Senin, 16 September 2019

Tokoh Agama Berperan Redam Radikalisme

Selasa, 18 Juni 2019 13:00:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/BS04
Beritasumut.com-Dua kampus pendidikan di Indonesia masing - masing, Universitas Dhyana Pura Bali bersama Sekolah Tinggi Teologi (STT) Pelita Kebenaran Medan, berkalaborasi  menggelar seminar nasional deradikalisasi  dengan model pemberdayaan tokoh agama dan  menghilangkan paham radikalisme,  guna menciptakan harmoni sosial dan  integrasi nasional di Gedung GBI Rumah Persembahan Jalan Jamin Ginting Medan, Senin (17/06/2019) siang.
 
Ketua peneliti dan Dosen dari Universitas Dhyana Pura Bali Dr Dermawan Waruwu STh MSi didampingi Dr dr Made Nyandra Sp KJ M Repro FIAS dan Dr Ni Made Diana Erfiani SS MHum mengatakan, seminar dan penelitian ini merupakan hibah Kementerian Ristekdikti.
Penelitian ini dilakukan pada 4 provinsi yaitu Bali, Kalimantan Tengah, Lampung, dan Sumatera Utara. "Seminar hari ini terlaksana atas kerja sama Universitas Dhyana Pura Bali dengan Sekolah Tinggi Teologi (STT) Pelita Kebenaran," ucap Waruwu.
 
Seminar ini dihadiri oleh tim dari Universitas Dhyana Pura Bali, STT Pelita Kebenaran, tokoh-tokoh agama dan tokoh masyarakat.
 
Seminar hari ini diawali dengan doa yang dipimpim oleh Pdt Dr I Wayan Damayana, STh, MSi yaitu tokoh agama dan dosen Universitas Dhyana Pura Bali.
 
Narasumber seminar nasional yakni
1. H Iwan Zulhami, SH, MAP, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Pdt Dr WTP Simarmata, MA mantan Ephorus HKBP,  Moderator CCA, Moderator United Evangelical Mission, dan Anggota DPD RI.
 Prof Dr Katimin, MAg Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) dan Pdt Dr Yan JB Parrangan, MTh Ketua Sekolah Tinggi Teologi Pelita Kebenaran,
Dr dr Made Nyandra, Sp.KJ,  M.Repro, FIAS Rektor Universitas Dhyana Pura Bali.
 
Ketua panitia seminar nasional Pdt Dr Suardin Gaurifa, MTh dan dosen STT Pelita Kebenaran menambahkan, tokoh agama dan tokoh masyarakat sangat berperan untuk menangkal radikalisme. Sebab tokoh agama menjadi panutan untuk meredam gejolak radikalisme itu. Dia juga mengakui hubungan keluarga juga sangat membantu untuk memberikan edukasi kepada anaknya untuk selalu menjaga hubungan harmonis dengan agama lainnya. "Tokoh agama sangat berperan penting untuk menjadikan Indonesia aman dan damai, " bebernya.
 
Pdt Dr WTP Simarmata yang juga sebagai nara sumber, meminta kepada orang tua dan sekolah selalu memberikan pemahaman yang baik. Sehingga anak tersebut menjadi anak yang mencintai NKRI dan agamanya. "Orang tua bertanggungjawab untuk memberikan edukasi yang baik dan tidak salah arah. Yang mana, selama ini terjadi aksi kekerasan orang tua kepada anaknya. Hal itu tidak boleh terjadi lagi yang bisa mendorong anak berbuat kejahatan dan melanggar hukum, " jelasnya. 
 
Di tempat yang sama, Prof Katimin dalam seminarnya sangat mengharapkan, pentingnya penanaman wawasan kebangsaan terhadap pengelola mesjid dan para ustaz dan tokoh agama. "Pemberdayaan pengelola rumah ibadah dan sertifikasi juru dakwah," tandasnya.(BS04)
T#g:deradikalisasiPaham RadikalRadikalradikalisme
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Radikalisme Jadi Ancaman, Presiden Jokowi Instruksikan Polri Kedepankan Pendekatan Humanis

    Beritasumut.com-Meskipun telah berhasil menjaga suasana kondusif di tengah masyarakat saat bangsa ini mempunyai agenda besar dalam 2 (dua) tahun in

  • 6 bulan lalu

    Satgas TMMD ke-104 Kodim 0208/Asahan Beri Penyuluhan Bahaya Teroris dan Paham Radikalisme kepada Masyarakat Batubara

    Beritasumut.com-Satgas TMMD ke-104 Kodim 0208/Asahan menyelenyenggarakan kegiatan penyuluhan bahaya Radikalisme dan Terorisme kepada masyarakat Des

  • tahun lalu

    Walikota Medan Buka Seminar Pencanangan Anti Penyalahgunaan Narkoba dan Radikalisme

    Beritasumut.com-Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi membuka Seminar Pencanangan Anti Penyalahgunaan Narkoba dan Radikalisme di Ruang Rapat II

  • tahun lalu

    Panglima TNI: Radikalisme Berujung pada Tindakan Terorisme

    Beritasumut.com-Selaku umat Islam dan bagian dari bangsa yang besar, sebagai warga negara Indonesia harus menyadari adanya radikalisme di sekitar k

  • tahun lalu

    Rangkul Para Tokoh Agama, Kapolsek Sunggal Berharap Radikalisme dan Berita Hoax Dapat Ditangkal

    Beritasumut.com-Kapolsek Sunggal, Kompol Wira Prayatna bersilaturahmi dengan para tokoh agama, yaitu pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abu Bakar A

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.