan anak pejuang kemerdekaan. (BS-028)

Tag: