Peristiwa

Tinjau Perkembangan Infrastruktur, Komisi V DPR RI Kunjungi Kota Pematangsiantar

Tinjau Perkembangan Infrastruktur, Komisi V DPR RI Kunjungi Kota Pematangsiantar
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Anggota Komisi V DPR RI melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) Spesifik di mana beberapa rangkaian kegiatannya meninjau secara langsung perkembangan infrastruktur baik di bidang PUPR maupun Perhubungan di Kota Pematangsiantar. Rombongan diterima Wali Kota Pematangsiantar Hefriansyah SE MM beserta jajarannya.
 
Dilansir dari laman pematangsiantarkota.go.id, Minggu (10/02/2019), maksud dan tujuan Kunker Spesifik ke kota Pematangsiantar untuk meninjau langsung lokasi-lokasi infrastruktur yang akan, sedang, dan telah dibangun oleh pemerintah pusat di Pematangsiantar, antara lain kondisi jalan lintas, pengelolaan terminal bis Tanjung Pinggir, penyediaan bis kepada Universitas Simalungun, Jalan Lingkar Pematangsiantar, Bendungan Bahbolon, Pembangunan Rusun Nomensen dan Rusun Karmel Katholik.
 
Dalam kesempatan itu, Wali Kota mengungkapkan, pembangunan ruas jalan tol Medan-Tebing Tinggi telah terealisasi dan akan dilanjutkan dengan pembangunan ruas jalan tol Tebing Tinggi-Pematangsiantar yang sedang melalui tahapan pembebasan lahan, serta berbagai pembangunan infrastruktur dan jaringan transportasi lainnya yang telah terakomodir.
 
"Karena itu kami masih sangat mengharapkan dukungan pemerintah pusat melalui bapak/ibu anggota DPR RI yang terhormat untuk menjadikan kota Pematangsiantar sebagai salah satu sasaran prioritas pembangunan di kesempatan-kesempatan yang akan datang," ungkap wali kota.
 
Kunker ini dipimpin salah satu anggota Komisi V DPR Dr. Capt. Anton Sihombing dalam pemaparannya mengatakan, tujuan dari kunjungan kerja spesifik ini untuk meninjau secara langsung perkembangan infrastruktur baik di bidang PUPR maupun Perhubungan di Kota Pematangsiantar, antara lain Jalan Lintas Pematangsiantar.
 
"Kemudian pengelolaan terminal bis Tanjung Pinggir Pematangsiantar, penyediaan Bis kepada Universitas Simalungun, Jalan Lingkar Pematangsiantar, Bendungan Bahbolon, Pembangunan Rusun Nomensen dan Rusun Karmel Katholik. meninjau langsung lokasi-lokasi infrastruktur yang akan, sedang, dan telah dibangun oleh Pemerintah Pusat," ungkap Anton.
 
Dalam peninjauan ini, lanjut Anton, dapat diketahui permasalahan-permasalahan yang masih terjadi terkait dengan infrastruktur dan perhubungan sehingga bisa dicarikan solusi bersama dengan mitra terkait dan untuk menyerap aspirasi masyarakat melalui Pemkot terhadap kebutuhan infrastruktur dan transportasi yang mendesak.
 
"Sesuai dengan ketentuan Pasal 59 ayat (3) huruf f Tata Tertib DPR RI, hasil kunker ini akan dilaporkan dalam Rapat Komisi dan dijadikan bahan pembahasan dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat dengan Kementerian/Lembaga Mitra Kerja Komisi V DPR RI untuk ditentukan tindak lanjutnya," pungkas Anton.(BS09)